Mau Kurus Gampang Banget Kok!

Mau-Kurus-Gampang-Banget-Kok!

Mau kurus gampang banget kok! Banyak sekali mitos mengenai cara menurunkan berat badan yang mengaku ampuh. Sebut saja misalnya:

  • Diet rendah karbohidrat tinggi lemak (LCHF/ keto diet)
  • Diet Atkins
  • Diet Mayo
  • Diet Biji Salak
  • Dan lain-lain sebagainya.

Dan saya juga salah satu orang yang pernah bergonta-ganti metode diet. Memang pada awalnya berhasil, saya bisa menurunkan minimal 5 kg, tetapi seiring berjalannya waktu (biasanya 6 sampai dengan 12 bulan) saya tidak pernah sanggup membendung keagresifan si angka di timbangan yang hasratnya selalu ingin bergeser ke kanan.

Dan ada satu kekuatan maha besar, sebut saja dengan nama WILL POWER yang pada akhirnya akan mengambil kendali dan membuat saya ingin makan dan makan lagi, seolah balas dendam karena telah mengurangi kalori selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan.

Selama setahun lamanya saya mempelajari diet dokter Fung (intermittent fasting atau berpuasa) yang Anda dapat baca dengan lengkap di sini. Atau bisa juga Anda menyimak penjelasannya di youtube: Jason Fung. Ternyata menurunkan berat badan itu tidak sesulit yang saya pikirkan. Hanya saja, saya sering kali tidak mencari tahu akar permasalahannya. Pertanyaan lanjutannya adalah,

APAKAH YANG MENYEBABKAN LEMAK TERTIMBUN DI TUBUH KITA, ATAU MENGAPA KITA SULIT SEKALI MEMBAKAR LEMAK?

Jawabannya adalah karena kita tidak mengerti aetiology of obesity, atau penyebab dasar kegemukan, lantas kita akan mencoba diet ini dan itu, dan pada akhirnya saat gagal (yang mana banyak sekali terjadi), kemudian dengan natural kita akan menyalahkan diri kita sendiri, kita akan depresi, tergila-gila dengan karbohidrat dan pada akhirnya menyerah.

Sesungguhnya, sudah cukup banyak ahli yang bekerja keras mencari cara dan strategi agar dapat menurunkan berat badan secara efektif. Dan, pada akhirnya mereka mulai menyadari bahwa menurunkan berat badan dengan mereparasi metabolisme tubuh yang rusak itu lebih simpel dan jitu dibandingkan dengan menghitung atau membatasi kalori.

JADI JAWABANNYA ADALAH ANDA TIDAK BOLEH LAPAR JIKA ANDA INGIN BERAT BADAN TURUN DAN TIDAK NAIK LAGI.

Tapi, di sisi lain, jika tidak boleh lapar, maka Anda harus makan setiap waktu dong ya? Betul begitu? Jawabannya, SALAH! Justru Anda tidak boleh makan porsi kecil namun sering, karena itu menyebabkan insulin Anda tinggi setiap saat. Lantas bagaimana solusinya?

KITA HARUS MEMPERBAIKI METABOLISME TUBUH YANG SUDAH RUSAK!

Banyak orang obesitas mempunyai MASALAH METABOLISME, yang mana akan membuat mereka lapar setiap saat. Diet gagal dikarenakan kita melawan kekuatan yang paling mendasar yaitu RASA LAPAR. Atau bisa jadi kita memilih diet yang tidak masuk akal yang tingkat kegagalannya akan sangat tinggi jika dilakukan dalam jangka waktu panjang.

Katakanlah metabolisme yang bobrok tidak membuat kita menderita obesitas, namun tetap saja ini akan menggiring kita pada masalah yang lebih serius yaitu problematika klasik seputar tekanan darah, penyakit hati, dan diabetes. Dan kita semua tahu, jika dokter telah memvonis bahwa kita mengidap penyakit ini, si-dia-yang-tak-diharapkan-ini akan menetap, bahkan kondisi kesehatan kita akan memburuk seiring berjalannya waktu.

Sekali Anda dapat mengatasi masalah metabolisme (dan kabar baiknya bahwa semua ini dapat diatasi) maka nafsu makan Anda akan menghilang, dan Anda akan mendapati bahwa Anda bukan hanya berhasil menurunkan berat badan, namun sanggup mempertahankannya.

Asal muasal kegemukan adalah kita mengalami resistensi insulin

Hormon yang menyebabkan kegemukan adalah insulin. Satu alasan utama mengapa banyak orang berperang dengan berat badannya adalah bukan karena mereka bodoh atau mereka terlalu serakah namun karena otot mereka menjadi resisten terhadap insulin.

Insulin adalah hormon yang diproduksi pada pankreas. Gunanya adalah untuk mengontrol level gula darah, tetapi lebih jauh daripada itu. Ia juga mengontrol gudang lemak. Ketika Anda makan, jika makanan Anda tinggi karbohidat yang mana berarti mengandung banyak gula, insulin Anda akan naik.

Pekerjaan insulin adalah untuk menurunkan lemak dan gula yang Anda absorpsi dari makanan Anda yang mana sekarang bersirkulasi di aliran darah. Idealnya dia akan mendorong kelebihan kalori dari sel ke otot atau dibakar menjadi bahan bakar. Namun jika Anda mengalami resistensi insulin kemudian otot Anda akan kesulitan untuk menemukan cara agar dapat menyerap kalori itu. Dan pada akhirnya mereka membuangnya ke dalam sel lemak.

Masalahnya adalah, badan kita menjadi sangat mengidam bahan bakar, lalu kita akan segera merasa lapar lagi. Lalu kita makan lagi, lagi dan lagi. 

Dan kemudian—Terjadilah Sindrom Metabolisme dan Prediabetes

Sekali Anda mempunyai masalah dengan resistensi insulin maka pankreas akan terus memompa lebih banyak insulin yang akan disemprotkan ke aliran darah Anda agar level gula menurun. Semakin tinggi insulin berarti lebih banyak lemak di gudang, bagian dari lemak ini akan disimpan di perut (lemak perut). Apa yang terjadi kemudian adalah tergantung dari Personal Fat Threshold yang Anda miliki (lebih banyak jumlah lemak yang Anda angkut sebelumnya maka akan menyebabkan masalah kesehatan yang serius)

Saat Anda menggemuk, begitu pula dengan hati dan pankreas. Dan dengan lemak yang menginvasi organ-organ ini, mulai menginterfensi kemampuan tubuh Anda untuk memproduksi insulin. Sehingga rata-rata gula darah Anda akan mulai hamsyong. Anda akan mengalami prediabetes: Anda memang belum diabetes, namun Anda mempunyai potensi untuk menjadi penderita diabetes. Naiknya gula darah sangat buruk untuk arteri, hati dan juga saraf, meskipun mereka belum berada di lingkaran diabetes.

Lemak akan mulai menfiltrasi hati juga, dan saat ini terjadi, lalu Anda akan menjadi penderita pembengkakan hati non alkohol (NAFLD) dan lambat laun membuat hati Anda akan rusak. NAFLD saat ini menjadi penyebab utama dari penyakit hati di dunia barat dan lebih dari 3 orang warga UK dan USA mempunyai masalah ini. Sekitar 20% transplantasi hati kini dilakukan untuk NAFLD. Orang-orang bertendensi akan dijangkiti penyakit ini pada usia paruh baya, dan akhirnya tidak ada lagi pengobatan yang efektif.

Meningkatnya kadar lemak perut juga menghasilkan peradangan kronis di seluruh tubuh seperti peningkatan penyakit jantung dan kerusakan pembuluh darah besar dan kecil, hal ini terkait dengan naiknya CRP  dan gangguan inflamasi umum.

Tekanan darah Anda akan naik, bersama dengan trigliserida (bentuk lemak yang beredar dalam darah Anda). Kombinasi tingginya gula, lemak perut, trigliserida dan tekanan darah  dikenal sebagai sindrom metabolik. Ini membuat Anda mempunyai risiko tinggi terjangkiti penyakit jantung dan stroke.

Mau Kurus Gampang Banget Kok! Ketahui Dulu Apa yang Menyebabkan Resistensi Insulin?

Resistensi insulin biasanya dimulai saat Anda masih muda. Otot Anda adalah tempat di mana merupakan sumber energi untuk pembakaran. Jika Anda tidak aktif  ditambah Anda memakan makanan yang berpotensi menaikkan gula darah (karbohidrat dan protein tinggi), maka ini akan berakumulasi dan akhirnya menyebabkan masalah serius.

Inilah sebabnya mengapa para ahli kesehatan sangat bawel dan berisik mengajak semua orang untuk berolahraga menaikkan aktivitas fisik mereka, karena level aktivitas akan sebanding dengan diet dan banyak bergerak, dimana akan menambah kebugaran tubuh Anda sekaligus mengurangi gula darah Anda, menghilangkan diabetes, mengenyahkan sindrom metabolisme dan memperbaiki kesehatan serta  memungkinkan Anda menjadi bugar dan panjang umur.

LANTAS, BAGAIMANA CARA MEMPERBAIKI METABOLISME TUBUH YANG RUSAK? Saya akan menjelaskannya di blog saya selanjutnya.

Sekarang, kalo saya bilang mau kurus gampang banget kok! Anda percaya kan?

Selamat malam! Dan tetaplah sehat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *