Ingin Kurus Dan Ramping? Baca Buku Slimology!

Sumber Gambar

 

Ada sebuah buku yang sangat menarik dari seseorang yang berasal dari Inggris, dia adalah Sam Feltham. Saya telah menulis posting sebelumnya tentang eksperimen pribadinya yang menarik dimana dia makan lebih dari 5.000 kalori per hari selama 21 hari. Satu-satunya perbedaan dalam tiga eksperimen yang dilakukan adalah komposisi diet.

Ada uji coba Low Carb High Fat (LCHF), Low Fat, dan Carbohydrate ‘Real’ Food. Secara personal, saya menyimpulkan bahwa eksperimen ini sungguh fantastis. Mengapa? Karena menggemuk dengan sengaja dengan cara makan over dosis itu sulit luar biasa. Kedengarannya sangat sederhana, namun ternyata bisa sangat sulit.

Sam tidak memulai sebagai personal trainer. Ia menghabiskan 4 tahun berkeliling dunia sebagai instruktur snowboard. Akhirnya, pada tahun 2010, ia lulus dari Institue of Fitness Eropa sebagai Master Personal Trainer dan segera mendirikan Smash The Fat sekarang dengan 10 lokasi di Inggris. Saya sangat senang bisa mewawancarai Sam tahun lalu dan sangat antusias mengikuti berbagai podcast dan wawancara secara online.

Apa Yang Dimaksud Diet Ketogenik

Jadi saya membaca dengan penuh minat buku baru Sam “Slimology – The Relatively Simple Science of Slimming” yang tersedia secara online di amazon.ca dan amazon.com. Dengan pengalaman pribadi yang membantu ribuan orang mengatasi masalah berat badan, dia membawa perspektif unik ke atas meja tentang apa yang  sebenarnya bisa berhasil. Semuanya mengatakan bahwa saran diet “Eat Less and Move More”, tapi pertanyaan pentingnya adalah apakah ini sebenarnya ini sebenarnya solusi yang solutif?

Hampir setiap profesional medis dan agen pemerintah di Ontario, USDA, termasuk Michelle Obama mendukung “Let’s Move” dan  prinsip eating less and moving more—kurangi makan perbanyak bergerak (berolahraga). Ini merupakan pernyataan yang cerdas dari Sam bahwa jika kamu ingin melangsing, peranan olahraga tidak terlalu banyak, justru apa yang kamu makan itulah yang terpenting.

By: Dokter Jason Fung (Slimology – Book Review)

Pernyataan yang sangat sulit karena ia telah tenggelam di dunia fitness atau kebugaran selama bertahun-tahun. Tetapi, jika hanya mengandalkan olahraga saja itu tidak cukup. Ini dinamakan Redgrave Paradox.

Steve Redgrave, peraih medali emas Olimpiade 5 kali mampu menaklukkan dunia mendayung, namun ternyata tidak mampu menghindari diabetes tipe 2. Meskipun dia berolahraga dengan jor-joran, tetapi makanannya berupa high-in-refined-carbohydrate atau karbohidrat tinggi  menyebabkan masalah berat badan dan diabetes. Jadi, bukunya memang fokus pada obesitas, cara meramping dan diet yang tepat dilihat dari sisi sains. Bagian awal buku ini berfokus pada ilmu tentang melangsing, area yang telah kita jelajahi secara rinci di sini juga.

Percobaan Memakan 5000 kal/ hari dengan High Carb Low Fat, dan Hasilnya? Ia Menggemuk

Dia kemudian melanjutkan untuk membahas nutrisi yang tepat terutama berfokus pada pendekatan makanan Low Carb High Fat, yang saya juga percaya menjadi kunci utama untuk meramping.

Sam melangkah setingkat lebih maju, menggabungkan beberapa diskusi tentang filsafat dan motivasi kuno dalam usaha memperoleh dan mempertahankan gaya hidup sehat. Dia mengakhiri bukunya dengan menunjukkan beberapa gerakan olahraga dan resep sederhana.

Secara general, buku ini sangat keren. Rencana keseluruhan untuk meramping mudah diikuti dan sangat mungkin berhasil. Jadi bagaimana supaya kita lebih sehat? Kita harus menghilangkan dulu mitos mengenai kalori dan olahraga.

Cara yang bagus adalah “mengosongkan cangkir” terlebih dahulu. Dalam bukunya, Sam menjelaskan tentang Ryutan, seorang Master Zen Buddha, maksudnya adalah jika kamu ingin mendapatkan sesuatu kamu harus dalam kondisi kosong, “Sebelum aku mengajarmu, kamu harus mengosongkan cangkirmu.”

Brilian.

Satu-satunya saran saya adalah saya bisa menggunakan beberapa anekdot lagi tentang lima blok rintangan umum yang ada pada program melangsing. Ini adalah blok yang sangat krusial, dan sebuah cerita bisa menggambarkannya dengan lebih ciamik.