Resep Awet Muda dan Panjang Umur

Sehat Selalu & Awet Muda? Kata Harvard Bisa!

Sehat-Selalu-&-Awet-Muda?-Kata-Harvard-Bisa!

Sehat selalu & awet muda selamanya? Mungkinkah? Masa, sih, jika saya sudah berusia 60 tahun saya bisa tampak seperti 40-an. Mana mungkin lah, jika saya telah sepuh, saya tidak mengidap penyakit kardiovaskular dan penyakit peradaban lainnya? Mustahil namanya, mata saya yang rabun ayam sejak menginjak usia 40 tahun, bisa cerlang lagi?

Penulis blog ini kemakan hoax di internet nih. Mau jualan ya, mbak? Kebanyakan nonton naga terbang di sinetron Indosuar kali ya. Mungkin itu kecurigaan di kepala Anda. Dan saya mengerti. Ini memang tampak terlalu fantastis.

Tapi, jika yang berbicara adalah ahli biologis dari universitas Harvard fakultas kedokteran, bapak dan ibu sekalian masih anggap saya berdusta? Eh tapi, sebelum lebih dalam membahas tentang tips-tips agar bisa sehat selalu & awet muda. Bagaimana jika, kita menelaah tentang ‘hipotesis’ hal buruk yang akan terjadi, jika kita telah tua.

Table of Contents

Apa ketakutan terbesar Anda tentang menua?

  1. Kesepian.
  2. Isolasi sosial.
  3. Masalah kesehatan.
  4. Hidup tidak nyaman.
  5. Selalu khawatir
  6. Gelisah jatuh miskin.
  7. Ditambah, tak ada yang peduli.

 Lebih tepatnya, ini poin ‘phobia tua’ manusia pada umumnya:

Saya khawatir saya menjadi cacat

Ini merupakan kegelisahan yang wajar; semakin lama kita hidup, kian akbar kemungkinan kita akan sulit bergerak. Atau, bisa jadi, indera kita melemah. Biro Sensus Amerika Serikat melaporkan, bahwa, hampir setengah dari semua orang yang berusia lebih dari 65, memiliki setidaknya satu cacat.

Saya takut akan menderita penyakit Alzheimer

Ini juga kegelisahan yang masuk akal. Meskipun, persentase manula yang mengidap penyakit Alzheimer sebenarnya telah menurun selama beberapa tahun terakhir. Oleh karena itu, kita harus mempertimbangkan fakta-fakta terkini.

Saya gelisah saya akan kehabisan uang

Memang, sih, kecuali jika Anda kaya banget, ini adalah horor yang… yah, sangat-sangat masuk akal! Banyak orang berpikir, bahwa, mereka akan hidup enak dengan mengandalkan anak. Lalu, mereka menyangkal perlunya menabung, untuk masa pensiun.

Saya khawatir akan kesepian dan bosan

Apakah kamu pernah dengar istilah lansia “homebound“? Yaitu, imej seorang pensiunan tua duduk sendirian, di bangku depan rumah. Bisa jadi, sih, ini klise. Tapi itu fakta, kan? Gelisah itu bisa mencakup:

  • Terjadi kecacatan.
  • Berkurangnya penghasilan.
  • Hilangnya orang-orang yang dicintai.

Hal itu ditakuti. Ini juga mempersulit interaksi sosial. Dan para ahli memperingatkan bahwa isolasi dan kesepian sama buruknya bagi kesehatan kita, sama seperti merokok atau obesitas! Kita sebaiknya bersosialisasi sesekali. Kita perlu tau, bahwa orang lain menghargai kita. Juga, mereka ingin berkumpul bersama kita, lho.

The end. Akhirnya saya meninggalkan dunia ini selama-lamanya

Ini tampak seperti item mengejutkan yang tiba-tiba muncul di daftar ini. Mayoritasnya, sih. Kita ogah untuk memikirkan topik kematian kita sendiri — namun, ketika kita tak sengaja kepikiran tentang penuaan, langsung jadi syok, deh.

Saya khawatir akan akan jadi bahan ejekan karena telah tua

Ketika menggambarkan versi diri mereka yang lebih tua, kids-zaman-now sering melihat proyeksi itu melalui lensa jelek. Mereka kadang bersikap lebay terhadap para manula. Kita melihatnya setiap hari. Foto candid bapak tua ketiduran di commuter line dengan mulut menganga, misalnya. Istilah yang menghina seperti “tua bangka” dan “si peot”… Implikasi bahwa seolah-olah mereka nggak berhak dapet keadilan sosial… Ditambah, rak-rak kartu ulang tahun dengan lelucon yang merendahkan. Menjadi tua (termasuk tema “Over the Hill” yang ngehits itu), seakan menjadi hal tercela. Tak seorang pun, ingin menjadi sasaran ejekan semacam itu.


Artis pemenang Grammy Award, Jay Z, bahkan menyanyikan lagu: “forever young, I wanna be forever young… Do you really wanna live forever?”

Hal lain yang bikin takut menjadi tua, asumsi bahwa:

Manula selalu sakit, dan, mengalami penyakit kronis

Di dunia ini, faktanya, tak ada seorang pun, yang sanggup menghindar dari bertambahnya usia. Tapi, menua dan sakit-sakitan, sesungguhnya, bisa dihindari, jika kamu menyimak penuturan profesor David Sinclair, yang melakukan riset selama puluhan tahun, di lab Harvard. Berita hebringnya adalah, penelitian intens beliau, kini telah sukses. Satu fakta besar lainnya, yang mau tak mau, harus kita pertimbangkan, bahwa, setiap orang juga kadang mengalami kesepian. Dan, bisa jadi sakit, berapa pun usianya.

Kita jadi pikun saat menua

Jangankan sudah tua. Sekarang saja, kadang kita lupaan kan. Menaruh tas di teras, atau, casan entah ada di mana. Konon, ini mencerminkan perubahan normal, dalam struktur dan fungsi otak kita. Akibatnya, mungkin proses kognitif tertentu menjadi ‘lesu’. Sesungguhnya, ini memang kadang membikin frustasi, sih. Tapi, lebay ah, jika ada yang bilang, “pikun adalah hal normal bagian dari proses penuaan.”


Semakin tua, Anda Menjadi Keriput dan Jelek

Hal mendasar yang paling dasar, apa sih definisi cantik itu? Sewaktu saya berkunjung ke pantai Sanur Bali. Saya pernah melihat seorang nenek super cantik. Dia masih terlihat  bersemangat untuk menikmati hidup. Mungkin usianya sekitar 65 tahun. Senja kala itu, dia berendam di pantai. Penampilannya tidak glamour, tapi tampak elegan. Dia masih mau memakai eyelash extention, lho.

“Rahasianya apa ya biar tetap awet cantik kayak gitu?” Tanya saya kepada Reny. “Kayaknya dia banyak senyum.” Jawab Reny.

Mungkin, dibanding duduk dengan perasaan murung. Atau, terus-terusan khawatir tentang hal trivial. Lebih baik pasang senyum termanismu. Kemudian, temukan aktivitas berfaedah.

Orang Tua, Seperti Anjing Tua, Tidak Dapat Mempelajari trik baru

Orang Tua Kesepian dan Pemarah


Nama penyakit PHOBIA jadi tua dan keriput adalah gerascophobia. Yaitu cemas menjadi tua dengan kadar ekstrem.

