Ingin Langsing dan Ramping? Baca Tentang 8 Trik/ Hacks Melangsing

Sumber Gambar

Semua orang menyukai hacks yang bagus. Ada beberapa cara untuk membantu meramping yang nggak ada hubungannya dengan diet atau olahraga. Sementara insulin adalah pendorong utama obesitas, ada banyak hacks berguna yang bisa membantu sepanjang perjalanan.

Berikut adalah 8 hacks teratas saya:

Pesan makanan

Saat kita sangat lapar, kita secara alami tertarik pada makanan yang paling membuat  kenyang. Sepiring pasta ukuran jumbo, roti, kentang goreng semua terlihat ekstra nikmat saat kita lapar. Hidangan ini sangat padat kalori, sehingga otak Anda secara alami terbetot pada mereka saat sangat lapar. Jadi salah satu cara sederhana untuk menyabotase sistemnya adalah mengatur makanan yang lebih sehat dan meletakkannya di depan. Yang harus Anda lakukan adalah meminum banyak cairan di awal makan. Sering kali saat Anda merasa lapar, Anda sebenarnya haus. Jadi mulailah minum dengan segelas air. Atau alternatif yang lain, minumlah secangkir kaldu panas sebelum memulai makan. Kedua, makan sayuran Anda sebelum makan utama Anda. Mengisi perut dengan sayuran bergizi sehingga Anda tidak terlalu lapar. Makanan ini secara alami kurang merangsang insulin dan tidak menggemukkan daripada menu biasa. Sayuran memiliki banyak bulk yang mengisi perut dan mengaktifkan reseptor peregangan untuk memberi isyarat bahwa Anda kenyang. Saat kita makan makanan multi-menu, seringkali sup dan salad yang disajikan dulu.

Sumber Gambar

Kita biasanya tidak makan kentang goreng terlebih dahulu dan kemudian dilanjutkan dengan salad. Namun, jika semuanya disajikan bersama, itulah yang akan dilakukan banyak orang, karena kentang goreng terlihat lebih baik bagi kita saat kita lapar (kepadatan kalori lebih tinggi). Cara nge-hack adalah makanlah salad lebih dulu.

By: Dokter Jason Fung (Top 8 Weight Loss Hacks)

Chew Thoroughly and Eat Slowly

Kunyahlah pelan-pelan. Ada jeda antara memulai makan dan merasa kenyang maksimal. Jika Anda makan dengan sangat cepat, tidak ada waktu bagi tubuh Anda untuk meregister hidangan yang baru saja Anda makan dan oleh karena itu Anda tidak lapar lagi. Salah satu hack sederhana adalah memastikan bahwa Anda makan perlahan. Mengunyah makanan secara menyeluruh adalah cara lain untuk memperlambat waktu makan Anda.

Sumber Gambar

Pada awal abad yang lalu, Horace Fletcher (the Great Masticator) mempopulerkan metode meramping yang disebut Fletcherizing dimana setiap gigitan makanan dikunyah 100 kali. Cara itu sangat populer untuk sementara waktu, dan ternyata cukup berhasil. Namun, sangat menyita waktu. Oleh karena itu, cenderung menyebabkan angka timbangan melorot paling parah sebagai formula melangsing. Siapa yang sabar jika harus makan selama 1 jam?

Seringkali, seseorang mencoba menghidupkan kembali metode lama Fletcher yang jelas-jelas buruk. Diet ini membuat Anda menggigit waktu Anda. Satu kunyahan menghabiskan waktu 5 menit. Mamah sebanyak 50 kali. Mereka semua memiliki tujuan yang sama yaitu untuk membuat makan Anda berlarat-larat.

Problemnya adalah trik mereka menjadi basi, plus karena butuh waktu lama, orang ogah mengikuti program ini. Meski begitu, masih memiliki value sebagai hack. Kita semua secara nggak sadar pernah ngalamin ini, pastinya. Misalnya saat layanan restoran berjalan seperti keong.

Sumber Gambar

Kita, bisa jadi, pernah mengalami hal ini: setelah merampungkan sup, salad dan makanan pembuka, jika ada delay-nya terlalu lama, kita keburu kenyang saat hidangan utama tiba. Jadi, urutkan hidangan Anda. Anda nggak perlu mengunyah selama satu jam per makanan, tapi setidaknya memperlambatnya dengan sengaja. Sekali lagi, kebalikannya cenderung terjadi saat kita lapar. Kita melahap dengan brutal seperti serigala.

Sumber Gambar

Jangan pernah berbelanja makanan saat lapar

Ini agak jelas. Saat kita lapar, kita akan tertarik pada makanan padat kalori yang mudah dicerna. Saya tidak sering membeli cookies. Mungkin hanya sekali dalam 5 tahun terakhir, yaitu saat saya shopping ketika lapar. Meskipun saya tahu apa yang sedang terjadi, saya masih merasa sulit untuk menolaknya. Beruntung, dengan mendeteksi hal ini, saya bisa menyesuaikan jadwal, sehingga saya hanya belanja bulanan setelah saya kenyang.

Sumber Gambar

Gunakan piring yang lebih kecil

Ukuran piring yang lebih imut membantu meyakinkan otak kita bahwa kita sudah selesai makan. Orang dewasa cenderung menggunakan isyarat eksternal untuk mengetahui kapan harus berhenti makan. Menariknya, ini nggak mempan pada anak-anak, yang mayoritas mengandalkan isyarat internal.

Seiring bertambahnya usia, sejibun hal akan hilang—kepolosan, penampilan, rambut. Kemampuan untuk mendengarkan tubuh kita sendiri saat menyuruh kita berhenti makan juga ikut lenyap. Kita juga telah dilatih selama bertahun-tahun untuk makan segala sesuatu di piring untuk bergantung pada isyarat eksternal ini untuk memberi tahu kapan harus stop makan. Anak-anak akan berhenti makan kapan pun mereka kenyang. Orang dewasa akan terus makan sampai semuanya tandas. Bagusnya, kita bisa menggunakan ini untuk keuntungan kita sekarang, jadi gunakan piring yang lebih kecil.

Out of sight, out of mind

Jauhkan semua makanan ringan dan makanan tidak sehat lainnya. Kelaparan adalah kondisi pikiran. Kita mungkin tidak lapar, tapi penglihatan dan bau makanan enak bisa membuat kita lapar. Ini bukan semacam voodoo, tapi juga menggambarkan fenomena respons fase cephalic, seperti yang sudah saya tulis sebelumnya. Jadi, hal yang paling sederhana untuk menyiasatinya adalah menjaga agar segala sesuatu tidak terlihat. Sambil berpuasa, paling mudah untuk tetap berada di luar dapur, nggak usah masuk sama sekali.

Sumber Gambar

Makan hanya pada jam makan


Mungkin kesalahan terbesar adalah percaya bahwa makan terus-menerus akan membuat Anda kurus. Satu-satunya alasan kita percaya ini karena setiap orang selalu mengatakan hal ini kepada kita. Tapi coba pikirin, deh. Bagaimana mungkin makan sepanjang waktu membuat Anda langsing? Itu seperti mengatakan bahwa mencuci tangan Anda setiap saat membuat Anda kotor. Atau menghabiskan uang sepanjang waktu membuat Anda kaya. Inilah berita terbaru nan heboh. Makan setiap saat akan membuatmu gemuk, Sherlock!

Hack lainya adalah makan hanya di meja. Kita seharusnya nggak makan di luar kebiasaan. Kita harus makan karena kita lapar. Atau karena kita menikmati makanannya. Ini tentu saja terjadi setiap saat. Makan di bioskop. Di depan TV. Setiap kali kita melewati toko donat. Jika Anda nggak lapar, ngapain makan? Ini tidak akan membuat Anda lebih kurus. Sebenarnya, jika Anda mengabaikan rasa lapar, itu akan segera berlalu saat tubuh Anda ‘makan’ lemak Anda sendiri.

Get a good night’s sleep

Tidur yang nyenyak, dong, Shay. Obesitas adalah ketidakseimbangan hormonal, bukan kalori. Kurang tidur bisa menyebabkan kenaikan berat badan. Karena bisa mengacaukan hormon kita yang mengakibatkan melonjaknya berat badan. Memang, kurang tidur nggak mengandung kalori atau karbohidrat. Tetapi, fakta bahwa tidur yang buruk menyebabkan obesitas sudah diterima dengan baik.

Hormon yang dimaksud di sini bukanlah insulin, ternyata. Tetapi hormon stres yaitu kortisol.  Kelebihan kortisol akan membuat Anda gemuk sama pastinya dengan kelebihan insulin. Karena banyak dari kita kurang tidur, tidur nyenyak adalah nasihat yang bagus untuk semua orang. Ini nggak secara otomatis membuat Anda wajib tidur selama 8 jam sehari. Beberapa orang membutuhkan kurang dari itu dan mencoba memaksakan tidur lebih dari batas wajar juga merugikan.

Nggak usah makan, Bro!

Dengan kata lain, puasa terputus-putus atau intermittent fasting. Itu natural. Gratis. Simpel. Anda bisa melakukannya kapan saja, dimana saja. Anda bisa melakukannya selama yang Anda mau. Apakah itu bekerja? Tentu saja. Jika Anda tidak makan, Anda akan langsing. Saya garansi.