Tips Langsing, Kurus dan Ramping

Rahasia Sukses Kurus Ikuti Tips Puasa Intermittent

Rahasia-Sukses-Kurus-Ikuti-Tips-Puasa-Intermittent

Rahasia sukses kurus ikuti aja tips puasa intermittent yang benar. Sebelumnya, kita sudah membahas tentang trik berhasil menjalani puasa intermittent, dan sekarang bagaimana cara menghilangkan sakit kepala, lemah, letih dan lesu.

By: Dokter Jason Fung

Apakah puasa membuat saya lelah?


Dalam pengalaman kami di Intensive Dietary Management Clinic, sebaliknyalah yang benar. Banyak orang menemukan bahwa mereka memiliki segudang energi selama puasa—mungkin karena adrenalin menanjak. Metabolisme basal tidak turun saat puasa tapi malah melompat tinggi. Kamu akan menemukan bahwa kamu dapat melakukan semua aktivitas normal kehidupan sehari-hari. Kelelahan yang terus-menerus bukanlah bagian normal dari puasa. Jika kamu mengalami kelelahan yang berlebihan, kamu harus segera berhenti berpuasa dan mencari saran medis.

Apakah puasa membuat saya bingung atau pelupa?


Tidak. Anda seharusnya tidak mengalami penurunan memori atau konsentrasi. Orang-orang Yunani kuno percaya bahwa puasa meningkatkan kemampuan kognitif secara signifikan, membantu para pemikir besar mencapai kejelasan dan ketajaman mental. Dalam jangka panjang, puasa sebenarnya bisa membantu memperbaiki daya ingat. Satu teori adalah bahwa puasa mengaktifkan bentuk pembersihan sel yang disebut autophagy yang dapat membantu mencegah hilangnya memori terkait usia.

Saya pusing saat berpuasa. Bagaimana cara menyingkirkannya?


Kemungkinan besar, Anda mengalami dehidrasi. Mencegah hal ini cukup dengan menambahkan sejumput garam pada air minummu. Pastikan untuk minum banyak cairan. Namun, asupan garam rendah pada hari puasa dapat menyebabkan pusing. Garam laut ekstra dalam kaldu atau air mineral sering membantu meringankan sakit kepala.

Kemungkinan lain adalah tekanan darah Anda terlalu rendah—terutama jika Anda mengonsumsi obat untuk hipertensi. Bicaralah dengan dokter Anda tentang menyesuaikan obat Anda.

Saya mengalami sakit kepala saat berpuasa. Apa yang dapat saya lakukan?


Seperti saran di atas, coba naikkan asupan garam Anda. Sakit kepala adalah hal umum ketika Anda berpuasa. Hal ini diyakini karena disebabkan adanya transisi dari diet garam yang relatif tinggi menjadi sangat rendah. Sakit kepala biasanya bersifat sementara, dan saat Anda terbiasa berpuasa, masalah ini sering sembuh sendiri. Sementara itu, ambil sedikit garam tambahan dalam bentuk kaldu atau air mineral.

Perut Saya Selalu Menggeram. Apa yang Harus Saya Kerjakan?


Cobalah minum air mineral.


Sejak saya mulai berpuasa, saya mengalami sembelit. Apa yang harus saya lakukan untuk mencegahnya?


Meningkatkan asupan serat, buah dan sayuran selama periode non-puasa dapat membantu sembelit. Metamucil juga bisa dikonsumsi untuk menambah serat dan massal tinja. Jika masalah ini berlanjut, mintalah dokter Anda untuk mempertimbangkan resep pencahar.

Saya mengalami heartburn. Tipsnya?


Hindari makan besar. Anda mungkin menemukan Anda memiliki kecenderungan untuk makan berlebihan begitu Anda menyelesaikan puasa, tapi cobalah untuk makan dengan normal. Berbuka puasa sebaiknya dilakukan perlahan. Hindari berbaring segera setelah makan dan cobalah bertahan dalam posisi tegak setidaknya setengah jam setelah makan. Menempatkan balok kayu di bawah kepala tempat tidur Anda untuk mengangkatnya dapat membantu gejala di malam hari. Jika tidak ada pilihan ini yang bekerja untuk Anda, berkonsultasilah dengan dokter Anda.

