Ingin Ramping? Baca Tentang Kenapa Kamu ‘stuck’? Bagian 1

Sumber Gambar

Kami memulai program IDM pada bulan Juni 2012. Sejak itu saya telah merawat lebih dari 8000 pasien, kami berusaha mendongkrak kesehatan mereka. Caranya? Dengan menavigasi melalui puasa dan mengadopsi-diet-rendah-karbohidrat-plus-tinggi-lemak-sehat.

Selalu ada dua alasan mengapa pasien stuck atau jalan di tempat selama perjalanan mereka:

  1. Kelebihan konsumsi hidangan tertentu dan,
  2. Kebiasaan waktu makan yang keliru.

Pada bagian 1 dari seri dua bagian ini kita akan berbicara tentang makanan yang mengandung problematika paling jangkung, yang telah kita amati dalam Program IDM selama bertahun-tahun.

Hati-hati ya, Gaes, saat membaca postingan ini.

Bukan berarti Anda pantang mengunyah makanan ini selamanya—Anda bisa, kok, melahap SEMUA jenis makanan. Bahkan, Anda bisa mencaploknya setiap hari! Masalahnya adalah MANAJEMENnya, bagaimana MENGATUR makanan.

Sekarang ini, ide yang masuk akal atau boleh mengonsumsi segala sesuatu dalam jumlah sedang sangatlah sulit karena kita semua memiliki gagasan yang sangat berbeda tentang ITU ARTINYA APA, YA?

Tulisan ini akan memberi Anda rekomendasi apa, sih, yang bisa Anda makan? Supaya hasilnya bisa optimal.

Nuts dan Nut Butters (Selai kacang)

Kacang-kacangan dan selai kacang adalah pilihan lemak sehat rendah karbohidrat yang kece. Mereka juga merupakan kudapan yang sangat familier saat Anda baru mengubah pola makan Anda, dan inilah yang membikin mereka begitu ‘seksi’ bagi orang-orang.

Sumber Gambar

Di dunia ini, di mana Anda telah berasumsi bahwa lemak dan telur mirip seperti wabah penyakit selama beberapa dekade, Anda selalu diberitahu bahwa selai kacang dan kacang adalah makanan-ringan-sehat. Ketika Anda mengikuti diet rendah-rendahan (lemak minimalis), ada berjibun camilan ringan yang mudah dan lezat tersedia. Kita cenderung nggak mau kacang karena ada begitu banyak pilihan lain di luar sana. Apa yang terjadi ketika kita mengeliminasi semua kudapan berkarbohidrat tinggi itu?

Terus gue harus ngapain? Itu mungkin pertanyaan Anda. Ide dari kami adalah agar Anda sudi makan kacang yang berkualitas nomor wahid. Ketika Anda memulai journey rendah karbohidrat, Anda harus mengubah habit makan Anda secara gigantis, dan efeknya bisa sangat luar biasa, lho.

Sumber Gambar

Sangat mudah untuk tertarik pada apa yang akrab. Kacang-kacangan sangat ‘intim’ dengan manusia karena mudah didapat, oleh karena itu, gampang aja, untuk mengambil segenggam demi segenggam. Masalahnya adalah kuantitasnya menjadi di luar batas, terutama jika Anda makan hidangan seperti biasa juga (sehari 3 kali). Kacang-kacangan memiliki kandungan lemak yang tinggi tetapi dalam jumlah kolosal cenderung mengandung karbohidrat yang cukup banter. Jangan lupakan proteinnya juga! Jika Anda bertempur dengan insulin, maka Anda harus memonitor asupan protein Anda. Kelebihan protein di tubuh Anda—yang mana tidak digunakan untuk membangun dan memperbaiki sel—akan diubah menjadi glukosa di hati melalui mekanisme yang disebut glukoneogenesis.

Jadi bagaimana, dong, cara memakannya?

Jika Anda akan melahap selai kacang dan kacang, maka jadikan mereka bagian dari makanan utama Anda. JANGAN dijadikan kudapan. Tambahkan ke salad. Tumis mereka dengan sayuran lainnya. Giling si kacang dan kucurkan di sekujur daging dan unggas. Jadikan lauk porsi mini saat Anda bersantap. Batasi hingga tidak lebih dari ½ cangkir per hari di setiap Anda makan. Makanlah di siang hari dan hindari mengonsumsinya setelah jam 4 sore.

Produk berasal dari Susu/ Dairy

Seperti kacang-kacangan, susu juga merupakan jamuan yang biasa kita konsumsi berlebihan ketika kita memotong karbohidrat. Akibatnya, kita cenderung lebay. Menumis dengan lemak seperti minyak kelapa seringkali terasa sangat aneh bagi orang yang baru mengenal diet rendah karbohidrat tetapi menambahkan susu atau memakan keju adalah hal yang normal.

Sumber Gambar

Orang sering makan barang-barang ini dengan porsi melimpah, konsekuensinya sama aja dengan kacang dan mentega. Saya sering memergoki bahwa mengonsumsi produk susu membuahkan 50% dari pasien lebih kenyang, tetapi, paradoksnya 50% lainnya lapar banget. Ini karena mayoritasnya orang tidak hanya sensitif terhadap laktosa, salah satu kandungan di dalam susu, namun juga alergi pada protein susu bernama kasein.

Seperduapuluh persen orang tidak mencerna protein ini dengan sangat apik, dan ini tampaknya direspon oleh tubuh dengan menimbulkan RADANG. Orang tersebut menjadi kembung, lelah, dan lapar. Ini bahkan terjadi dengan susu organik berkualitas rancak.

Sumber Gambar

Jika Anda mengalami hal ini, jadinya, mungkin Anda ‘ngebet’ ingin memotong susu sama sekali selama beberapa minggu dan melihat apakah ada eskalasi dalam nafsu makan, pencernaan, dan merosotnya berat badan.

Tetapi, jika Anda sensitif terhadap produk susu, jangan khawatir! Saya telah melihat banyak pasien yang nggak sanggup mentoleransi produk susu pada awalnya, lantas bisa memakan dan mencernanya dengan baik beberapa bulan, pasca mengonsumsi rendah karbohidrat.

Bagaimana cara makan produk susu?

Pastikan Anda menambahkan produk susu pada hidangan utama. Hindari mengemil produk susu. Bubuhkan ke salad. Parut keju atau kucurkan susu pada sayuran, daging dan unggas. Makan beberapa iris keju namun hanya selama jendela makan Anda. Batasi hingga 4 ons atau 100 gram susu per hari (mentega atau ghee boleh lebih dari itu). Makan susu dan sejawatnya di siang hari.

Sumber Gambar

Minuman Berlemak

Sesungguhnya, nggak ada bedanya antara minum kopi berlemak atau teh dan makan hidangan lengkap, lho. That’s the bottom-line. Ini persis seperti mengonsumsi makanan dan tubuh Anda akan menghabiskannya selama beberapa jam. Ini berarti bahwa tubuh Anda akan membakar minyak dari kopi atau teh Anda, dan lemak tubuh Anda tetap akan bergelayut di sana. Jadi, minum bulletproof coffee adalah kontraproduktif. Anda kan ingin membakar lemak perut atau leher, bukan lemak dari teh atau kopi Anda.

Kapan menenggak minuman berlemak?

Sangat penting untuk berhati-hati dengan konsumsi minuman berlemak ini, tetapi mereka dapat dapat menjadi juru selamat kita dalam situasi mendesak. Ini bisa dijadikan sebagai roda latihan saat baru berpuasa—Anda mencoba memangkasnya dalam bulan pertama. Jika Anda perlu mengimbuhkan krim atau susu ke teh atau kopi Anda pada hari-hari puasa, cobalah tidak lebih dari tiga sendok teh per hari. Jika Anda perlu menyematkan krim atau susu ke teh atau kopi, pastikan bahwa Anda mengonsumsinya selama jendela makan Anda—jangan menyesapnya sepanjang hari!

Sumber Gambar

Sebagai pengganti makanan alias kita perlu makan tetapi nggak punya waktu untuk membuat makanan lengkap, saya menyarankan Anda mengonsumsi minuman berlemak. Saya sering meminum teh lemak dan alpukat yang tergenang dalam minyak zaitun extra virgin jika saya terburu-buru.

Alternatif lainnya adalah, minumlah sebelum pergi ke pesta untuk menekan nafsu makan Anda, dalam upaya menghindari mengonsumsi makanan berkarbohidrat tinggi yang, ehem, begitu menggoda.

Bom Lemak

Kabar baik tentang mengadopsi diet dengan lemak sehat tingkat dewa adalah, bahwa lemak rasanya SANGAT ENYAK!  Sesuatu yang rasanya lezat plus sehat—nah ini namanya AMAZING! Masalahnya adalah, sifat alami kita untuk berpikir bahwa jika sesuatu itu baik untuk kita, maka kita boleh makan banyak-banyak. Gagasan ini salah. Apa pun yang baik bagi kita akan menjadi fatal jika dikonsumsi secara berlebihan.

Makan kelewat sedikit lemak tidak sehat. Makan lemak keterlaluan adalah kontraproduktif. Kami ingin Anda makan lemak sampai kenyang dan kemudian STOP. Perlu makan lemak lebih banter agar merasa kenyang? No no. Jangan mencaplok lemak karena alasan itu.

Ini adalah dilema dengan bom lemak yang lezat. Mereka mudah dibuat. Mereka gampang dimakan. Akibatnya, kita cenderung menghampiri lemari es atau freezer beberapa kali sehari pada saat kita merasa ingin sesuatu yang mini.

Sumber Gambar

Saya dulu punya bom lemak yang dibuat dengan 100% cocoa/ cokelat, minyak kelapa dan kacang macadamia. Setiap kali saya stres di siang hari dan merasakan desakan makan, saya akan memenuhi wajah saya dengan bom lemak. Dulu kebiasaan ini dipenuhi oleh keripik kentang atau pretzel atau kue.

Guess what?

Berat badan saya stuck !

Bagaimana cara memakannya?

Kalo gitu, apakah saya boleh menyetok bom lemak di rumah saya? Bolehlah. Hanya saja, pastikan waktunya tepat. Misal, ketika Anda pulang dari makan di luar tapi perut masih krucuk-krucuk.

Sumber Gambar

Atau makanlah selama pesta dan liburan untuk mencegah makan sampah. Ingat jangan ngarep sanggup menurunkan berat badan di periode ini! Imposibel.

Pemanis Alami dan Buatan

Mayoritas orang nggak akan berdebat bahwa gula buatan buruk bagi kita, tetapi ada banyak perdebatan tentang apakah pemanis alami baik-baik saja. Saya telah bekerja dengan ribuan orang dan berdasarkan pengalaman saya, si manis seringnya malah membikin keributan.

Saya biasanya tidak memaksa pasien dengan melarang stevia secara total. Saya akan selalu sabar dan mengobservasi bagaimana tubuh pasien merespon. Mengapa begitu? Karena kita berbeda satu sama lain, kita ini unik kan?  Oleh karena itu, saran nutrisi harus dipersonalisasi, problematikanya adalah, pemanis alami ini hampir selalu mengundang perkara. Pegel pokoknya bersinggungan dengan yang manis-manis.

Sumber Gambar

Pasien akan sering berkelahi  dengan puasa, susah payah menghempas berat badan, dan ngosngos-an saat menurunkan kadar gula darah mereka. Akhirnya mereka merasa frustrasi karena mereka tidak meraih hasil yang sama dengan yang lain dan mulai memotong pemanis. Dalam beberapa hari berat badan mulai melorot, lantas gula darah mereka pun turun, dan mendapati puasa ternyata lebih mudah sekitar 100 kali. Horeeee!

Kapan boleh mengkonsumsi pemanis alami?

Saya telah mendeteksi bahwa yang terbaik hanya menggunakannya pada acara-acara khusus, itu pun jika Anda terpaksa memakainya.

Sebagian besar dari kita tahu untuk tidak berharap untuk meramping selama liburan seperti Lebaran, Thanksgiving dan Natal, dan kita harus cukup puas atau bertepuk tangan sajalah meski berat badan nggak turun, nggak naik aja udah syukur. Biasanya lebih baik tidak mencoba berpuasa selama waktu-waktu ini juga. Karena percuma. Penting untuk memastikan Anda mengantongi harapan yang tepat. Berpikirlah secara logis.

Sumber Gambar

Jika Anda tidak berencana melangsing atau puasa selama liburan, tambahkan pai keto labu dan kue jahe. Kenapa begitu? Karena si pemanis sering mengakibatkan diare, sehingga membuat Anda dehidrasi dan kehabisan elektrolit. Jika Anda mengonsumsinya selama liburan, sebaiknya lakukan damage control dengan puasa lemak selama beberapa hari pasca itu.

By: Megan Ramos, Co-Founder Program IDM dan Ahli Puasa Therapeutic