Jika, saya menawarkan solusi menjadi sehat selalu & awet muda seterusnya. Dan, yang terpenting ini GRATIS, gimana menurutmu?

Ini merupakan hasil riset dari laboratorium di Harvard. Penelitian yang digawangi oleh Prof David Sinclair tentang, “Why We Age and Why We Don’t Have To.

Terinspirasi oleh beliau. Maka, saya pun membuat copy, tentang rumus rahasia sehat selalu & awet muda.

Make it Real

Make your own destiny

Start a free trial

No money needed

Tanpa berbasa-basi lagi. Mari kita langsung membahas, tentang apa, sih, kunci sehat selalu & awet muda.

Tulisan ini, merupakan intisari dari presentasi beliau di Talk in Google. Tentu saja kamu bisa mengeceknya langsung di sini.

Cekidot.

Apakah mungkin kita sehat selalu & awet muda? Dan siapakah profesor David Sinclair

Saya sudah bekerja di Harvard, sejak tahun 1999. Jadi, sekitar 20 tahun. Saya berusia 29 tahun pada saat itu. Bisa dibilang, kala itu, saya tidak tahu apa yang saya lakukan. Sekarang, saya berusia 50. Yang mana bisa berarti baik dan buruk. Bagian baiknya adalah, detik ini, saya sudah paham apa yang saya lakukan. Bagian buruknya, bahwa saya semakiiiiiin dekat untuk berada di tepi itu. Di mana kita semua jatuh dalam kesehatan fisik dan mental juga.

Tak bisa dipungkiri, kita semua menghadapi itu. Sekarang, beberapa dari Anda, masih sangat muda. Oleh karena itu, sangat mudah untuk berpura-pura, bahwa itu masih jauh.

Tetapi, itu akan terjadi. Kita semua akan menjadi tua. Lalu, kita semua akan mati. Memang, itu pemikiran yang tampak jahat. Namun, itu realita. Mengerikan ketika tiba saatnya. Orang tua kita, dan, orang tercinta juga, akan menghadapi ini. Sehat selalu & awet muda hanyalah utopia. Tampak sangat tidak nyata.

Setelah dilakukan riset, mengenai hal menyedihkan ini. Sekarat bukanlah inti dari semua ini. Maksud saya, poinnya, saya berusaha-sangat-mencoba mencegah orang sakit selama 10 tahun terakhir, di periode hidup mereka.

Dan, harapan kami adalah, bahwa, generasi kita akan dapat berekspektasi untuk hidup sampai 90 tahun. Lalu masih bertenaga untuk bermain tenis. Dan, bahkan mencapai 100. Syukur-syukur, jika masih mau memiliki karier. Karier kedua. Ketiga. Atau keempat. Partner kedua, ketiga, atau keempat. JIika kamu ingin.

Tetapi elemen penting di sini adalah, bahwa, ini bukan tentang hidup selamanya. Tetapi, mengubah cara kita ngetreat orang-orang dalam health care, dan obat-obatan. Yang paling menyedihkan, saat ini, penuaan tidak dianggap sebagai kondisi medis.

Padahal sesungguhnya. Kita bisa menjadi sangat sehat. Sehat selalu & awet muda. Dan sel tubuh kita bisa dibuat muda kembali. Termasuk organ dalam, tentunya.

Mengapa asumsi bahwa sehat selalu & awet muda dianggap fantasi. Dan mengapa penuaan tidak dianggap penyakit?

Saya akan balikan pertanyaan itu kepada Anda. Adakah yang tahu, mengapa, kita tidak menyebut penuaan sebagai kondisi medis? Just think about it. Why don’t we? Kenapa tidak?

Jadi, definisi medis dari suatu penyakit adalah, sesuatu yang terjadi seiring waktu, yang menyebabkan, Anda kehilangan fungsi dan menjadi cacat.

Terdengar seperti penuaan, kan? Alasan penuaan bukanlah kondisi medis, adalah karena itu, terjadi lebih dari 50%. Tetapi kami berpendapat dalam buku ini, bahwa, hanya karena sesuatu mempengaruhi 51%, atau 50,1% orang, tidak berarti, itu tidak sepenting penyakit langka.

Faktanya, saya berpendapat bahwa ini lebih krusial.

Dan saya berharap, bahwa setelah Anda memiliki kesempatan, untuk membaca buku saya. Anda segera menyadari bahwa, menganggap penuaan adalah sesuatu yang terpisah dari penyakit, atau gangguan, adalah suatu kegilaan.

Sekarang, WHO telah menyatakan penuaan—untuk pertama kalinya pada tahun ini—sebagai kondisi medis. Menakjubkan sekali, melihat sebuah institusi besar, mendeklarasikan, penuaan sebagai suatu kondisi. Dan, yang kami harap, adalah bahwa hal itu, akan segera mengubah cara dokter memandang penuaan.

Saya bekerja di Harvard Medical School, dokter diajari, sebagian oleh saya. Bahwasanya ada patologi dan penyakit tertentu. Apabila, itu terjadi kurang dari 50% orang, kami TETAP akan mengatasinya secara agresif. Kami melakukan penelitian medis, untuk menghentikan penyakit itu, dan mengobatinya.

Dan hanya karena ada sesuatu yang universal, seperti penuaan, kami tidak ngelakuin apa-apa tentang itu. Masa kami harus menerimanya sebagai hal yang wajar. Itu tidak masuk akal.

Sekarang, coba lihat ruangan di sekitar Anda. Sebutkan bagian yang natural? Mungkin kayu kita kecualikan.

Tidak ada kehidupan kita yang alami. Mungkin oksigen yang kita hirup adalah alami. Tetapi, yang lainnya tidak natural. It’s human-made, it’s man-made, and we change our environment. Semua buatan manusia, dan kita mengubah lingkungan kita. Oleh karena itu, menanggulangi penyakit dan mengatasi penuaan, juga termasuk kategori natural, dong.

That’s what we do as humans. Itu yang kita lakukan sebagai manusia.

Kita tidak menerima kesengsaraan dan ringkih-lemak-tak-berdaya, sebagai cara hidup alami. Jadi, kita seharusnya tidak melakukan itu untuk penyakit apa pun. Plus, kita juga enggak boleh mengerjakannya untuk penuaan. Itu namanya menganak-tirikan. Tidak adil.

Apakah kita bisa sehat selalu & awet muda? Bisakah mencapai usia 120 tahun? Tetap produktif? Juga, tidak sakit-sakitan?

Ya, saya katakan kepada Anda sekali lagi bahwa, Anda bisa bahagia. Sehat selalu & awet muda. Puas. Seperti Anda hari ini. Di usia 120. Intinya adalah, esensi dari semua penelitian ini, kita memiliki teknologi, untuk dapat menjadi jauh lebih sehat, hidup lebih lama, di kemudian hari.

Jadi, ini bukan tentang hidup selamanya. Dan, ini bukan hanya tentang berapa lama Anda hidup.

Ini mengenai:

  1. Seberapa baik kualitas hidup Anda.
  2. Menyetop kita dari sakit.
  3. Memblokir kanker.
  4. Penyakit jantung.
  5. Alzheimer.
  6. Lemah-lesu-ringkih.
  7. Dan diabetes.

Dan Anda mungkin berkata, Sehat Selalu & Awet Muda? Mana Mungkin! Caranya, bagaimana?

Kita bahkan tidak sanggup menyelesaikan kasus kanker. Bagaimana kamu akan melakukan itu, David?

Nah, apa yang akan saya ceritakan hari ini, jika Anda belum tau, adalah, bahwa kami memiliki pemahaman anyar. Tentang apa, sih, yang menyebabkan penuaan? Dan bahkan bagaimana, sih, cara memperlambatnya?

Dan sekilas awal dalam beberapa eksperimen akan saya tunjukkan, mereka sebenarnya mengatur ulang jam penuaan tubuh. Saja. Tidak lebih dari itu.

Baiklah, agar mampu paham, tentang 99% cara menunda penyakit dan hidup lebih lama—dan ternyata, coba tebak, jika Anda tidak sakit. Anda bertendensi hidup lebih lama, lho—Oleh karena itu, Anda harus benar-benar:

  1. Memahami cara kerjanya.
  2. Mengerti mengapa itu terjadi.
  3. Fondasi apa yang melahirkan itu.

Kita bisa memperdebatkan, mengapa penuaan telah berevolusi. Namun, bukan itu basis pembicaraan ini. Sesungguhnya, super sesungguhnya nih, mengapa itu terjadi pada skala nano. Pada tingkat molekuler.

Dan saya pikir, kita akhirnya memiliki jawabannya. Dan, itu bukan karena radikal bebas. Oleh karena itu, penuaan tidak akan bisa dihentikan oleh antioksidan. Meskipun, itu enggak menyudahi marketing, membangun sekitar $150 miliar industri setiap tahun.

Tetapi apa yang berbeda dalam buku ini, dan riset saya adalah, bahwa kami memiliki ide baru tentang:

  1. Mengapa kita menua dan.
  2. Mengapa kita tidak perlu tua.

Jadi kita melihat penuaan begitu sering. Sehingga kita anggap remeh. Dan saking seringnya, membuat kita bahkan enggak berbuat apa-apa.

Bagaimana cara kerja dari menendang penuaan? Apakah trik sehat selalu & awet muda?

Dan sekilas awal dalam beberapa eksperimen, akan saya tunjukkan. Mereka sebenarnya, hanya mengatur-ulang-jam penuaan tubuh.

Sehat-Selalu-&-Awet Muda?-Kata-Harvard-Bisa!

Jadi orang ini telah kena sun burn di satu sisi wajahnya. Seperti yang Anda lihat. Dan, kita tahu bahwa, kerusakan akibat sinar matahari, kecacatan DNA, kromosom yang ‘cedera’ membikin Anda terlihat lebih tua. Bahkan lebih dahsyat lagi. Karena itu bisa memesatkan proses penuaan.

Jika Anda menjalani kemoterapi atau radioterapi. Anda tidak hanya akan merasa lebih tua. Tubuh Anda beneran menjadi lebih tua. Dan, kami belum mengerti mengapa demikian.

Di sisi lain, ada gagasan lama yang keluar dari tahun 1950-an, dari sebagian besar fisikawan. Mereka sebelumnya bekerja di Manhattan Project. Ide mereka adalah, kita kehabisan informasi genetik, mutasi—dan saya yakin, Anda mungkin pernah denger teori mutasi penuaan—bahwa, kita baru saja kehilangan informasi genetik kita.

Ternyata, itu mungkin salah.

Karena kita dapat membuat tikus memiliki banyak mutasi. Dan mereka kehilangan banyak informasi genetiknya. Tetapi, mereka tidak menua sebelum waktunya, tuh.

Dan sekarang ada banyak badan penelitian, yang membuat bidang saya pada esensinya, membuang gagasan, bahwa kita menua karena kehilangan informasi genetik.

Jadi apa yang menyebabkan penuaan? Apa rahasia sehat selalu & awet muda?

Bisa dibilang, penuaan, hanyalah kehilangan informasi. Saya menyebutnya teori informasi penuaan. Tetapi, saya baru saja mengatakan kepada Anda, bahwa itu bukan karena hilangnya informasi genetik, jadi apa itu?

Nah, ada dua jenis informasi dalam tubuh kita yang sangat esensial, bagi kehidupan.

  1. Salah satunya adalah genetik.
  2. Dan yang lainnya adalah epigenetik.

Dan Anda mungkin ingat ketika SMA. Bahwa epigenetik adalah, istilah untuk setiap proses dan struktur, yang mengatur cara informasi genetik dikemas, dan, dibaca oleh sel.

Jadi inilah kartun dari bagaimana epigenome itu terlihat.

Kita punya DNA, yang berwarna biru. Itu genom kita. Dan genomnya, I put it to you, adalah bentuk informasi digital. Itu adalah A, T, C, G, empat basis. Ini akan menjadi, alih-alih biner, mode kuaterner dari mentransfer data sepanjang hidup kita, di antara sel dan sepanjang 4,6 miliar terakhir—yah, setidaknya 4 miliar tahun sejak kita pertama kali keluar dari primordium.

Dan kami berpikir, bahwa ketidakmampuan untuk melestarikan informasi genetik, bukanlah penyebab penuaan. Ini penting untuk evolusi, tetapi sepanjang umur tubuh kita, kita masih memiliki banyak informasi yang utuh dan lengkap.

Sehat-Selalu-&-Awet Muda?-Kata-Harvard-Bisa!

Digital adalah cara terbaik untuk menyimpan data. Seperti yang Anda semua tahu. Anda dapat mengopinya tanpa eror. Tanpa kesalahan.

Sel-sel kita biasanya melakukan multipel pekerjaan. Jadi, apa lagi masalah yang berpotensi terjadi pada penuaan? Dan itu adalah epigenome. Ia sebagai protein hijau yang membungkus DNA. Protein-protein itu melilit genom, dengan aturan yang sama, seperti Anda menggulung selang air.

Dan, ketika Anda memuntalnya dengan sangat erat. Gen Anda di daerah selang itu, atau di wilayah genom itu, akan dimatikan. Lalu, yang longgar dari selang air, tidak terikat erat—itulah gen yang akan dihidupkan. Maka, itu juga merupakan jenis data yang esensial, karena ngasih tahu setiap sel, apa yang perlu digarap.

Hakikatnya, semua sel memiliki genom yang identik, tetapi:

  1. Apa yang membedakan sel otak dari sel hati.
  2. Dan apa yang memungkinkan telur dibuahi menjadi 26 miliar komposit, dari berbagai jenis sel, ketika dilahirkan, adalah epigenom.

Dan epigenom, saya percaya, adalah alasan mengapa kita menua. Penuaan adalah kehilangan informasi analog.

Jadi seperti apa informasi analog itu?

Jika Anda pernah memilikia record player  atau pemutar rekaman atau a cassette tape a.k.a tape kaset, itu menyedihkan. Dia tidak sanggup mengopi data dengan brilian. Anda kehilangan informasi. Kualitasnya menurun seiring waktu.

Tergores.

Itulah alasan kita mengonversi ke digital pada akhir 1990-an. Tetapi, kita dibangun dengan sistem informasi analog.

Epigenom ini tidak berguna, namun TETAP harus direkayasa seperti itu, karena:

  1. Epigenom perlu merespon dengan sangat cepat terhadap lingkungan.
  2. Harus memiliki jutaan nilai yang berlainan banget.
  3. Dan juga, harus siap untuk hal-hal yang belum pernah dilihat sebelumnya.

Salah satu analoginya adalah:

  1. Epigenom merupakan software sel kita.
  2. Dan genomnya adalah komputer, atau, kode yang mendasarinya.

Hal yang menarik tentang analog versus digital ini, adalah memberi kita perspektif baru tentang penuaan.