Saya minum obat dengan makanan. Apakah saya tetap bisa minum obat saat berpuasa?


Ada obat tertentu yang bisa menyebabkan masalah pada saat perut kosong. Aspirin bisa menyebabkan sakit perut atau bahkan bisul. Suplemen zat besi bisa menyebabkan mual dan muntah. Metformin, yang digunakan untuk diabetes, dapat menyebabkan mual atau diare. Silakan diskusikan apakah obat ini perlu dilanjutkan dengan dokter Anda atau tidak. Selain itu, Anda bisa mencoba meminum obat Anda dengan sayuran hijau/ lalapan.

Tekanan darah kadang bisa menjadi rendah saat puasa. Jika Anda minum obat tekanan darah, Anda mungkin mendapati tekanan darah Anda menjadi terlalu rendah, yang bisa menyebabkan pusing. Konsultasikan dengan dokter Anda tentang menyesuaikan obat Anda.

Saya mengalami kram otot. Apa yang harus saya lakukan?


Tingkat magnesium yang rendah, terutama pada penderita diabetes, dapat menyebabkan kram otot. Anda bisa mengkonsumsi suplemen magnesium over-the-counter. Anda juga bisa berendam di garam Epsom, yang merupakan garam magnesium. Tambahkan secangkir ke bak mandi hangat dan berendam di dalamnya selama setengah jam. Kulit Anda akan menyerap magnesium.

Rahasia Sukses Kurus: Bagaimana jika saya menderita diabetes?


Perhatian khusus harus diberikan jika Anda penderita diabetes atau menggunakan obat diabetes. (Obat diabetes tertentu, seperti metformin, digunakan untuk kondisi lain seperti sindrom ovarium polikistik.) Pantau gula darah Anda secara ketat dan sesuaikan obat Anda sesuai dengan itu. Anda WAJIB berkonsultasi terus dengan dokter Anda. Jika Anda tidak bisa mengikuti protokol puasa, jangan berpuasa.

Puasa mengurangi gula darah. Jika Anda menggunakan obat diabetes, atau terutama insulin, gula darah Anda mungkin menjadi sangat rendah, yang bisa menjadi situasi yang mengancam jiwa. Anda harus mengambil sedikit gula atau jus untuk menormalkan gula Anda, meskipun itu berarti Anda harus berhenti berpuasa untuk hari itu. Pemantauan ketat pada gula darah Anda adalah fardhu.

Gula darah Anda memang diharapkan menjadi rendah selama puasa, jadi dosis obat diabetes atau insulin Anda mungkin perlu dikurangi. Jika Anda meng-ulang-i fase gula darah yang sangat rendah, berarti Anda terlalu banyak diberi obat, bukan karena proses puasa tidak bekerja. Dalam Program Manajemen Diet Intensif, kita sering mengurangi obat sebelum memulai puasa untuk mengantisipasi menukiknya gula darah. Karena respons gula darah tidak dapat diprediksi, pemantauan ketat dengan dokter sangat penting.

Rahasia Sukses Kurus: Lakukan Pemantauan


Pemantauan yang ketat sangat penting untuk semua pasien, terutama bagi penderita diabetes. Anda juga harus memantau tekanan darah Anda secara teratur, sebaiknya mingguan. Pastikan untuk mendiskusikan pengukuran gula darah secara rutin, termasuk pengukuran elektrolit, dengan dokter Anda. Jika Anda merasa tidak sehat dengan alasan apapun, segera hentikan puasa Anda dan dapatkan bantuan medis. Selain itu, penderita diabetes harus memantau gula darah minimal dua kali sehari dan direkam.

Secara khusus, mual, muntah, pusing, kelelahan, gula darah tinggi atau rendah atau kelesuan tidak normal dengan puasa intermitent atau puasa yang kontinyu. Kelaparan dan sembelit adalah gejala normal dan bisa diurus.

Rahasia Sukses Kurus: Ikuti Top 8 Tips Puasa Intermitent


1. Minum air putih: Mulailah setiap pagi dengan segelas air delapan ons penuh.
2. Tetap sibuk: sehingga Anda tidak memikirkan makanan melulu. Sebaiknya Anda memilih berpuasa pada hari kerja yang sibuk.
3. Minum kopi: Kopi adalah penekan nafsu makan yang ringan. Teh hijau, teh hitam, dan kaldu tulang juga bisa membantu.
4. KENDARAI gelombang rasa lapar yang datang dan pergi: Kelaparan datang dalam gelombang; Itu tidak kontinyu, saat Anda merasa sangat lapar, segeralah minum segelas air atau secangkir kopi panas. Seringkali pada saat Anda selesai minum, si lapar pun, akan hengkang.
5. Jangan beritahu siapapun bahwa Anda sedang puasa: Kebanyakan orang akan mencoba untuk mencegah Anda, karena mereka tidak mengerti manfaatnya. Kelompok pendukung seringkali bermanfaat, namun memberi tahu semua orang bahwa Anda berpuasa bukan ide bagus.
6. Beri diri Anda waktu selama satu bulan: Butuh waktu bagi tubuh Anda untuk terbiasa berpuasa. Beberapa kali pertama Anda berpuasa mungkin sulit, jadi bersiaplah. Jangan berkecil hati. Ini akan menjadi lebih mudah.
7. Ikuti diet bergizi pada hari-hari tanpa puasa: Puasa intermittent bukanlah alasan untuk makan apapun yang Anda suka. Selama hari-hari non-puasa, ikuti diet bergizi rendah gula dan hindari karbohidrat olahan.
8. Jangan balas dendam ketika makan: Setelah berpuasa, berpura pura tidak pernah terjadi. Makanlah secara normal, seolah-olah tidak sedang berpuasa.

Tip terakhir dan terpenting adalah menyesuaikan puasa dengan kehidupan Anda sendiri! Jangan membatasi diri Anda secara sosial karena Anda berpuasa. Atur jadwal puasa Anda agar sesuai dengan gaya hidup Anda. Akan ada saat dimana tidak mungkin berpuasa: liburan, travel, pernikahan. Jangan mencoba memaksa berpuasa dalam perayaan ini. Peristiwa ini adalah waktu untuk bersantai dan menikmati. Setelah itu, bagaimanapun, Anda bisa meningkatkan puasa Anda untuk memberi kompensasi. Atau hanya melanjutkan jadwal puasa rutin Anda. Sesuaikan jadwal puasa Anda dengan apa yang masuk akal untuk gaya hidup Anda.

Rahasia Sukses Kurus: Apa yang diharapkan


Jumlah berat badan yang hilang sangat bervariasi dari orang ke orang. Semakin lama Anda mengalami obesitas, semakin sulit Anda menurunkan berat badan. Obat tertentu mungkin membuat berat badan sulit disusutkan. Anda harus tetap bertahan dan bersabar.

Anda mungkin akan akhirnya mengalami diet plateau atau angka timbangan Anda tidak bergeming. Ubahlah rejimen puasa atau diet Anda, atau keduanya, hal itu dapat membantu. Beberapa pasien meningkatkan puasa dari periode dua puluh empat jam sampai tiga puluh enam jam, atau mencoba puasa empat puluh delapan jam. Beberapa mungkin mencoba makan hanya sekali sehari, setiap hari. Orang lain mungkin mencoba terus menerus selama seminggu penuh. Mengubah protokol puasa sering kali dibutuhkan untuk menerobos diet plateau.

Puasa tidak berbeda dengan keterampilan lain dalam hidup. Praktek dan dukungan sangat penting untuk melakukannya dengan baik. Meskipun telah menjadi bagian dari budaya manusia selamanya, banyak orang di Amerika Utara tidak pernah berpuasa sekali pun. Oleh karena itu, puasa telah dikhawatirkan dan ditolak oleh otoritas gizi mainstream yang sulit dan berbahaya. Sebenarnya, kenyataannya, sangat berbeda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *