Ingin Cantik dan Kulit Mulus? Pitera Solusinya

PITERA, adalah filtrat fermentasi galactomyces, yaitu ekstrak ragi yang berasal dari proses fermentasi alami yang dikontrol secara selektif, cermat dan teliti.

Doski berbentuk cairan bening yang mengandung:

  1. Lebih dari 50 mikronutrien dan.
  2. Merupakan sumber peptida, protein, asam amino, karbohidrat dan asam organik yang perfek banget.

Oleh karena itu, kombinasi nutrisinya ngasih kekuatan yang luar biasa powerful sebagai anti-aging. Khasiat anti penuaan dan pelembapnya dijamin tokcer, yang akan kita diskusikan secara lebih detail di bawah ini.

Dari Sake Hingga Skin Care

It’s worth mentioning the fascinating way that PITERA was discovered. Kembali pada tahun 1970-an, para ilmuwan SK-II mulai menelusuri resep-resep alami yang akan “mengubah semua kulit wanita menjadi indah.” Jadi kulit cantik bukanlah hanya impian.

Para ilmuwan meriset multipel kemungkinan, dari ramuan herbal Cina hingga hot spring water atau air panas.

However, the ideal ingredient still eluded them. Tetapi, bahan yang ideal masih tampak elusif dan luput dari mereka.

Suatu hari, para ilmuwan SK-II menjumpai tempat pembuatan sake di Jepang di mana pekerja lansia memiliki wajah keriput, namun tangan mereka extraordinarily lembut dan terlihat muda, soft and youthful-looking hands.

Sumber Gambar: stanfordchem.com

Penemuan ini mengilhami mereka untuk mengusut dengan ensiklopedis yang melibatkan lebih dari 350 jenis ragi. Setelah lima tahun, para periset akhirnya nemuin the unique yeast strain atau butiran ragi unik yang menyimpan rahasia kulit indah—PITERA.

PITERA ini ditemukan di seluruh lini produk SK-II, dan telah disebut sebagai “bahan ajaib” merek tersebut.

Apa Manfaat PITERA bagi Kulit?

Seperti disebutkan di atas, PITERA adalah ‘sumur’ zat gizi yang kaya akan asam amino, peptida, protein, karbohidrat, asam organik, dan banyak zat gizi mikro, seperti vitamin dan mineral.

Kombinasi nutrisi ini dianggap sanggup meningkatkan the skin’s natural surface rejuvenation process atau proses peremajaan permukaan kulit secara alami.

Mari kita bahas masing-masing lebih detail sehingga Anda akan tahu persis gimana sih PITERA kok bisa bermanfaat banget bagi kulit.

Asam amino, peptida, gula, asam organik, dan mineral di PITERA semuanya berkontribusi untuk mengisi kembali Faktor Pelembab Alami (NMF) kulit. NMF bertanggung jawab untuk ‘menunggui’ si kulit agar tetap terhidrasi, lembut, dan kenyal

Sayangnya, NMF menjadi menipis seiring bertambahnya usia, dan juga akibat paparan rutin terhadap bahan-bahan yang meningkatkan kepekaan seperti pengeringan surfaktan, wewangian sintetis, dan alkohol terdenaturasi.

Ini nyebabin kulit tampak kering dan bersisik yang terasa kencang dan nggak nyaman.

Dengan pake bahan-bahan yang membantu mengisi kembali NMF, seperti PITERA, tanda-tanda penuaan seperti garis-garis, kerutan, dan kulit kering, akan berkurang. Impaknya adalah kulit yang tampak lebih halus, terhidrasi, dan kencang.

Lee Yeon Hee, Salah Satu Brand Ambassador dari SK2 (Pitera essence)

Sementara protein dan karbohidrat yang ditemukan di PITERA terlalu makro untuk sanggup menembus kulit, mereka dapat menambahkan hidrasi ke lapisan kulit teratas ketika diaplikasikan.

Selain itu, beberapa penelitian mensinyalir bahwa ragi PITERA dapat menghebatkan produksi hyaluronic acid atau asam hialuronat, yaitu komponen yang ditemuin dalam matriks ekstraseluler kulit.

Hyaluronic acid punya kapasitas untuk menarik air dari lingkungan dan menahan hingga 1.000 kali beratnya dalam air. Kemampuan asam Hyaluronic untuk menarik dan menahan kelembaban inilah yang membantu kulit mempertahankan turgor, ketahanan, dan fleksibilitasnya.

Karena tubuh memproduksi hyaluronic acid akan semakin minim seiring melajunya usia, manfaatin metode yang melipatgandakan produksi hyaluronic acid adalah cara inovatif untuk mengikis gelagat penuaan kulit.

PITERA juga berfaedah untuk membuat kulit lebih kalem karena mempunyai sifat anti-iritasi.

Bahan-bahan fermentasi memangkas risiko iritasi kulit dengan menetralkan zat-zat beracun, seperti logam berat dan pestisida yang mungkin ada dalam jumlah kecil.

Dengan menetralkan racun, PITERA membuat produk makin aman, kian efektif, dan lebih ditoleransi untuk jenis kulit sensitif.

Sifat terakhir yang punya super benefit bagi kulit PITERA adalah dengan memfasilitasi penyerapan bahan skin care lainnya.

Benefit pada formula segala sesuatu yang bertipikal fermentasi seperti PITERA sangat mirip dengan manfaat yang diberikan oleh makanan fermentasi dan suplemen enzim pencernaan, yaitu mengakselerasi penyerapan dan pencernaan nutrisi yang Anda konsumsi.

Dalam produk skin care, mikroorganisme seperti bakteri atau ragi melepaskan enzim yang memecah bahan lain menjadi molekul yang lebih mini.

Bahan aktif dalam produk skin care seringkali terlalu besar untuk menembus jauh ke dalam kulit, sehingga dengan memecahnya menjadi molekul yang lebih kecil, PITERA memfasilitasi penyerapan bahan-bahan ini. Penyerapan yang lebih apik mengarah pada hasil yang lebih baik.

Siapa yang Harus Menggunakan PITERA, dan Siapa yang Harus Menghindarinya?

PITERA dapat digunakan oleh semua jenis kulit. Ini sangat ideal bagi mereka yang memiliki tanda-tanda penuaan, kulit kusam, bintik-bintik gelap, atau tekstur kasar.

Karena PITERA dapat mengelupas kulit karena sifatnya sebagai golongan asam organik, Anda mungkin ingin menghindari produk dengan bahan ini jika Anda pake peeling kulit yang kuat atau bahan-bahan yang nyebanin kulit Anda terkupas, seperti asam alfa hidroksi, retinoid, atau benzoil peroksida.

Cara Membuat Pitera Sendiri di Rumah

Terinspirasi dari blog ini, inilah cara membuatnya—yang mana gampang bingit, Sob. Elemen vital terdiri dari : 

  • Ragi roti (saya memakai merek Fermipan).
  • Nasi putih 2 sendok makan.
  • Air setengah gelas

Disarankan nasinya adalah nasi yang baru matang, bukan nasi yang sudah menginap di magic com. Percobaan pertama mbak Lintang pake nasi yang udah nginep di magic com selama 1 hari, hasilnya bau tonernya amit-amit.

Nasinya didinginkan dulu, jangan panas-panas karena nanti raginya mati dan tidak bisa melakukan fermentasi. Airnya pun jangan air yang terlalu dingin atau panas. Harus sekitar 25 – 30 derajat celsius (kurang lebih sama dengan suhu ruang).

Sumber Gambar: secretofdd.com

Untuk melakukan fermentasi disarankan menggunakan wadah kaca, misalnya gelas/toples kaca/ erlenmeyer atau tabung fermentasi. Yang harus digaris-bawahi wadah plastik terlarang hukumnya.

Semua peralatan harus steril. Nggak cuma dicuci dengan sabun, tapi juga direndam dalam air panas supaya tidak ada bakteri yang mengganggu aktivitas ragi saat fermentasi. 

Cara pembuatan:

  • Masukkan nasi ke dalam air.
  • Taburkan 1 sendok teh ragi.
  • Aduk sampai merata
  • Tutup rapat mulut gelas dengan plastik yang diikat karet atau aluminium foil. Pastikan tidak ada udara masuk.
  • Biarkan mengalami fermentasi selama 3 jam. Selama fermentasi akan terbentuk gelembung-gelembung udara kecil yang naik ke permukaan cairan, seperti gelembung minuman soda. Itu adalah gas karbondioksida yang dihasilkan dari fermentasi. Perubahan lainnya yaitu nasi menjadi hancur dan kental seperti gel. Kalo nggak ada gelembung dan nasi nggak hancur, berarti fermentasi gagal. Penyebab fermentasi tak berfungsi, bisa karena kurang rapat ditutupnya, atau karena raginya memang sudah mati.
  • Setelah itu siapkan gelas bersih lainnya untuk tempat filtrat (hasil saringan). Saring hasil fermentasi dengan menggunakan kain bersih yang pori-porinya halus, jangan saringan teh. Paling baik ya pakai kertas saring Whatman seperti yang biasa dipakai di laboratorium.
  • Masukkan di botol kaca/ toples/ terserah. Yang terkrusial harus kaca.
  • Langsung masukkan ke kulkas, ini penting. Jika ditaruh di suhu yang dingin, fermentasi akan berhenti sehingga alkohol yang diproduksi nggak kebanyakan. Selain itu juga akan memperpanjang masa simpannya.
  • Toner ini masih oke dipakai selama 3 hariAlkohol yang diproduksi dalam proses fermentasi menjadi pengawet alami. Sebenarnya jika ditambah air jeruk nipis bisa memperpanjang masa simpannya (asam kuat bersifat sebagai antibakteri).
  • Oya, cara pakainya biasa aja kayak pakai toner pada umumnya.
  • Toner ini cair banget seperti air (ya memang air). Setelah diaplikasikan ke wajah, pertama rasanya lengket. Pasca meresap, kulit terasa lembab dan kenyal. Sama sekali nggak lengket, tapi jadi smooth saat disentuh.

Hal yang harus diperhatikan :

  • Penyaringan diusahakan sampai filtratnya jernih, tanpa endapan. Endapan berupa pati dari nasi bisa mempengaruhi bau toner & masa simpan (terutama jika tidak ditambah pengawet).
  • Buang toner jika baunya berubah menjadi lebih buruk (bau kecut yang mengarah ke basi).
  • Natrium benzoat menghambat pertumbuhan mikroba (termasuk ragi), fermentasi bisa berhenti jika ditambah natrium benzoat meskipun wadahnya tidak dibuka.
  • Toner yang ditambah natrium benzoat lebih awet walaupun tidak dimasukkan ke kulkas.
  • Meskipun sudah ditambah pengawet, sebaiknya tetap disimpan di kulkas.

Treatment Menghilangkan Flek Hitam yang Kece Banget, Menurut Dermatologis

Sumber Gambar

Get a handle on hyperpigmentation! Segera sembuhkan hiperpigmentasi kamoh, Sistaaa! My ultimate quest adalah untuk mencapai flawless skin. Seluruh wanita bermimpi punya kulit kinclong tanpa harus dirias. Tetapi saya belum sampai di tahap itu. Saya sangat-kepingin-sekali sanggup ngilangin dark spot.

Warna kulit yang nggak rata ini bikin saya ngerogoh tas kosmetik lagi dan lagi. Tapi tetep aja hasilnya kacau, malah jadi kayak topeng. Oleh karena itu, kali ini saya mengutip ucapan beberapa dermatologist atau dokter kulit untuk mencari tahu, gimana sih cara untuk menghilangkan discoloration/ warna nggak rata untuk selamanya.

Bintik hitam atau hiperpigmentasi disebabkan oleh produksi melanin yang tumpah-ruah dan kelewat over di kulit oleh si melanosit,” jelas ahli bedah plastik Melissa Doft, M.D. Melanin ekstra ini dapat dipicu oleh ‘milyaran’ hal berbeda. Yaitu:

  1. “Hormon—baik estrogen maupun progesteron—(Ini sebabnya mengapa wanita hamil melihat flek gelap mereka memudar pasca melahirkan).
  2. Sinar matahari juga dapat meningkatkan kadar melanin.
  3. Usia dapat melambungkan ukuran melanosit. “Itu sebabnya kita sering ngeliat bintik-bintik hitam pada pasien yang lebih tua,” kata Doft.
  4. Faktor-faktor lain, seperti iritasi kulit akibat jerawat, waxing, dan scrub yang terlalu keras, juga bisa nyebabin bintik-bintik gelap.

Meskipun kami nggak berjanji bahwa Anda dapat membuang warna kulit yang nggak rata untuk selamanya, we did tap a few experts to find the best treatments for hyperpigmentation a.k.a mengutip ucapan beberapa ekspert tentang tips menghilangkan hiperpigmentasi.

Sunscreen/ Tabir surya

Anda pasti udah denger tentang hal ini jutaan kali—tabir surya nggak lagi dianggap ‘ajib’ untuk dimasukkan dalam keranjang belanja, tetapi 100 persen harus Anda adopsi di pouch kosmetik Anda selama 365 hari dalam setahun. Sunblock adalah the must item.

Dark spots atau bintik-bintik hitam akan semakin gelap karena paparan sinar matahari,” kata dokter kulit bersertifikat dan pendiri DermWarehouse Alan J. Parks, MD. “Tabir surya, dan terutama physical sunblocks atau tabir surya yang dioleskan langsung ke kulit memiliki zinc oxide or titanium dioxide, sehingga dapat menghalangi mayoritas sinar, sinar yang akan menggelapkan bintik-bintik gelap.”

For true protection jika Anda berada di luar saat matahari paling terik, cari tempat yang sejuk dan teduh, atau kenakan pakaian UPF, yang memblokade sinar matahari. “Reapplication atau mengaplikasikan-ulang tabir surya setiap dua jam itu absolut—bahkan jika diberi label sepanjang hari, 24 jam, waterproof, dll—, tetap aja, oles aja lagi,” kata dokter kulit, ahli bedah kosmetik, dan direktur Skin Speciality Dermatology Fran E. Cook-Bolden, MD. Juga, dia menyarankan menghindari sinar matahari secara general—terutama untuk area sensitif—antara jam 10 pagi dan 4 sore. Bahkan visible light sekalipun, yang biasanya kita anggap remeh dapat melonjakkan pigmentasi kulit lho.

Cara menggunakannya: Setiap hari, dengan mengulas kembali setiap dua jam, apalagi jika di bawah sinar matahari direk. Sekali lagi saya tandaskan, jika Anda berada di luar saat matahari berada di titik tertinggi, cari tempat yang sejuk dan teduh, atau kenakan pakaian UPF, yang ngeblock sinar matahari.

Vitamin C

Jika kita denger tentang vitamin C, pasti visual yang ada di kepala kita adalah tentang jus jeruk. Sebenernya, vitamin C bukan hanya bagus untuk si bodi, tapi kulit kita akan makasih banget saat kita mengoleskannya.

Vitamin C bisa dipake sebagai antioksidan topikal yang ngebantu memblokir radikal bebas yang menyebabkan kerusakan oksidatif pada kulit, di antaranya:

  1. Kulit keriput.
  2. Kulit kusam.

    Sumber Gambar

“Ini juga memasung proses enzimatik yang manifestasinya yaitu memblokir melanin di kulit, sehingga warna gelap kulit akan memudar,” kata Sumayah Jamal, M.D., dari Schweiger Dermatology Group.

Kiat mengaplikasikannya: Lima tetes sehari dipijat pada kulit yang telah dibersihkan, sebaiknya sebelum mengoleskan sunscreen pada pagi hari.

Hydroquinone

Ketika mendiskusikan tentang treatment bintik hitam, hidrokuinon kayaknya menyabet standar emas selama lebih dari 50 tahun. Pokoknya, dia juarak. Anda bisa dapet si HQ ini di pasaran dengan konsentrasi 2 persen atau kurang, sedangkan 4 persen atau lebih besar harus dengan resep dokter. Jika diamati dari kaca mata biologis, cara kerja hidrokuinon adalah dengan menghambat enzim yang disebut tirosinase, yang biasanya ngebantuin produksi melanin, jelas Cook-Bolden. Secara natural, semakin sedikit tyrosinase yang dirakit, melanin yang diproduksi pun semakin mini. Dalam sejumlah kasus, impak hydroquinone dapat keliatan hanya dalam dua minggu. Namun, mayoritas sih pake selama 8 hingga 12 minggu, baru tampak hasilnya.

Dan ini tergantung dari faktor:

  1. Tingkat hiperpigmentasi.
  2. Seberapa dalam penetrasi.
  3. Berapa lama ia ada di sana, dll.

Seperti halnya produk apa pun yang disapukan pada kulit, hidrokuinon bisa jadi nyebabin kekeringan, kemerahan, dan terbakar, dan ini merupakan gelagat adanya reaksi alergi terhadap komponen tersebut,” kata Cook-Bolden, oleh karena itu, ia selalu merekomendasikan untuk nyobain tes spot terlebih dahulu. Efek samping laten lainnya adalah “ghosting,” atau kulit lain di luar zona yang ‘diincar’ menjadi ikutan cerah juga. Untuk menyingkirkan problem ini, oleskan hydroquinone ke tengah flek hitam sehemat-hematnya.

Cara pake: Paling manjur dipulaskan pada malam hari, setelah itu, tingkatkan menjadi dua kali sehari untuk hasil maksimum. Pada siang hari, jangan lupa oleskan tabir surya, karena kulit akan menjadi lebih sensitif pada matahari.

Kojic Acid

Asam Kojic (berasal dari jamur atau beras fermentasi) lazimnya berfaedah untuk membikin kulit lebih bright, dan paling apik kala dipasangkan dengan hydroquinone untuk result yang super kece.

“Cara kerjanya adalah dengan menggencet faktor kunci dalam aktivitas sel-sel pigmen,” kata dokter kulit dan pendiri Derma di Colore Carlos Charles, M.D. “Risiko yang populer adalah dermatitis alergi, itulah sebabnya konsentrasinya rendah  aja. Ingat lho, nggak usah banyak-banyak.”

Mereka yang kulitnya sensitif pakenya dosis kecil aja, itu pun hanya malam hari, karena ada probabiliti radang dan iritasi. Selain itu, jangan mengharapkan hasil yang ekspres—mungkin perlu beberapa bulan untuk memudarkannya.

Formula penggunaan: Pada malam hari, hanya ke bintik-bintik gelap atau area yang menjadi perhatian aja.

Lasers

 Emang sih, ini perawatan termahal, tetapi hasilnya ultra oke. “Ini pake sinar cahaya terfokus dengan target spesifik atau kromofor (pigmen) untuk memecah dan menghilangkan partikel pigmen di kulit,” jelas Cook-Bolden. IPL (cahaya berdenyut intens) dapat mengobati pigmentasi yang nggak diinginkan. Namun, ini melepaskan cahaya yang fokusnya minim dan ada kemungkinan ada konsekuensi yang nggak diperlukan pada kulit di sekelilingnya, terutama di kulit yang lebih gelap atau kecokelatan.

Laser yang ideal untuk hiperpigmentasi adalah adanya ledakan pendinginan (atau seenggaknya jumlah panas dibatasi). Tanyakan kepada dokter kulit Anda atau teknisi laser apakah laser yang dipake mempunyai teknologi kecepatan canggih dengan sinar terfokus, seperti The Lightpod Neolaser oleh Aerolase. “Jenis laser ini akan ngebantu menghindari respons peradangan, luka bakar, atau kerusakan jaringan,” menurut Cook-Bolden.

Chemical Peels/ Pengelupasan Kimia

Exfoliation adalah proses dengan menghilangkan lapisan atas kulit mati yang mengakomodasi mengikis penampilan kulit kusam sehingga memantulkan cahaya lebih cantik dan tampak bersinar,” Jelas Jamal.

“Seiring waktu, perawatan ini dapat merangsang produksi kolagen, menumbuhkan regenerasi sel, dan menyurutkan mencuatnya bintik-bintik gelap,” katanya, tetapi, be aware, dengan komponen kimia yang forte banget, yang dapat membakar kulit. Bahan aktif yang general meliputi asam glycolic, mandelic, salicylic, dan lactic acids, bergabung dengan trichloroacetic acid atau asam trikloroasetat. Jamal menambahkan bahwa sesungguhnya perawatan di at-home peels atau salon/ klinik pengelupasan cenderung lebih sanggup merontokkan kulit mati daripada memudarkan bintik hitam.

Tips dari dokter kulit: Tipikalnya 3 hingga 6 perawatan (lebih banyak lebih baik) setiap 3-4 minggu jika ingin melihat hasilnya.

Catatan Tambahan : Kulit yang lebih dalam, berisiko lebih hiper tetapi mungkin hanya perlu 1-2 treatment.

Microdermabrasion atau Mikrodermabrasi

Mikrodermabrasi adalah perawatan eksfoliasi well-known untuk hiperpigmentasi yang pake partikel mikro untuk mengampelas kulit mati. Cook-Bolden menggambarkan mikrodermabrasi sebagai “prosedur non-kimia yang non-ablatif, yang berarti nggak merusak jaringan kulit, oleh karena itu, tidak butuh waktu recovery yang signifikan.”

Mikrodermabrasi adalah yang teroptimal untuk kondisi hiperpigmentasi yang lebih enteng, karena konsekuensinya nyaris nggak ada. Sekali lagi saya tandaskan, untuk kasus ringan, ini tepat, penampilan transformasi skin color bisa diperbaiki.

Tips: biasanya dermatologis akan merekomendasikan 3 hingga 6 treatment (bisa jadi lebih) setiap 2-4 minggu.

Microneedling

Ini adalah pengobatan bukan untuk orang yang lemah jantung.

Sumber Gambar

Dengan menggunakan roller stainless steel grade medis dengan ratusan paku kecil, alat ini melahirkan serangkaian cedera mikro, tujuannya? Membangun kembali produksi kolagen kulit dan menambah elastisitas. Sementara banyak versi at-home yang eksis, Doft mereferensikan agar dokter Anda mengontrol tingkat penetrasi—setengah milimeter hingga 2,5 milimeter. Untuk hasil brilian, microneedling sering dikombinasikan dengan perawatan topikal. “Setelah penghalang kulit dibuka, memungkinkan banget untuk menanam zat skin lightening, misalnya vitamin C,” kata Doft. Dermatologis mungkin juga menggunakan platelet-rich plasma (PRP), serum penyembuhan luka khusus, atau senyawa asam-vitamin C hyaluronic acid untuk untuk meng-upgrade impak, terutama pada warna kulit yang lebih gelap. Dia mencatat ada potensi risiko jaringan parut dari microneedling jika dilakukan terlalu agresif. “Pasien berkulit gelap mungkin kaget karena kulit mereka menjadi lebih berpigmen,” imbuhnya. Tetapi [bila dilakukan dengan benar] Anda akan melihat kulit lebih cerah pada minggu berikutnya setelah perawatan.

Tips: Diharapkan untuk ngerjain tiga perawatan (mungkin lebih) setiap 6 minggu dengan dokter kulit.

Baju Penangkal Flek Hitam, Melasma, atau Sun Spot

Sumber Gambar

Adakah cara terjempolan untuk menangkis bahaya sinar matahari (UVR), secara kita nih kan harus kerja, travel, dan kadang-kadang bermain di luar? Jawabannya? Ada, Sob.

Efek ‘biadab’ dari sinar matahari bisa dihalau dengan manfaatin pakaian yang korek, dan ini umumnya, merupakan pilar yang vital. Sayangnya, nggak semua pakaian punya standar yang sama, banyak juga yang nggak ngasih perlindungan UV sama sekali. Pertanyaan krusialnya, apa sih sebenernya yang membikin pakaian itu mantap sebagai tameng dari matahari?

More Is More

Sinar matahari akan merusak setiap jengkal area tubuh yang terbuka, namun sifatnya kumulatif, jadi nggak langsung keliatan ya, inilah yang membuat risiko penuaan kulit dini dan kanker kulit menanjak. Jadi, sederhananya, semakin banyak kulit yang Anda tutupi, semakin perfek.

  1. Kemeja lengan panjang lebih memayungi kulit daripada T-shirt, terutama jika memiliki leher tinggi atau kerah yang melindungi bagian belakang leher.
  2. Celana panjang menyelubungi lebih banyak kulit daripada celana pendek.
  3. Topi bertepi lebar menudungi lebih luas dibanding topi baseball, dan.
  4. Kacamata hitam dengan cover yang pas menaungi lebih merata di ‘sektor’ sekitar mata daripada lensa mini.

Elemen Kain

Of course, Anda dapat memakai kain di setiap inci persegi tubuh Anda, tetapi jika matahari meretasnya, itu nggak ngaruh, sia-sia aja jadinya. Kain berpangkal dari serat-serat ‘subtil’ dirajut menjadi satu. Di balik mikroskop, kita bisa mendapati ruang yang melimpah di celah serat; oleh karena itu, UV dengan frontal menerobos bolongan-bolongan ini, lantas menjangkau kulit. Kian erat rajutan atau tenunan, semakin renik lubang dan bertambah minim UV yang sanggup menembusnya.

Twill, yang dipake untuk merakit bahan wol atau denim, adalah contoh kain tenun yang berapit, doski dibikin super rapat.

Kain tenun terbuka menyodorkan proteksi yang sedikit banget. Kain dapat diproduksi dari beraneka tipe serat, termasuk kapas, wol, dan nilon. Mayoritas serabut kain naturalnya memang menyerap sejumlah radiasi UV, dan beberapa punya benang elastis yang membetot serat sekuat Bima, sehingga sanggup memangkas ruang di antara lubang.

Serat sintetis seperti poliester, lycra, nilon, dan akrilik lebih ‘defensif’ ketimbang kapas yang diputihkan, dan kain semi-sintetik mengilap atau berkilau seperti rayon memantulkan lebih banyak UV daripada yang matte, seperti linen, yang cenderung menyerap daripada mantulin UV.

Sumber Gambar

Selain itu, pertimbangkan tentang berat dan kerapatan kain—ringan, kasa sutra tipis kurang membentengi daripada denim kapas tebal. Lima contoh kain otentik, seluruhnya dengan kuantitas fiber atau benang yang berbeda per unit luas permukaan dan ngasih jumlah perlindungan matahari yang juga lain. Semakin banter UPF (elemen tameng pada ultraviolet), kian agam variabel perlindungannya.

Komparasi Warna

Sebagian besar busana kita dibikin dengan color yang memikat atau fungsional. Multipel pewarna menyerap UV, yang ngebantu banget menyusutkan paparan. Warna yang lebih gelap cenderung menghisap UV lebih melimpah dibandingkan color yang lebih terang, termasuk putih dan pastel, tetapi warna-warna cerah seperti merah juga memungkinkan sinar UV diabsorpsi secara substansial.

Semakin mencolok warnanya, semakin gigantis perlindungannya; kemeja kuning cerah lebih protektif daripada kemeja pucat. Tetapi bahkan kain pucat bisa cukup cespleng ngelindungin kita dari UV, jika kain, bahan, berat, dll memenuhi standar UPF. Dan banyak kain putih memiliki “zat pemutih optik,” senyawa kimia yang sangat menyerap UVR, lebih-lebih UVA.1,2.

Peringkat UPF


Meskipun mengevaluasi konten kain, warna, berat dan tenunan dengan mata sangat membantu dalam mengukur perlindungan UV, sulit untuk menentukan seberapa protektif sepotong pakaian hanya dengan menatap dengan mata telanjang.

Memegangnya di bawah cahaya bisa jadi berkontributif mengindikasikan berapa banyak cahaya yang melewati kain, tetapi ini nggak ideal, karena mata manusia nggak bisa melihat radiasi UV. Salah satu solusinya adalah memilah busana dengan label UPF.

UPF, sebuah konsep yang pangkalnya distandarisasi di Australia pada tahun 1996, singkatan dari faktor perlindungan ultraviolet, yang mengukur seberapa efektif selembar perisai pakaian terhadap matahari. Label tersebut berarti kain tersebut telah diuji di laboratorium dan konsumen bisa yakin tentang kualitas preservasi yang tertempel.

Sumber Gambar

Dengan fondasi berdasarkan konten, berat, warna, dan konstruksi kain, dan nunjukkin seberapa banyak UV dapat merembes pada kain. Misalnya, kemeja dengan UPF 50 ini mengindikasikan hanya 1/50 radiasi UV matahari untuk menggapai kulit Anda.

Dalam riset yang dikerjain di Australia, kain lycra/ elastane adalah yang paling mungkin memiliki UPF 50 atau lebih tinggi, diikuti oleh nilon dan poliester. Saat ini, sistem untuk memverifikasi dan nentuin UPF serupa sejagat raya.

Di banyak negara, termasuk AS, mereka pake kriteria ASTM Internasional (sebelumnya disebut American Society for Testing and Materials) untuk penilaian UPF; Label UPF di AS mengindikasikan bahwa suatu barang memenuhi standar ASTM International.

Apakah ini berarti bahwa setiap orang harus membeli pakaian berlabel UPF—teruji/ UPF secara khusus, yang naasnya, paling sering mempromosikan merek tertentu?

Apakah pakaian ini lebih juarak daripada pakaian sehari-hari sehingga sepadan dengan biaya ekstra dan keruwetan nemuin baju kayak gini? Belum tentu.

Beberapa item pakaian, seperti denim dan korduroi, adalah yang terhebring dari semua pakaian, label UPF atau tanpa label. Namun, kemeja UPF tinggi yang dibuat khusus, misalnya, dengan lengan panjang dan lapisan ganda kain di pundak—area ini akan terpapar sinar UV paling brutal—dapat dibuat dengan bahan ringan yang menyodorkan kenyamanan dan kesejukan yang superior bagi pemakainya serta aman dari radiasi matahari. Kelebihan lain adalah, label UPF ngasih kepastian bahwa ukurannya sudah mutlak.

Do-It-Yourself

Sebagai alternatif, konsumen bisa kok meningkatkan level UPF. Pertama, cuci aja dulu. Ini biasanya mengubah garmen sedikit menyusut, menutup lubang pada kain yang lazimnya bisa ditembus oleh radiasi UV.

Sumber Gambar

Tes juga mengekspos nyuci bisa menambah perlindungan ekstra dan meningkatkan derajat UPF dengan pewarna penyaring UV dan zat tambahan lainnya.

Berikut adalah sejumlah tips eminen untuk menyortir busana dengan bonus perisai UV:

  1. Beli pakaian yang klop dengan target.
  2. Anda nggak perlu baju kerja yang berat untuk pantai, tetapi bahan linen yang sudah kuno dan lepas dari tenunan bisa lebih dingin dan merupakan jalan keluar yang smart juga lho.
  3. Jika Anda membeli pakaian elastis seperti legging, pastikan Anda membeli ukuran yang akurat—terlalu renggang akan melingsirkan peringkat UPF.
  4. Cari pakaian dengan UPF seenggaknya 30, sehingga Anda tahu Anda dapet perlindungan matahari yang ampuh.
  5. Pilih pakaian yang menutupi lebih banyak kulit—nggak ada gunanya memakai bikini UPF tinggi. Sebagai gantinya, pertimbangkan a rash guard atau baju renang tangan panjang. Kelebihan lain, doski ‘dirakit’ dari bahan ringan dan elastis seperti spandex. Atasan atletik ini akan menutupi tubuh bagian atas Anda tanpa membebani Anda.
  6. Anda juga bisa mengemas rok pantai atau sarung, jadi Anda bisa memakainya saat Anda meninggalkan air.
  7. Cuci garmen anyar yang bahannya katun atau campuran kapas seenggaknya dua atau tiga kali.
  8. Pilih topi bertepi lebar (setidaknya berdiameter 3 ”) yang menaungi wajah, leher, dan telinga Anda.
  9. Ketika sedang melakukan aktivitas outdoor, cari tempat teduh di bawah tenda atau pohon dan meminimalkan waktu Anda di bawah sinar matahari direk.
  10. Be aware, bahwa sinar UV dapat memantul dari permukaan seperti air dan kaca, mengenai kulit Anda dua kali dan melambungkan intensitas eksposur.
  11. Gunakan kacamata hitam UV filter dan tabir surya dengan faktor perlindungan matahari (SPF) minimal 15 untuk paparan insidental sehari-hari dan 30 atau lebih luks untuk paparan yang dieksten.
  12. Oleskan tabir surya di semua zona yang terbuka—pakaian nggak bisa menutupi semuanya.
  13. Remember, pakaian pelindung matahari nggak harus ngebosenin kok: itu bisa ringan dan cerah serta modis plus fun. Dan ketika dipilih dan digunakan dengan benar, ini adalah bentuk proteksi dari matahari tersakti.