Sekarang, alih-alih berbicara tentang selang air dan membungkus protein. Saya akan menunjukkan kepada Anda, seperti apa sebenarnya itu. Sekali lagi, ini akan berupa skema karena saya tidak punya foto untuk Anda. Kami tidak memiliki mikroskop yang mampu melakukan ini.

Sehat-Selalu-&-Awet Muda?-Kata-Harvard-Bisa!

Jadi yang kita lihat di sebelah kiri adalah sel muda. Dan apa yang kita pikirkan sedang terjadi adalah, bahwa kromosom-kromosom ini, garis-garis hitam, terbungkus dalam loop ini. Momen ini, kami masih menyebutnya TAD. Atau, Topologically Associated Domains, dan di masa sekarang, kita dapat memetakan ini dengan sangat akurat. Hanya dalam beberapa tahun terakhir, kami telah belajar gimana sih cara melakukan ini.

Dan tepat di seberang genom, bahwa loop DNA ini, berubah seiring bertambahnya usia. Gen yang seharusnya tidak aktif malah muncul. Dan sebaliknya. Makayang terjadi adalah, sel kehilangan identitas mereka.

Itu penting banget.

Sel saraf pada orang yang lebih tua tidak lagi sepenuhnya sel saraf. Dia mulai bergerak di dalam, yang disebut Waddington landscape space, atau, ruang lanskap Waddington a.k.a ruang epigenomik. Plus, itu menjadi jenis sel yang berbeda.

Sel saraf pada orang tua mungkin sebagian merupakan sel kulit.

I mean, think about that. Nggak heran ya, kita mulai kehilangan fungsi retina kita. Kita mulai melupakan segudang hal, jika, sel kita nggak sanggup mempertahankan informasi epigenomiknya.

Bagaimanakah cara memperlambatnya? Dan bisakah kita mereset atau mengatur ulang sistem? Mengembalikan usia kita muda kembali?

Apakah ada reboot? Apakah ada a backup hard drive dari pengaturan awal ini? Apakah dapat kita akses? Apakah kita sangup merestore atau mengembalikan struktur semula?

Saya percaya itu mungkin.

Sebuah analogi yang ingin saya gunakan adalah compact disc atau DVD di sini. Zaman dulu, kami pernah meletakkan musik dan foto pada CD. Yang sangat berguna untuk sesaat. Tapi bagaimanapun, sangat kentara, mereka menyimpan informasi digital. Dan harus saya akui, itu adalah hal yang sangat bagus dari CD. Tapi super sialnya adalah, mereka akan tergores. Anda harus sangat berhati-hati.

Dan, Anda dapat melihat ini, adalah analogi yang keren untuk penuaan karena:

  1. Mereka masih memiliki informasi untuk memutar musik.
  2. Untuk memainkan konser yang mungkin dikodekan dalam nol.
  3. Dan satu atau lubang-lubang di aluminium foil.
  4. Tetapi, alat pembaca dari compact disc itu tidak dapat membaca lagu, hanya karena laser dilewati dan dibiaskan.

Kemudian, apa yang hebat tentang analog ini adalah, sangat simpel untuk meresetnya atau mengatur ulang sistem. Anda hanya perlu memoles sedikit. Mungkin saja Anda bisa mencari lap dengan pasta gigi. Dan itu sudah cukup untuk menghilangkan goresannya. Ya, kan?

And guess what? It’s brand new. Jadi baru lagi dong.Anda bisa dengerin konserto lagi.

Dan jika kita benar tentang penuaan, pada dasarnya, kita mungkin bisa melakukan hal yang sejenis pada tubuh kita. Itu mengakibatkan jaringan dan organ kita, sanggup memainkan simfoni kehidupan muda kita. Sekali lagi.

Tetapi, hanya jika ada backup. Jika ada cadangan. Sayangnya, sampai sekarang. Kami belum tahu apakah itu benar.

Sehat-Selalu-&-Awet Muda?-Kata-Harvard-Bisa!

Sekarang apa sih binatang ini? Ini adalah dua tikus. Dan, Anda mungkin ingin menebak yang mana yang lebih tua. Mereka kembar identik secara genetis. Dan, ketika kita membaca genomnya, kita menemukan, bahwa genomnya juga identik. Tapi yang kami lakukan adalah, mengacaukan epigenom mereka. Kami telah menggores CD mereka.

Mereka bukan hanya tikus dengan:

  1. Rambut abu-abu.
  2. Kulit keriput.
  3. Dan, seandainya Anda bisa melihat ke dalam. Organnya juga terlihat tua, lho.

Kami tidak hanya memberinya diabetes, atau, osteoporosis, atau demensia. Kami telah menaruh penuaan pada tikus ini.

Ingat teori ini: jika Anda dapat memberikan sesuatu, maka, Anda dapat mengambilnya.

Bagaimana David bisa membuat tikus yang diteliti menjadi tua? Dengan analogi menggores DVD, itu maksudnya gimana? Lalu, bagaimana cara mengembalikannya menjadi muda lagi?

Saya tentu saja tidak menggores tikus. Atau mengampelasnya. Yang kami lakukan adalah, memasukkan virus.

Kami akan menerbitkan ini, semoga tidak lama lagi. Kami memiliki manuskrip yang sedang ditinjau di Cell. Ada beberapa naskah. Dan ini, merupakan hasil kerja di laboratorium selama 10 tahun.

Sementara itu, 15 lainnya dari seluruh dunia. Yaitu tentang penemuan bahwa kromosom rusak, mengganggu struktur gulungan, sehingga DNA, dan sel-sel, mulai kehilangan identitas. Efeknya, mereka tidak berfungsi dengan apik.

Sekarang, yang maha menarik tentang tikus ini adalah, kita dapat mempercepat penuaan. Juga, kita dapat membikin sejumlah hal. Seperti:

  1. Kami mengubah usia tikus. Sesuka kita. Kali ini, disetarakan dengan 80 tahun.
  2. Juga, kami bisa menginduksi pemotongan DNA. Dan, bisa dalam genom sebanyaaaak apa pun sesuka kita.

Dan kami berpikir, bahwa tikus-tikus ini akan sangat berguna. Terutama, untuk menemukan treatment penyakit Alzheimer. Dulu, orang-orang menggunakan tikus berumur satu tahun, untuk mempelajari penyakit Alzheimer. Yang mana bagi saya, tidak masuk akal.

Percobaan pada tikus yang menarik adalah, kita dapat memilih bagian tubuh mana, yang akan kita buat menua. Jadi kami mengakselerasi penuaan di otak mereka. Akibatnya adalah, ada peningkatan demensia. Namun, yang paling memukau, kita dapat bertanya, “jika otak sudah tua, apakah bagian tubuh lain ikut menua?”

Jawabannya adalah. Ternyata, tikus-tikus ini tidak hanya sakit. Tetapi, secara biologis mereka juga menjadi tua. Kami telah memberikan penuaan artifisial pada mereka. Dan, berita hebatnya. Kita bisa mengukur usia mereka dengan akurat banget. Dengan adanya mesin algoritma, ini menjadi 100% kuantitatif. Bukan kualitatif.

Saya bisa, lho, mengambil sampel darah siapa pun, atau, melakukan swab di mulut orang lain. Kembali ke laboratorium. Lantas membaca DNA methylome. Realitanya, yang saya lakukan, hanyalah mengukur mana huruf C dari gugusan A, C, T, G, yang memiliki kelompok metil, C dan 4 H di sana. Ditambah bahan kimia. Ini adalah prediktor yang sangat brilian. Berlaku seumur hidup. Fungsinya adalah untuk melihat tingkat penuaan Anda. Yang mengagetkan adalah, kami melihatnya selalu naik secara linear. Seiring waktu.

Ternyata, jika Anda meramalkan mundur, bahkan gadis-gadis remaja semakin menua. Bayi baru lahir pun menua. Bahkan, di rahim pun kita bertambah tua.

Berdasarkan jam ini, semua bisa diukur. Dulu, kami mengira jam ini hanyalah ukuran waktu. Seperti jam dinding. Tetapi kami kepo. Jadinya, kami menguji sebuah gagasan. Yaitu, jika jamnya digerakkan ke belakang—dalam hal ini, jam biologis—apakah waktu bisa berjalan mundur? Apakah usia bisa dimudakan? Apakah kesehatan hewan bisa dimudakan? Sehat selalu & awet muda, mungkinkah?

Dan jawabannya adalah… Saya akan ngasih tau kalian sebentar lagi.

Ini adalah makalah, yang akan segera diterbitkan bersama Steven Horvarth—penemu jam biologis ini. Merupakan contoh data saja, sih.

Menurut tanda metil DNA pada DNA, bahwa tikus yang normal ini berwarna biru, dan mereka akan menua pada tingkat tertentu. Tetapi, kita dapat membuat si tikus ini menjadi lebih tua 50%, jika kita menggores genomnya. Dan itulah yang menyebabkan perubahan epigenomik.

Hal atraktif lainnya, hampir semua tikus yang diukur. Mereka menjadi 50% lebih tua dari rekan-rekan sepantarnya.

Lalu, muncul pertanyaan di kepala kami. Jika Anda menyebabkan tikus-tikus ini tua, bisakah Anda memudakannya kembali? Bisakah kita membalik jam biologis mereka?

Ada salah satu ilmuwan dan ahli matematika favorit saya. Dia dulu bekerja dekat MIT dan di Bell Labs. Namanya adalah Claude Shannon. Dia adalah, salah satu orang yang melahirkan internet ke dunia ini. Pada tahun 1948. Dia mengusulkan beberapa makalah elegan. Salah satunya adalah Mathematical Theory of Communication. Apakah itu?

  1. Adalah serangkaian diagram dan persamaan, yang menjelaskan bagaimana mempertahankan informasi, antara pengirim dan penerima.
  2. Dan, apa yang harus dilakukan, jika ada informasi yang hilang.

Persamaanyalah yang memunculkan protokol TCP/ IP di internet.

Misal, jika kita tidak menerima email dengan utuh, internet cukup cerdas untuk sanggup kembali ke salinan cadangan asli. Dan pada akhirnya, kita bisa mendapatkan pesan lengkap.

Kesimpulannya adalah, diagram super vital inilah. Yang sangat menginspirasi dalam hal penuaan. Pada akhirnya, kami sanggup MENEMUKAN BAHAN KIMIA APA YANG ADA DALAM TUBUH YANG MENGHILANG SEIRING BERTAMBAHNYA USIA. Bahan kimia ini krusial banget ya. Fungsinya? Untuk menstabilkan genom kita dan mencegah goresan.

Bisa jadi, Dr. Shannon tidak sadar bahwa dia sangat berperan. Mungkin bahkan lebih. Karena aktualnya, itulah metode ngereset, atau mengatur ulang usia tubuh kita.

Jadi jika kita kehilangan pesan, sinyal, sinyal radio, atau katakanlah, sinyal kode morse. Antara pengirim yang dia bagi menjadi tiga, yaitu:

  1. Transmitter/ pemancar.
  2. Receiver/ penerima.
  3. Observer/ pengamat.

Si pengamat inilah yang menyimpan salinan cadangan dari informasi original. Jika suatu ketika, penerima tidak mendapatkan pesan, maka observer yang akan memulihkan informasi. Karena doski punya perangkat untuk mengoreksi.

Kaitannya apa dengan tubuh manusia? Kita bisa mengambil epigenom lama. Kemudian, mengatur ulang. Tujuannya? Agar menjadi muda kembali.

Sayangnya adalah, kami enggak tau the correcting devicenya itu apa. Atau alat pengoreksinya itu ‘siapa’. Pemancarnya sih kami tau, yang ialah telur yang telah dibuahi. Siapa si penerima? Yakni tubuh kita di masa depan, katakanlah kita saat berusia 80 tahun. Si penerima, adalah kita yang telah kehilangan segepok informasi substansial nan penting, dari waktu ke waktu.

Biasanya kita menyerah ajalah pada entropi. Tetapi kita adalah organisme biologis. Kita bukan sistem tertutup. Oleh karena itu, bukan sistem tertutup. Kita ini lho sistem terbuka. Yang mana dapat manfaatin energi untuk mengatur-ulang sistem.

Sehat-Selalu-&-Awet Muda?-Kata-Harvard-Bisa!

Nah, ini adalah Mr. Yamanaka. Dia memenangkan hadiah nobel, berkat belajar gimana cara mengambil sel dewasa. Lalu, menjadikannya a stem cell atau sel punca. Caranya bagaimana? Dengan menyeka semua metil DNA dari genom. Menghapus sebersih-bersihnya. Sehingga, sel-sel itu bisa dibangun lagi menjadi apa pun. Bebas. Anda bisa berkreasi sesuka-suka Anda. Ini dinamakan proses induced pluripotent stem cells.

Dengan berkaitan dengan memudakan sel. Maka, kami menggunakan empat faktor Yamanaka. Singkatnya, keempat faktor Yamanaka ini disebut O, S, K, dan M. Contoh aplikasi nyata penemuan-super-keren ini, adalah, kita bisa mengambil sel kulit, lalu mengubahnya menjadi sel saraf. Ini memunculkan treatment baru. Jadi organ-gres-terkini-yang-lebih-sehat, bisa kita pasangkan lagi ke tubuh kita. Dan ternyata, ini relevan juga dengan penuaan. Menuju impian sehat selalu & awet muda, kini hanya tinggal selangkah.

Tetapi, dalam hal awet muda. Kita enggak memasukkan keempat faktor Yamanaka ke dalam tubuh kita. Alasannya? Karena akan berubah menjadi a giant stem cell pool, atau, kolam stem cell raksasa. Dan, itu akan menjadi tumor terbesar di dunia. Akan menjadi teratoma. Ini telah diuji. Dan mereka membunuh tikus dengan ekspres. Hanya 2 hari saja.

Nah, yang kami temukan di lab baru-baru ini, adalah cara memanfaatkan si pengamat dan mengatur ulang keunggulan biologis kita. Dengan cara? Memanfaatkan faktor Yamanaka secara subset, atau, sebagian saja. Pekerjaan ini telah kami unduh ke internet. Anda bisa memeriksanya jika Anda mau—ada di bioRxiv, R-X-I-V. Oleh karena itu, kami mungkin akan menerima komen dari Nature setiap hari mulai dari detik ini.

Jadi apa yang sebenarnya kami putuskan untuk  kami lakukan?

Kami menempatkan tiga faktor Yamanaka. Kami meninggalkan M, yang merupakan singkatan dari MYC. Dia adalah onkogen. Kami tidak ingin menyebabkan tumor. Tapi kami menggunakan O, S, dan K, O-S-K. Kemudian, menanamnya ke dalam virus. Dan juga, kami memasukkannya virus ke mata tikus. Ini adalah virus, mereka mungkin terdengar menakutkan, tetapi, mereka digunakan sepanjang waktu dalam terapi gen pada pasien. Saat ini. So it’s not crazy stuff.

Sehat-Selalu-&-Awet Muda?-Kata-Harvard-Bisa!

Setelah itu, kami melakukan kolaborasi dengan lab di seberang jalan. Pasca kami menempatkan virus di mata tikus, disusul dengan menjepit bagian belakang saraf optiknya. Dan yang terjadi adalah, sarafnya mati.Jika kita telah tua, kita nggak akan sanggup menumbuhkan saraf optik. Apabila tulang belakang kita patah, kita nggak akan bisa menumbuhkan tulang. Kita juga nggak sanggup membenahi sumsum tulang belakang. Tetapi, hewan yang sangat muda punya kemampuan itu. Dan beberapa hewan akan menumbuhkan saraf baru. Sebuah axolotl, pabila ia kehilangan anggota tubuhnya, dia akan menumbuhkan anggota tubuh yang baru. Ini udah sering kali terdengar.

Kita telah kehilangan abiliti itu, kan? Jadi kami berpikir, bagaimana jika kami sanggup mengembalikan kemampuan itu. Konkretnya, kami harus bisa membuat sel-sel menjadi muda banget. Sehingga para sel ini punya sifat pertumbuhan lagi, seperti halnya embrio.

Di gambar ini, adalah noda saraf optik yang telah dihancurkan. Dan Anda bisa melihat di mana penghancuran itu berakhir. Di situlah, pewarna oranye turun dan berhenti karena semua saraf itu telah hancur. Lihat, banyak pewarna oranye hilang, yang melabeli saraf sehat karena saraf telah mati.

Setelah dihancurkan kita aktifkan reset program. Lalu kami meninggalkannya selama empat minggu.

Sehat-Selalu-&-Awet Muda?-Kata-Harvard-Bisa!

Empat minggu kemudian. Apa yang terjadi? Ternyata, saraf tidak mati. Banyak dari saraf itu, bangun dan mulai tumbuh kembali ke otak. Jika kita meninggalkannya selama 16 minggu, mereka tumbuh kembali ke otak. Hal ini, sejauh ini, belum pernah terjadi dalam sains. Sekarang, kami telah melakukan ini juga di area lain.

Anda mungkin berkata, David, mata yang remuk terlalu jauh dari hal lazim. Itu kasus langka. Sepertinya saya tidak akan memiliki saraf optik yang hancur.

Tapi bagaimana dengan glaukoma? Banyak orang mengalami tekanan, dan itu merusak retina mereka. Tidak ada yang bisa memperlambat glaukoma. Apalagi membalikkan penyakit itu. Kemudian, mengembalikan penglihatan Anda.

Bagaimana dengan retina tua? Bagaimana dengan usia tua?

Karena saya sudah berusia 50 tahun, saya mulai kesulitan membaca di malam hari. Bisakah kita mengembalikan penglihatan yang kurang, karena usia lanjut?

Setidaknya pada tikus, kami sangat bisa membuat si tikus ini kembali melihat. Kita bisa memogram ulang retina tikus. Tikus tua renta, bisa menjadi muda lagi. Saraf-saraf itu bangun. Mereka tumbuh. Ingat, lho, mereka itu saraf, bukan setengah kulit.

Kita telah meneliti jam biologis mereka. Telah mengukurnya. Dan memang mereka semakin muda. Sesungguhnya, semua gen yang seharusnya hidup, bisa dimudakan kembali. Semua gen lho ini. Yang seharusnya sudah mati. It’s magic.

Memang, sih, kami belum 100% mengerti cara kerjanya. Kami hanya tahu bagaimana, gini lho, cara memanfaatkan si observer. Tapi apa yang ada di balik jam biologis? Apa roda penggerak di belakang sistem? Kami belum punya ide apa yang sesungguhnya sedang terjadi. Tetapi, setidaknya, kami telah menemukan perangkat komunikasi ke pengamat, sehingga mereka bisa saling terhubung. Bisa saling berkomunikasi lagi.

Ada beberapa enzim yang disebut TET, TET1 dan TET2. Ini adalah enzim, yang menghilangkan kelompok kimia dari DNA, sebagai bagian dari proses reset tersebut. Ini jadi menarik banget. Karena, kami telah menemukan beberapa roda penggerak. Roda yang membalikkan penuaan.

Ada bukti akhir bahwa jika tikus tidak memiliki gen TET di matanya. Kita tidak dapat mengembalikan pertumbuhan saraf optiknya. Jadi dia tidak akan bisa melihat.

Sungguh ini sangat memukau.

Untuk pertama kalinya, kami memiliki kemampuan untuk membalik usia sel. Meski kami tidak mengetahui, berapa lama efek ini akan bekerja. Bisa jadi bertahan selama sebulan. Tetapi, ada kemungkinan bisa berlangsung selama bertahun-tahun. Atau beberapa dekade. Karena kami semakin jauh, pada lapisan dalam penuaan. Dan perlu Anda tau, epigenom sifatnya stabil banget. Namun, berapa kali kami bisa mereset pada individu yang sama. Saya belum tahu jawabannya.

Jadi, saat ini, terapi ini belum siap untuk prime time. Saya berharap, bisa merawat pasien penderita glaukoma dalam jangka waktu dua tahun dari sekarang.

Apa yang bisa lakukan di kehidupan sehari-hari agar tetap awet muda?

Kami telah menemukan bahan kimia. Yang mana biasanya terdapat di dalam tubuh kita. Sayangnya, akan menghilang seiring bertambahnya usia. Dan zat kimia ini, sangat berkuasa untuk menstabilkan genom. Juga, mencegah goresan. Namanya adalah NMN.

Sehat-Selalu-&-Awet Muda?-Kata-Harvard-Bisa!

Di gambar ini, tikus sebelah kiri sedang minum NMN. Mereka pulih dengan kilat. Kami telah menerbitkan di jurnal Cell, tahun lalu, bahwa, NMN adalah zat kimia yang:

  1. Menghidupkan a longevity pathway, atau jalur panjang umur. Sesuatu yang kami telah teliti selama bertahun-tahun.
  2. Juga mengontrol kelangsungan hidup.
  3. Dan pertahanan sel kita melawan penuaan.

Lalu. Yang paling mencengangkan adalah. Ternyata kita sesungguhnya telah memiliki JALUR PANJANG UMUR BAWAAN. Yang mana bisa diaktifkan dengan molekul. Salah satunya NMN.

Sehat-Selalu-&-Awet Muda?-Kata-Harvard-Bisa!

Ada juga obat yang bisa menunda penuaan. Yaitu metformin. Yang menakjubkan, obat ini telah dipakai oleh penderita diabetes. Puluhan ribu pasien diabetes. Dan terbukti, memperlambat efek penuaan, dan melindungi terhadap penyakit.

Yang lebih beracun yaitu rapamycin. Saya tidak merekomendasikannya.

Tetapi gaya hidup seperti apa yang harus dilakukan, agar bisa menunda penuaan?

Setelah saya membaca ribuan makalah ilmiah. Gaya hidup yang tepat adalah intermittent fasting. Puasa intermiten. Ini bukan tentang gizi buruk. Bukan juga kelaparan. Tapi, hanya lapar setengah hari saja. Lifestyle yang saya lakukan adalah:

  1. Saya tidak sarapan.
  2. Saya telat makan siang, bahkan, kadang tidak makan siang.
  3. Makan malam normal.

Apa fungsinya? Untuk menghidupkan jalur panjang umur. Yang dari tadi kita bahas.

Intermittent fasting akan menghebatkan level NAD dalam tubuh kita. Sama seperti NMN. Dan akan meniru olahraga dan lapar. Karena olahraga dan lapar adalah kunci awet muda.

NNM dan IF, bekerja melalui jalur panjang umur yang sama.

Dan jika Anda berolahraga sedikit, seperti tikus-tikus ini. Jika, dengan sengaja, membuat diri Anda terengah-engah beberapa hari dalam seminggu. Hanya 10 menit di atas treadmil sudah cukup. Lapar beberapa hari saja dalam seminggu, juga, sudah cukup. Anda akan menemui diri Anda versi terbaru. Merasa lebih oke. Merasa lebih fit dan bugar.

Dan bisa jadi, ketika Anda menginjak usia 80, 90, dan bahkan 100. Anda dapat terus bisa ngerjain hal-hal yang selalu Anda idam-idamkan di akhir kehidupan. Anda bisa memulai karir baru, jika Anda mau. Membuat perusahaan baru. Mewariskan legacy. Menatokan sejarah dan jejak baik di dunia.

Molekul NMN ini sudah diuji klinis. Jadi memang molekul ini sanggup meninggikan kadar NAD setidaknya dua kali lipat pada manusia. Dan kami belum melihat ada efek samping negatif apa pun.

Berita baiknya adalah, kami akan melakukan uji klinis pada pasien tahun depan. Tetapi tidak untuk penuaan. Karena penuaan bukan penyakit. Kami akan mengobati kelainan langka, kemungkinan besar—setidaknya sesuai rencana, jika semuanya berjalan dengan baik—adalah mengobati kondisi langka yang disebut ataksia Friedreich. Yang dianggap sebagai kelainan mitokondria. Yaitu kekurangan energi.

Tapi bayangkan masa depan, di mana Anda bisa mendapatkan suntikan virus. Dan kemudian minum antibiotik.  Seperti tikus. Dan, turn on pemrograman ulang selama beberapa minggu. Anda akan mulai terlihat lebih muda. Rambut Anda mungkin berubah warna. Mungkin tumbuh kembali, kita tidak tahu.

Sehat-Selalu-&-Awet Muda?-Kata-Harvard-Bisa!

Tetapi organ Anda akan membaik. Anda bisa melihat lagi. Dan mungkin ini bisa berlangsung selama satu dekade. Dan setelah Anda menginjak satu dekade, Anda bisa melakukan reset ulang. Yang Anda perlu, hanyalah mendapatkan resep antibiotik, yang bisa menghidupkan gen-gen ini lagi. Sekarang sih, kami tidak tahu berapa kali Anda dapat mengatur ulang.

Mungkin tiga, mungkin 3.000. Dan jika Anda dapat mengatur ulang tubuh Anda 3.000 kali. Maka, segalanya menjadi luar biasa banget.

Dan saya tidak tahu, apakah ada di antara Anda yang ingin hidup selama 1.000 tahun. Saya juga tidak tahu apakah itu akan mungkin terjadi. Tetapi, pertanyaan-pertanyaan lain ini, harus kita mulai pikirkan. Karena ini bukan masalah kapan, dan berapa lama.

Dan akhirnya, saya ingin berbicara tentang ayah saya, yang menjadi role model bagi kita semua. Dia meminum NMN, metformin dan beberapa hal lain. Saya tidak suka berbicara banyak tentang suplemen. Tapi Anda bisa membaca lengkap di buku saya, dan ada juga buletin.

Sehat-Selalu-&-Awet Muda?-Kata-Harvard-Bisa!

Kita kembali ke topik, yaitu tentang ayahku. Jadi ini bukan uji klinis. Kami menyebutnya N-of-1, atau jika Anda termasuk saya dan istri saya, N-of-3. Tidak dikontrol dengan baik. Ini tidak dikendalikan dengan plasebo. Tapi ayahku sedang menuju ke downhill. Dia tidak terlalu energik. Dia cukup tertekan. Istrinya telah meninggal.

Dia hanya berpikir, “oke, aku sudah selesai. Aku tinggal menunggu kematian saja.”

Tetapi dia menyadari bahwa kesehatannya tidak menurun sejauh ini, dan kita tidak tahu apakah itu karena:

  1. Molekul atau.
  2. Karena olahraga yang dia lakukan.
  3. Atau puasa intermiten yang dia coba.

Namun demikian, dia adalah suar harapan bagi kita semua, bahwa kita dapat menjalani kehidupan seperti dia, di mana, di akhir usia 70-an, dia memulai karir anyar dan dia berkeliling dunia. Dan kami baru saja kembali dari Uganda, di mana dia pergi hiking dengan ketiga cucunya ke atas gunung dan merupakan orang tertua yang pernah melakukan itu. Dan baginya, itu sangat mudah. Dia benar-benar lebih kuat dan lebih bugar daripada saya pada usia 50 dan mungkin ketika saya berusia 30 juga.

Saya merasa sehat selalu & awet muda tampak sangat riil jika melihat ayah saya.

Dan saya harap Anda tidak hanya memulai, tetapi melanjutkan percakapan ini karena ini adalah salah satu hal paling krusial yang dapat kita lakukan bagi planet ini, yaitu:

  1. Untuk menghemat perawatan kesehatan.
  2. Untuk menghemat miliaran dolar, akhirnya triliunan.
  3. Dana yang dapat dimasukkan ke penyebab lain, seperti pemanasan global dan kepunahan spesies.

Kini, sehat selalu & awet muda bukanlah sebuah khayalan.

Apakah peran insulin dalam proses sehat selalu & awet muda?

Yang kita inginkan adalah hidup lebih lama, berdasarkan semua yang kita ketahui pada tikus dan manusia, itu artinya adalah menjadi sangat peka terhadap insulin atau insulin sensitive. Dengan kata lain memiliki banyak reseptor insulin. Hal ini menyebabkan tidak membuat kadar glukosa darah Anda melambung tinggi.

Dan aktualnya, prediktor terbaik umur panjang Anda adalah kadar glukosa darah Anda, itulah sebabnya Anda sebaiknya berolahraga dan mengapa metformin mungkin, sebagian, berfungsi. Jadi insulin adalah kuncinya.

Molekul vital lainnya adalah faktor pertumbuhan. Dan ketika levelnya lebih rendah, itu akan memperpanjang umur pada hewan dan juga pada manusia. Dan apa downstream of those pathways yang mengalir-ke-hilir dari jalur itu adalah apa yang disebut FOXO, faktor transkripsi yang mengontrol pertahanan kita terhadap penuaan dan penyakit. Jadi kami ingin mereka tetap aktif.

Sekarang, jika kita selalu kenyang, jika kita selalu makan protein bars atau cemilan lain, dan tidak pernah lapar, dan jika kita duduk sepanjang hari mendengarkan para akademisi angkuh memberikan ceramah, faktor-faktor transkripsi itu tidak akan aktif. Bahkan, mereka tetap berada di luar nukleus di mana mereka tidak melakukan hal baik sedikit pun. Jadi yang ingin kita lakukan adalah memastikan jalur pensinyalan insulin aktif dan itu menstimulasi mereka. Jadi hentikan mengemil. Jangan makan melulu.

Ada hal lain yang juga krusial, yaitu jalur mTOR. Jadi mTOR juga dikendalikan oleh jalur faktor pertumbuhan pensinyalan insulin, dan sebaiknya level sinyal itu rendah. Dan kemudian mTOR pasti jadi aktif.

Jadi, apa mTOR?

Sensor mTOR adalah berapa banyak asam amino yang Anda makan. Dan sesungguhnya Anda tidak ingin banyak aktivitas mTOR. Semakin banyak protein yang Anda makan, jalur mTOR Anda akan selalu aktif, selalu menyuruh sel Anda untuk tumbuh daripada melawan penyakit dan hunkering down atau memperbaiki sel yang rusak/ tua. Pikirkan tentang protein bars—Saya baru saja punya satu- jika Anda makan banyak daging steak, maka, ya, dia akan selalu ON.

Dan itulah mengapa saya benar-benar beralih dari diet biasa menjadi plant-based diet atau diet nabati, sebagian besar, karena jumlah asam amino yang saya dapatkan dari hewan membebani jalur mTOR saya. Jadi saya mencoba untuk menjaga mTOR juga. Dan memberi tubuh saya kesempatan teroptimal. Dan saya juga ingin meringankan beban di planet ini juga.

Apa yang menyebabkan kerusakan kromosom, kerusakan genetik yang merupakan tanda-tanda penuaan?

Mekanisme makroskopis sekitar penuaan apa sajakah itu?

Manusia memiliki tingkat pembelahan seluler, dan manusia memiliki akumulasi sampah baik di dalam maupun di luar sel. Jadi, manajemen proses-proses tersebut dianggap sebagai downstream of the mechanisms atau mekanisme mengalir dari hulu ke hilir di mana David melakukan intervensi. Tindakan campur tangan inilah yang menyebabkan kita menjadi muda kembali.

Ada delapan atau sembilan ciri penuaan, dan beberapa di antaranya adalah pemendekan telomer, disfungsi mitokondria, hilangnya sel punca, sel menjadi tua.

Apakah ada upstream, penyebab di hulu atau sumbernya, penyebab dari semua itu? Atau apakah kita membangun tujuh bendungan di atas tujuh anak sungai?

Dan teori informasi penuaan mengusulkan dan dapat menjelaskan bagaimana penuaan pada:

  1. Epigenetik.
  2. Hilangnya ekspresi gen seiring bertambahnya usia, hilangnya informasi itu dapat menjelaskan semua ciri khas itu juga.

Dan faktanya, jika kita melihat tikus-tikus itu, meskipun kita baru saja mengacaukan epigenom, mereka memiliki semua ciri itu, dari disfungsi mitokondria hingga sel-sel tua, sel-sel tua menjadi ekspresi akhir dari sebuah CD yang tergores.

Teori ini karena dapat menjelaskan 100 tahun observasi terakhir. Sekarang, semua teori akhirnya menyerah pada perubahan paradigma.

Dan saya tidak mengatakan ini adalah akhir dari segalanya dan mengakhiri semua, tetapi saya pikir ini adalah cara yang apik untuk berpikir tentang penuaan, dan itu memunculkan banyak hipotesis yang dapat diuji, seperti tikus yang saya tunjukkan ini.

Bagaimana kemungkinan kita mendapatkan tikus tua, saat Anda memotong genom seperti itu? Satu dari 1.000, menurut saya, dan itu berhasil.

Kerusakan oksidatif hulu atau hilir bagian dari lingkaran umpan balik positif. Jadi inilah yang kami pikirkan adalah bahwa stres oksidatif dalam nukleus akan memperburuk kerusakan genetik, sehingga Anda akan mendapatkan kromosom yang rusak.

Jadi ada banyak hal yang menyebabkan perubahan epigenetik, termasuk menggores DVD, tetapi yang paling powerful yang kami temukan adalah kromosom yang rusak. Dan stres oksidatif, radikal bebas, dapat menyebabkan kerusakan DNA, tetapi itu bukan satu-satunya penyebab kerusakan DNA.

Radikal bebas terjadi setiap saat—sinar kosmik, CT scan, sinar-X. Dan sebenarnya, radikal bebas bermanfaat dalam biologi, jadi Anda tidak ingin menukar itu. Mitos mengatakan bahwa Anda harus banyak mengonsumsi vitamin C dan E, bahkan harus dalam mega dosis. Tetapi, sesungguhnya ini hanya akan menumpulkan efek baik dari diet sehat dan olahraga.

Mengapa antioksidan untuk rahasia sehat selalu & awet muda tidak berhasil?

Nah, salah satu alasan fundamental mengapa antioksidan gagal sebagai resep awet muda, karena, kami telah menemukan bahwa molekul yang Anda minum dalam minuman antioksidan, ternyata, tidak secara langsung mengenyahkan radikal bebas, tetapi, mereka malah berikatan dengan reseptor dan enzim. Kedua reseptor dan enzim ini bisa merasakan lingkungan. Jadi, dua benda ini akan mengubah pertahanan antioksidan alami tubuh kita seperti katalase. Enzim ini berfungsi membersihkan radikal bebas.

Sekarang kami telah memiliki teori untuk itu. Kami menyebutnya xenohormesis—xeno yang berarti “dari spesies lain” dan homesis yang berarti “apa pun yang tidak membunuh Anda akan membuat Anda lebih kuat.”

Idenya adalah bahwa tanaman membuat antioksidan ini, yang membantu tanaman bertahan hidup dan membetulkan sel-sel yang rusak melalui jalur kelangsungan hidup genetik mereka, dan dengan menelan tanaman ketika mereka sedang stres, kita mendapatkan manfaat yang sama.

Tapi solusi lain adalah, kita juga perlu melihat ke dalam sel, lalu memperbaikinya. Tapi proses perbaikan akan terjadi jika persediaan makanan kita akan habis. Oleh karena itu, kita perlu puasa.

Alih-alih meminum anti oksidan dosis tinggi, saya mengusulkan mengatur ulang sel, dan membuat si sep berperilaku seolah-olah masih muda lagi. Jika dia masih muda, maka ia dapat membersihkan dirinya sendiri dari protein teroksidari dan rusak melalui proses autophagy. Ada beberapa jenis yang berbeda, tetapi salah satu yang paling unggul disebut chaperone-mediatedautophagy atau autophagy yang dimediasi pendamping. Proses ini membersihkan sel dengan memangkas protein tidak oke yang telah berakumulasi. Metode kerja proses ini dikenal sangat prima.

Dan cara paling perfek untuk mengaktifkannya:

  1. Selain bahan kimia yang sedang kami kerjakan.
  2. Tidak makan selama dua hari, dan itu dianggap dapat menyapu kolagen yang teroksidasi, salah satunya.

Kesimpulan: ternyata resep sehat selalu & awet muda adalah puasa intermittent saudara-saudara sebangsa dan setanah air. Sesuatu yang telah saya bahas sejak awal mulai blog ini dimunculkan. Ingin lebih ampuh lagi adalah puasa 2 hari. Saya telah menulis ini berkali-kali lho. Silakan dicek di kategori: Tips Langsing, Kurus dan Ramping.

2 thoughts on “Sehat Selalu & Awet Muda? Kata Harvard Bisa!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *