Cerpen

WANITA PEMBENCI TEH BERAROMA MELATI (CERPEN)

Posted on

Tak ada yang membenci teh beraroma melati melebihi wanita itu. Malam itu, seperti empat puluh delapan jam yang lalu, Kamila berdiri canggung di samping wastafel, membiarkan wajahnya dicium sinar lampu halogen, hingga bintik hitam di wajahnya menjadi sangat nyata, kantung hitam di bawah matanya juga terlihat menantang. Sepasang jantung di balik tulang rusuknya bertalu-talu, dan […]

Cerpen

Cetakan Jeli Isi Percaya (Cerpen)

Posted on

  Saat gue menarik  dan mengulur bagian dari tubuh paragraf lengkap, sebenarnya gue sedang menyusun puzzle.   Semungil apapun kata yang terselip,  selemas apapun kalimat yang menjalar, fakta-fakta itu akan mengalir begitu deras di sel-sel kelabu dalam otak gue,  sehingga gue seringkali merasa mual. By: Sarah Sastrodiryo “Gue kadang nggak tahu cara memberi napas di sebuah […]

Cerpen

Jalan Jenjang (Cerpen)

Posted on

  Aku duduk mencangklong di sebuah bangku panjang di daerah Antah Berantah, menyesap air kelapa muda langsung dari batoknya yang kemahalan, lantas mataku memanah dan menatap orang-orang bertelanjang dada berlalu-lalang di jalanan yang panas terpanggang matahari. Beberapa orang mengipasi tubuhnya dengan kipas kertas, yang lain memandang etalase-etalase kios yang semarak dan semerbak. Becak berwarna merah […]