BAGAIMANA CARA MENGHENTIKAN GELISAH BY DALE CARNIEGE (HOW TO STOP WORRYING AND START LIVING BAB 2)

Untuk membaca bagian sebelumnya klik di sini dan di sini.

Nasihat itu menyelamatkan saya secara fisik dan mental selama perang; dan sekarang berkontributif pada posisi saya dalam bisnis. Saya seorang a Stock Control Clerk atau Pegawai Kontrol Saham untuk Perusahaan Kredit Komersial di Baltimore.

Saya menemukan problem yang sama muncul lagi dalam bisnis, yang mana menjedul juga selama perang: sebundel tugas harus dilakukan sekaligus—dan sialnya, hanya ada sedikit waktu untuk menamatkannya.

  1. Stok kami rendah.
  2. Ada segepok formulir baru yang harus ditangani.
  3. Pengaturan suplai baru.
  4. Perubahan alamat.
  5. Pembukaan dan penutupan kantor, dan sebagainya.

Alih-alih menjadi tegang dan gugup, saya ingat apa yang dokter katakan kepada saya.

“One grain of sand at a time. One task at a time.”

 “Satu butir pasir pada satu waktu.” Hanya mengerjakan satu tugas dalam satu waktu. Multitasking? Haram!

Dengan mengulangi kalimat itu kepada diri saya berulang kali, saya menyelesaikan tugas saya dengan cara yang lebih efisien dan saya ngerjain pekerjaan saya tanpa perasaan bingung dan campur aduk yang mana hampir melumatkan saya di medan perang.”

Salah satu komentar yang mengerikan banget adalah bahwa pola hidup kita saat ini udah sangat berantakan. Buktinya, setengah dari seluruh tempat tidur di rumah sakit disediakan untuk pasien dengan masalah saraf dan mental—pasien yang telah kolaps di bawah beban berat dari akumulasi kemarin dan hari esok yang super seram.

Namun, sebagian besar dari orang-orang itu akan beredar di jalanan hari ini dengan tralala-trilili, jika mereka sudi mengindahkan kata-kata Nabi Isa atau Yesus, “jangan khawatir tentang besok,” atau kata-kata Sir William Osier. “Hidup hanya untuk hari ini saja.”

You and I are standing this very second at the meeting-place of two eternities: the vast past that has endured for ever, and the future that is plunging on to the last syllable of recorded time.

Anda dan saya berdiri di detik ini, di tempat pertemuan dua keabadian: masa lalu yang luas yang telah bertahan selama-lamanya, dan masa depan yang mengarah pada suku kata terakhir dari waktu yang tercatat.

Kita nggak mungkin hidup dalam kedua kekekalan itu—tidak, bahkan untuk sepersekian detik pun kita nggak akan pernah sanggup. Tetapi, dengan nyoba ngelakuin itu, kita malah meremukkan tubuh dan pikiran kita sendiri. Jadi mari menikmati satu-satunya yang bisa kita nikmati: dari detik ini sampai tidur.

“Siapa pun dapat memikul bebannya, betapapun kerasnya, sampai malam tiba,” tulis Robert Louis Stevenson.

“Siapa aja pasti sanggup ngerjain pekerjaannya, sekeras apa pun, untuk satu hari. Siapa pun dapat hidup dengan super sweet, sabar, penuh kasih, pure, sampai matahari terbenam. Dan inilah yang sesungguhnya dimaksudkan oleh kehidupan.”

Ya, hanya itulah yang dituntut kehidupan dari kita; tetapi Ny. E. K. Shields, 815, Court Street, Saginaw, Michigan, terdorong keputusasaan—bahkan ke ambang bunuh diri—-sebelum dia belajar untuk hidup hanya sampai sebelum tidur aja.

“Pada tahun 1937, saya kehilangan suami saya,” kata Mrs. Shields ketika dia menceritakan kisahnya kepada saya, “Saya sangat tertekan—dan nyaris nggak punya uang sepeser pun. Saya menulis kepada mantan majikan saya, Mr. Leon Roach, dari Roach-Fowler Company of Kansas City, dan mendapatkan kembali pekerjaan lama saya. Sebelumnya saya mencari nafkah dengan menjual buku ke dewan sekolah desa dan kota.

Sesungguhnya, saya udah terlanjur menjual mobil saya dua tahun sebelumnya, ketika suami saya sakit; tetapi saya berhasil menabung uang muka untuk membeli mobil bekas dan mulai menjual buku lagi.

Sumber Gambar: Tenthousandvilages.com

“Saya telah berpikir bahwa kembali ke jalan akan membantu meringankan depresi saya; tetapi mengemudi sendirian dan makan sendirian ternyata malah membikin saya makin tertekan. Beberapa wilayah itu nggak produktif, dan saya merasa sulit untuk membayar mobil itu, walaupun cicilannya kecil.

“Pada musim semi 1938, saya bekerja dari Versailles, Missouri. Sekolahnya buruk, jalanannya jelek; Saya sangat kesepian dan pesimis, sehingga pada suatu waktu saya bahkan mempertimbangkan bunuh diri aja lah. Sukses? Apa itu sukses? Sukses tampak jauh dan mustahil banget. Hanya delusi.

I had nothing to live for. Saya tidak punya apa-apa untuk hidup. Saya takut bangun setiap pagi dan menghadapi kehidupan.

  1. Saya takut segalanya.
  2. Takut saya tidak bisa memenuhi pembayaran mobil.
  3. Takut saya tidak bisa membayar sewa kamar saya.
  4. Takut tidak akan punya cukup makanan.
  5. Saya takut kesehatan saya menurun dan saya tidak punya uang untuk membayar dokter.

Yang ngebikin saya nggak bunuh diri adalah pikiran bahwa saudara perempuan saya akan sangat berduka, plus saya juga nggak punya cukup punya uang untuk membayar biaya pemakaman saya.

“Lalu suatu hari saya membaca sebuah artikel yang mengangkat saya dari depresi dan itu membuat saya berani untuk terus hidup. Saya nggak akan pernah berhenti bersyukur atas satu kalimat yang menginspirasi dalam artikel itu.

Yang ialah, “setiap hari adalah kehidupan baru bagi orang bijak.”

Saya mengetik kalimat itu dan menempelkannya di kaca depan mobil saya, di mana saya melihatnya setiap menit ketika saya mengemudi. Saya pikir nggak begitu sulit untuk hidup hanya  untuk satu hari.

Saya belajar untuk melupakan hari kemarin dan nggak mikirin hari esok. Setiap pagi saya berkata pada diri saya sendiri, “hari ini adalah kehidupan baru.”

“Saya telah berhasil mengatasi ketakutan saya akan kesepian, hysteria karena ingin ini itu. Saya bahagia, sukses, antusias, dan cinta hidup. Saya tahu sekarang bahwa saya nggak akan pernah takut lagi, terlepas dari apa yang hidup berikan kepada saya. Saya tahu sekarang bahwa saya nggak perlu takut akan masa depan.

Toh saya dapat hidup satu hari dalam satu waktu—dan bahwa, “setiap hari adalah nyawa baru bagi orang bijak.”

Menurut Anda, siapa yang menulis ayat ini: “bahagianya pria itu, bahagia dia sendiri, Dia, yang bisa memanggil hari-nya sendiri: Dia yang, merasa aman di bathn, dapat mengatakan: “Besok, lakukan yang terburuk, karena aku sudah hidup hari ini.”

Kata-kata itu terdengar modern, bukan? Namun itu ditulis tiga puluh tahun sebelum Nabi Isa dilahirkan, oleh penyair Romawi Horace.

Salah satu hal paling tragis yang saya ketahui tentang sifat manusia adalah kita semua bertendensi menunda hidup. Kita semua memimpikan taman mawar ajaib di cakrawala—bukannya menikmati mawar yang bermekaran di luar jendela kita hari ini.

Kenapa kita ini bodoh—orang bahlul, eh ditambah tragis pula? “

“Betapa anehnya, prosesi kecil kehidupan kita,” tulis Stephen Leacock.

  • Anak itu berkata, “ketika aku sudah besar.”
  • Tapi setelah itu apa? Bocah lelaki itu menjawab, “Saat aku dewasa.”
  • Dan kemudian, setelah dewasa, dia berujar, “Ketika saya menikah.”
  • Tetapi setelah menikah, lalu apa? Pikiran berubah menjadi, “ketika saya bisa pensiun.”
  • Dan kemudian, ketika pensiun datang, dia melihat kembali pemandangan yang dilaluinya; angin dingin sepertinya menyapu; entah bagaimana dia telah melewatkan semuanya, dan itu hilang.
  • Hidup, kita udah terlambat, ada dalam kehidupan, dalam jaringan setiap hari dan jam.”

Almarhum Edward S. Evans dari Detroit hampir bunuh diri karena khawatir, sebelum dia tau bahwa hidup, “ada dalam kehidupan, dalam jaringan setiap hari dan jam.”

Dibesarkan dalam kemiskinan, Edward Evans menghasilkan uang pertamanya dengan menjual koran, kemudian bekerja sebagai pegawai toko bahan makanan.

Pada akhirnya, dengan tujuh orang bergantung padanya untuk membeli roti dan mentega, ia mendapat pekerjaan sebagai asisten pustakawan. Meski upahnya kecil banget, ia takut untuk berhenti. Delapan tahun berlalu sebelum dia bisa mengumpulkan keberanian untuk memulai sendiri. Tetapi begitu dia mulai, dia membangun investasi awal senilai lima puluh lima dolar uang pinjaman untuk berbisnis, dan ia melipat-ganda-kannya menjadi dua puluh ribu dolar setahun.

Then came a frost, a killing frost.

Lalu datanglah salju yang beku, es yang membunuh. Sayangnya, ia terlanjur mendukung a big note untuk seorang teman-dan si teman itu bangkrut. Segera setelah bencana itu, datanglah bencana lain: bank tempat ia menyimpan semua uangnya bangkrut.

Dia tidak hanya kehilangan setiap sen yang dimilikinya, tetapi juga jatuh ke dalam hutang sebesar enam belas ribu dolar. Sarafnya tidak bisa menahan cobaan super berat ini. “Aku tidak bisa tidur atau makan,” katanya.

“Anehnya, aku menjadi sakit. Khawatir dan tidak ada yang lain selain khawatir,” katanya, “menyebabkan lahirnya penyakit ini. Suatu hari ketika aku sedang berjalan di jalan, aku pingsan dan jatuh di trotoar. Aku tidak lagi bisa berjalan.”

Aku terbaring di tempat tidur dengan tubuh penuh dengan bisul, borok dan nanah. Bisul-bisul ini berputar ke dalam sampai aku hanya sanggup berbaring di tempat tidur, saat itu adalah agony atau momen-penuh-penderitaan-super-duper-menderita-yang-tak-tertahankan. Setiap hari, aku semakin lemah.

Sumber Gambar: tartecosmetics.com

Akhirnya, dokter saya memberi tahu saya bahwa saya hanya punya waktu dua minggu saja untuk hidup. I was shocked. Saya terkejut. Saya menyusun wasiat, dan kemudian berbaring di tempat tidur untuk menunggu ajal. Sekarang, nggak ada gunanya untuk berjuang atau khawatir. Saya menyerah, rileks, dan pergi tidur. Saya belum tidur selama dua jam berturut-turut selama berminggu-minggu; tetapi sekarang karena masalah duniawi saya berakhir, saya tidur seperti bayi. Kelelahan saya yang melelahkan banget itu pun mulai menghilang. Nafsu makan saya kembali.

Berat badan saya bertambah. “Beberapa minggu kemudian, saya bisa berjalan dengan kruk. Enam minggu kemudian, saya bisa kembali bekerja. Saya telah menghasilkan dua puluh ribu dolar setahun; tetapi anehnya, sekarang saya senang mendapatkan pekerjaan dengan upah tiga puluh dolar seminggu. Saya mendapat pekerjaan menjual balok untuk diletakkan di belakang roda mobil ketika dikirim dengan kargo.

Sekarang, saya telah belajar sebuah teladan. Saya nggak pernah lagi merasa waswas—tidak ada lagi penyesalan tentang apa yang telah terjadi di masa lalu—tidak ada lagi ketakutan akan masa depan. Saya memusatkan seluruh waktu, energi, dan antusiasme saya untuk menjual balok-balok itu.”

Edward S. Evans melesat cepat sekarang. Dalam beberapa tahun, ia menjadi presiden perusahaan.

Perusahaannya—the Evans Product Company—telah terdaftar di New York Stock Exchange selama bertahun-tahun.

Ketika Edward S. Evans meninggal pada tahun 1945, ia adalah salah satu pebisnis paling progresif di Amerika Serikat. Jika Anda pernah terbang di atas Greenland, Anda bisa mendarat di Evans Field—sebuah lapangan terbang yang dinamai untuk menghormatinya.

Inilah inti ceritanya: Edward S. Evans tidak akan pernah sukses dalam bisnis dan kehidupan ini, jika dia tidak menyadari bahwa khawatir adalah tindakan yang menyesatkan dan bodoh—jika dia tidak belajar untuk hidup untuk  hari ini saja.


Lima ratus tahun sebelum nabi Isa dilahirkan, filsuf Yunani Heraclitus mengatakan kepada murid-muridnya bahwa “semuanya berubah kecuali hukum perubahan”. Dia berkata: “Anda tidak dapat melangkah di sungai yang sama dua kali.”

Sungai berubah setiap detik; dan begitu pula orang yang melangkah di dalamnya. Hidup adalah fluktuasi tanpa henti. Satu-satunya kepastian adalah hari ini. Mengapa merusak keindahan hidup hari ini dengan mencoba memecahkan masalah masa depan yang diselimuti oleh perubahan dan ketidakpastian yang tak henti-hentinya—masa depan yang tak seorang pun bisa meramalkannya?

Orang-orang Romawi kuno memiliki kata untuk itu. Faktanya, mereka punya dua kata untuk itu.

Carpe diem. “Nikmati hari.”
Atau, “Rebut hari ini.”
Ya, raih hari itu, dan manfaatkan sebaik-baiknya.
Itulah filosofi Lowell Thomas.

Saya baru-baru ini menghabiskan akhir minggu di ladangnya; dan saya perhatikan bahwa dia memiliki kata-kata dari Mazmur CXVIII yang dibingkai dan digantung di dinding studio siarannya di mana dia akan sering melihatnya: Ini adalah hari yang Tuhan buat; kami akan bersukacita dan senang karenanya.

John Ruskin di atas mejanya memajang sepotong batu sederhana yang diukir satu kata: TODAY atau  HARI INI.

Dan sementara saya tidak memiliki sepotong batu di meja saya, saya memiliki sebuah puisi yang ditempelkan di cermin saya di mana saya bisa melihatnya ketika saya mencukur setiap pagi—sebuah puisi yang selalu disimpan Sir William Osier di atas mejanya—sebuah puisi yang ditulis oleh pemain drama India yang terkenal, Kalidasa: Salutation To The Dawn.



Look to this day!

Lihatlah hari ini!

For it is life, the very life of life.

Karena itu adalah hidup, kehidupan yang sesungguhnya.

In its brief course Lie all the verities and realities of your existence:

Dalam perjalanan singkatnya, semua kebenaran dan realitas keberadaan Anda tampak bohong.
The bliss of growth.

Kebahagiaan bertumbuh

The glory of action.

Kemuliaan beraksi

The splendour of achievement.

Kemegahan prestasi.

For yesterday is but a dream.

Kemarin hanyalah mimpi

And tomorrow is only a vision.

Dan besok hanyalah sebuah visi

But today well lived makes yesterday a dream of happiness.

Tapi hari ini hidup dengan baik dari kemarin mewujudkan mimpi menjadi hepi

And every tomorrow a vision of hope.

Dan setiap hari esok adalah visi yang penuh harapan.

Look well, therefore, to this day!

Karena itu, perhatikan baik-baik, sampai hari ini!
Such is the salutation to the dawn.

Itulah salam bagi fajar.

Jadi, hal pertama yang harus Anda ketahui tentang cemas adalah ini: jika Anda ingin menjauhkannya dari hidup Anda, lakukan apa yang Sir William Osier lakukan.

Tutup pintu besi di masa lalu dan masa depan.

Hidup hanya untuk 24 jam saja. Mengapa tidak bertanya pada diri sendiri pertanyaan-pertanyaan ini, dan menuliskan jawabannya?

  • Apakah saya cenderung menunda hidup di masa sekarang untuk mengkhawatirkan masa depan, atau merindukan “kebun mawar ajaib di cakrawala”?
  • Apakah saya terkadang merasa pahit saat ini dengan menyesali hal-hal yang terjadi di masa lalu-yang sudah berlalu dan selesai?
  • Apakah saya bangun di pagi hari bertekad untuk “Seize the day” atau”Rebut hari ini”—untuk mendapatkan hasil maksimal dari dua puluh empat jam ini?
  • Bisakah saya mendapatkan lebih banyak dari kehidupan dengan hanya dengan memanfaatkan 24 jam sebaik-baiknya?
  • Kapan saya mulai melakukan ini? Minggu depan?… Besok?… Hari ini?

Ingin Cantik dan Kulit Mulus? Pitera Solusinya

PITERA, adalah filtrat fermentasi galactomyces, yaitu ekstrak ragi yang berasal dari proses fermentasi alami yang dikontrol secara selektif, cermat dan teliti.

Doski berbentuk cairan bening yang mengandung:

  1. Lebih dari 50 mikronutrien dan.
  2. Merupakan sumber peptida, protein, asam amino, karbohidrat dan asam organik yang perfek banget.

Oleh karena itu, kombinasi nutrisinya ngasih kekuatan yang luar biasa powerful sebagai anti-aging. Khasiat anti penuaan dan pelembapnya dijamin tokcer, yang akan kita diskusikan secara lebih detail di bawah ini.

Dari Sake Hingga Skin Care

It’s worth mentioning the fascinating way that PITERA was discovered. Kembali pada tahun 1970-an, para ilmuwan SK-II mulai menelusuri resep-resep alami yang akan “mengubah semua kulit wanita menjadi indah.” Jadi kulit cantik bukanlah hanya impian.

Para ilmuwan meriset multipel kemungkinan, dari ramuan herbal Cina hingga hot spring water atau air panas.

However, the ideal ingredient still eluded them. Tetapi, bahan yang ideal masih tampak elusif dan luput dari mereka.

Suatu hari, para ilmuwan SK-II menjumpai tempat pembuatan sake di Jepang di mana pekerja lansia memiliki wajah keriput, namun tangan mereka extraordinarily lembut dan terlihat muda, soft and youthful-looking hands.

Sumber Gambar: stanfordchem.com

Penemuan ini mengilhami mereka untuk mengusut dengan ensiklopedis yang melibatkan lebih dari 350 jenis ragi. Setelah lima tahun, para periset akhirnya nemuin the unique yeast strain atau butiran ragi unik yang menyimpan rahasia kulit indah—PITERA.

PITERA ini ditemukan di seluruh lini produk SK-II, dan telah disebut sebagai “bahan ajaib” merek tersebut.

Apa Manfaat PITERA bagi Kulit?

Seperti disebutkan di atas, PITERA adalah ‘sumur’ zat gizi yang kaya akan asam amino, peptida, protein, karbohidrat, asam organik, dan banyak zat gizi mikro, seperti vitamin dan mineral.

Kombinasi nutrisi ini dianggap sanggup meningkatkan the skin’s natural surface rejuvenation process atau proses peremajaan permukaan kulit secara alami.

Mari kita bahas masing-masing lebih detail sehingga Anda akan tahu persis gimana sih PITERA kok bisa bermanfaat banget bagi kulit.

Asam amino, peptida, gula, asam organik, dan mineral di PITERA semuanya berkontribusi untuk mengisi kembali Faktor Pelembab Alami (NMF) kulit. NMF bertanggung jawab untuk ‘menunggui’ si kulit agar tetap terhidrasi, lembut, dan kenyal

Sayangnya, NMF menjadi menipis seiring bertambahnya usia, dan juga akibat paparan rutin terhadap bahan-bahan yang meningkatkan kepekaan seperti pengeringan surfaktan, wewangian sintetis, dan alkohol terdenaturasi.

Ini nyebabin kulit tampak kering dan bersisik yang terasa kencang dan nggak nyaman.

Dengan pake bahan-bahan yang membantu mengisi kembali NMF, seperti PITERA, tanda-tanda penuaan seperti garis-garis, kerutan, dan kulit kering, akan berkurang. Impaknya adalah kulit yang tampak lebih halus, terhidrasi, dan kencang.

Lee Yeon Hee, Salah Satu Brand Ambassador dari SK2 (Pitera essence)

Sementara protein dan karbohidrat yang ditemukan di PITERA terlalu makro untuk sanggup menembus kulit, mereka dapat menambahkan hidrasi ke lapisan kulit teratas ketika diaplikasikan.

Selain itu, beberapa penelitian mensinyalir bahwa ragi PITERA dapat menghebatkan produksi hyaluronic acid atau asam hialuronat, yaitu komponen yang ditemuin dalam matriks ekstraseluler kulit.

Hyaluronic acid punya kapasitas untuk menarik air dari lingkungan dan menahan hingga 1.000 kali beratnya dalam air. Kemampuan asam Hyaluronic untuk menarik dan menahan kelembaban inilah yang membantu kulit mempertahankan turgor, ketahanan, dan fleksibilitasnya.

Karena tubuh memproduksi hyaluronic acid akan semakin minim seiring melajunya usia, manfaatin metode yang melipatgandakan produksi hyaluronic acid adalah cara inovatif untuk mengikis gelagat penuaan kulit.

PITERA juga berfaedah untuk membuat kulit lebih kalem karena mempunyai sifat anti-iritasi.

Bahan-bahan fermentasi memangkas risiko iritasi kulit dengan menetralkan zat-zat beracun, seperti logam berat dan pestisida yang mungkin ada dalam jumlah kecil.

Dengan menetralkan racun, PITERA membuat produk makin aman, kian efektif, dan lebih ditoleransi untuk jenis kulit sensitif.

Sifat terakhir yang punya super benefit bagi kulit PITERA adalah dengan memfasilitasi penyerapan bahan skin care lainnya.

Benefit pada formula segala sesuatu yang bertipikal fermentasi seperti PITERA sangat mirip dengan manfaat yang diberikan oleh makanan fermentasi dan suplemen enzim pencernaan, yaitu mengakselerasi penyerapan dan pencernaan nutrisi yang Anda konsumsi.

Dalam produk skin care, mikroorganisme seperti bakteri atau ragi melepaskan enzim yang memecah bahan lain menjadi molekul yang lebih mini.

Bahan aktif dalam produk skin care seringkali terlalu besar untuk menembus jauh ke dalam kulit, sehingga dengan memecahnya menjadi molekul yang lebih kecil, PITERA memfasilitasi penyerapan bahan-bahan ini. Penyerapan yang lebih apik mengarah pada hasil yang lebih baik.

Siapa yang Harus Menggunakan PITERA, dan Siapa yang Harus Menghindarinya?

PITERA dapat digunakan oleh semua jenis kulit. Ini sangat ideal bagi mereka yang memiliki tanda-tanda penuaan, kulit kusam, bintik-bintik gelap, atau tekstur kasar.

Karena PITERA dapat mengelupas kulit karena sifatnya sebagai golongan asam organik, Anda mungkin ingin menghindari produk dengan bahan ini jika Anda pake peeling kulit yang kuat atau bahan-bahan yang nyebanin kulit Anda terkupas, seperti asam alfa hidroksi, retinoid, atau benzoil peroksida.

Cara Membuat Pitera Sendiri di Rumah

Terinspirasi dari blog ini, inilah cara membuatnya—yang mana gampang bingit, Sob. Elemen vital terdiri dari : 

  • Ragi roti (saya memakai merek Fermipan).
  • Nasi putih 2 sendok makan.
  • Air setengah gelas

Disarankan nasinya adalah nasi yang baru matang, bukan nasi yang sudah menginap di magic com. Percobaan pertama mbak Lintang pake nasi yang udah nginep di magic com selama 1 hari, hasilnya bau tonernya amit-amit.

Nasinya didinginkan dulu, jangan panas-panas karena nanti raginya mati dan tidak bisa melakukan fermentasi. Airnya pun jangan air yang terlalu dingin atau panas. Harus sekitar 25 – 30 derajat celsius (kurang lebih sama dengan suhu ruang).

Sumber Gambar: secretofdd.com

Untuk melakukan fermentasi disarankan menggunakan wadah kaca, misalnya gelas/toples kaca/ erlenmeyer atau tabung fermentasi. Yang harus digaris-bawahi wadah plastik terlarang hukumnya.

Semua peralatan harus steril. Nggak cuma dicuci dengan sabun, tapi juga direndam dalam air panas supaya tidak ada bakteri yang mengganggu aktivitas ragi saat fermentasi. 

Cara pembuatan:

  • Masukkan nasi ke dalam air.
  • Taburkan 1 sendok teh ragi.
  • Aduk sampai merata
  • Tutup rapat mulut gelas dengan plastik yang diikat karet atau aluminium foil. Pastikan tidak ada udara masuk.
  • Biarkan mengalami fermentasi selama 3 jam. Selama fermentasi akan terbentuk gelembung-gelembung udara kecil yang naik ke permukaan cairan, seperti gelembung minuman soda. Itu adalah gas karbondioksida yang dihasilkan dari fermentasi. Perubahan lainnya yaitu nasi menjadi hancur dan kental seperti gel. Kalo nggak ada gelembung dan nasi nggak hancur, berarti fermentasi gagal. Penyebab fermentasi tak berfungsi, bisa karena kurang rapat ditutupnya, atau karena raginya memang sudah mati.
  • Setelah itu siapkan gelas bersih lainnya untuk tempat filtrat (hasil saringan). Saring hasil fermentasi dengan menggunakan kain bersih yang pori-porinya halus, jangan saringan teh. Paling baik ya pakai kertas saring Whatman seperti yang biasa dipakai di laboratorium.
  • Masukkan di botol kaca/ toples/ terserah. Yang terkrusial harus kaca.
  • Langsung masukkan ke kulkas, ini penting. Jika ditaruh di suhu yang dingin, fermentasi akan berhenti sehingga alkohol yang diproduksi nggak kebanyakan. Selain itu juga akan memperpanjang masa simpannya.
  • Toner ini masih oke dipakai selama 3 hariAlkohol yang diproduksi dalam proses fermentasi menjadi pengawet alami. Sebenarnya jika ditambah air jeruk nipis bisa memperpanjang masa simpannya (asam kuat bersifat sebagai antibakteri).
  • Oya, cara pakainya biasa aja kayak pakai toner pada umumnya.
  • Toner ini cair banget seperti air (ya memang air). Setelah diaplikasikan ke wajah, pertama rasanya lengket. Pasca meresap, kulit terasa lembab dan kenyal. Sama sekali nggak lengket, tapi jadi smooth saat disentuh.

Hal yang harus diperhatikan :

  • Penyaringan diusahakan sampai filtratnya jernih, tanpa endapan. Endapan berupa pati dari nasi bisa mempengaruhi bau toner & masa simpan (terutama jika tidak ditambah pengawet).
  • Buang toner jika baunya berubah menjadi lebih buruk (bau kecut yang mengarah ke basi).
  • Natrium benzoat menghambat pertumbuhan mikroba (termasuk ragi), fermentasi bisa berhenti jika ditambah natrium benzoat meskipun wadahnya tidak dibuka.
  • Toner yang ditambah natrium benzoat lebih awet walaupun tidak dimasukkan ke kulkas.
  • Meskipun sudah ditambah pengawet, sebaiknya tetap disimpan di kulkas.

Mengobati Melasma, Flek Hitam, Bekas Jerawat, Noda Hitam dan Pigmentasi lain dengan The Ordinary dari Deciem

Kali ini kita akan membahas cara mengeliminasi melasma dan pigmentasi lain (bintik hitam, freckless, bekas jerawat, flek hitam) dengan mengaplikasikan produk The Ordinary (dan segepok hal lain yang ingin Anda ketahui tentang trik ngilangin pigmentasi atau si bintik hitam).

How I hate thee, let me count the ways. Ah pigmentasi, betapa aku membencimu, dan si ‘ugly’ ini bisa disebabkan oleh:

  1. Anda menenggak pil kontrasepsi atau KB, atau.
  2. Karena Anda hobi berjemur atau pernah ‘membakar wajah’ Anda di Bali 16 tahun yang lalu, atau.
  3. Anda punya bayi.
  4. Atau hanya karena hidup ini emang nggak ramah.

Sesungguhnya, semua pigmentasi pada prinsipnya sih sama aja, saya merujuk ke Melasma, hanya untuk membikin ini lebih simpel. Melanin adalah molekul di kulit yang ngasih si kulit warna. Dirakit oleh sel yang disebut melanosit.

By: Nia Patten

Sumber Gambar: skinclinicfremantle.com.au

Lihat ilustrasi di atas untuk gambaran akurat.

Molekul gelap melanin akan dihasilkan oleh melanosit jika ada intruksi dari:

  1. Genetik.
  2. Radiasi UV dari matahari.

Melanin dirancang untuk memantulkan sinar matahari menjauh dari kulit dan melindunginya dari kerusakan. Itu sebabnya ras yang berasal dari zona yang bermandikan cahaya matahari nan cerah, berkulit lebih gelap. Nordic folk atau teman-teman dari daerah Nordik melaninnya sekotes aja, terlalu mini, sehingga mudah ngalamin  efek samping. Tetapi, sinar matahari utara yang sedikit aja sanggup masuk ke kulit dan membuat vitamin. Sayangnya, ada glitch atau perubahan mendadak yang nggak cihuy dalam sistem tubuh.

Zat kimia yang diproduksi selama inflamasi dapat berikatan dengan reseptor dalam melanosit, yang mana membuat si hitam makin menongol. Estrogen dan segelintir obat juga memiliki efek yang identik. Ini adalah jalur enzim dan sinyal yang rumit.

Sumber Gambar

Lihatlah betapa complicatednya itu!

This glitch atau kelainan ini nyebabin timbulnya melasma dan PIH (post inflammatory hyperpigmentation) atau hiperpigmentasi pasca inflamasi seperti bintik hitam bekas jerawat atau bintik matahari. Hal yang bikin saya jadi super bingung adalah, mengapa Melasma dan PIH bertahan awet banget. Warna kulit tan cokelat yang normal (karena abis panas-panasan) akan memudar, tetapi, mengapa jenis pigmentasi lainnya nggak ngalamin hal yang sama?

Hiperpigmentasi dapat displit menjadi beberapa tipe:

  • Epidermal (yang mana dangkal aja dan lebih mudah diobati).
  • Dermal (di lapisan kulit internal) dan.
  • Campuran.

Melasma bertendensi lebih sulit diobati karena lebih cenderung mempengaruhi lapisan kulit yang dalam. Seorang dokter kulit dapat mendiagnosis jenis apa pigmentasi Anda dengan biopsi atau dengan Woods Lamp, pigmentasi dangkal akan muncul dengan baik di bawah cahaya. Mengobati melasma dan pigmentasi nggak simpel, melanin tertanam jauh jauh sekali di dasar layer kulit. Dia tidak bisa dihapus begitu saja.

Oleh karena itu, apa pun jenis treatment yang Anda pake, seharusnya sih berpeluang bagus kok. Meski akan memakan waktu lama untuk bisa melihat adanya perubahan. Jadi, mustahil ya jika dalam jangka waktu berminggu-minggu si hitam itu akan ‘coplok’, pastinya akan mengganyang waktu berbulan-bulan, Sob.

Harus saya akui, The Ordinary adalah skin care yang keren banget, persentase dan harga yang luar biasa terjangkau—sejujurnya, ini adalah titik awal yang paripurna. Sayangnya, jenis perawatan dari The Ordinary masih belum terlalu lengkap.

Perawatan topikal anti pigmentasi (sesuatu yang Anda oleskan di wajah) dapat beraksi dalam metode yang divergen:

  1. Mereka memblokir melanin yang membangun enzim Tyrosine.
  2. Atau mereka berpura-pura berakting jadi tirosin agar enzim tetap repot.
  3. Mereka menyetop melanin agar nggak berpindah dari melanosit ke kulit.
  4. Menghebatkan turnover atau pergantian kulit.
Sumber Gambar: allaboutmemedispa.com

Tidak ada treatment yang secara aktual memutihkan kulit dengan cara apa pun, dan sesungguhnya, mereka nggak sanggup mengubah warna kulit alami Anda juga.

Mengobati Melasma, Bintik Hitam, Flek Hitam, Freckless, Noda Jerawat dan Pencegahan Pigmentasi


Kayaknya semuanya repot mendedah gimana mencegah hiperpigmentasi, jarang ada yang membahas bagaimana supaya kondisinya tidak kian hamsyong. Hanya karena dia udah bertengger di sana, tidak berarti Anda ‘boleh’ memperburuknya, Sob. Therefore, sun protection is key. Perlindungan matahari adalah kuncinya.

Pertimbangkan untuk menghindari matahari, memakai kacamata hitam dan topi, nggak usah berjemur. Juga pakailah  sun screen, sun block atau tabir surya dengan spektrum luas faktor tinggi yang apik.

Juga perhatikan alat kontrasepsi Anda, jangan-jangan itu yang mungkin jadi pemicu. Banyak pil mengandung estrogen sintetik yang disebut Ethynylestradiol. Ethynylestradiol diketahui mengikat melanosit dengan cara yang sama seperti estrogen.



Ada study about the effects of female hormones on pigment yang mengekspos melanosit akan memproduksi melanin jika kita meminum oestrogen. That’s not a big surprise. Itu bukan sesuatu yang mengejutkan. Yang mencengangkan adalah bahwa progesteron (hormon seks wanita lainnya) mengurangi melanin sekitar 50%. Ini bukan berarti saya ngasih advis tentang pil KB.

Masalahnya, kadang  perempuan nggak mendapat semua informasi ketika memilih metode kontrasepsi. Jadi for your information ajaoestrogen sintetik dapat menaruh tanda mata berupa bintik-bintik cokelat di wajah Anda.

Cara Menyingkirkan Melasma dan Pigmentasi dengan The Ordinary

Ordinary memiliki pilihan bahan anti pigmentasi yang ampuh dan lumayan forte lah.

Asam Azeleat

Ini bahan yang mautdengan bonus melimpah. Azeleic adalah asam dicarboxylic, sanggup membunuh bakteri jerawat, membuka pori-pori, antioksidan, pokoknya dia adalah superstar untuk kulit cerah. Berikut ini beberapa credentials, berfungsi lebih cantik jika dikombinasikan dengan Tretinoin, if you have any of that lying around.

Azeleic berbasis silikon, digunakan setelah serum air dan sebelum pelembab.

The Niacinamide 10% + Zinc PCA 1%

Niacinamide adalah multitasker lain, yaitu:

  1. Dapat mengurangi ukuran pori.
  2. Meregulasi produksi minyak.
  3. Mendukung kelembaban kulit dan.
  4. Mencerahkan warna kulit.

Ia bekerja meringankan pigmentasi dengan cara menghentikan transportasi melanin dari melanosit ke kulit.

Niacinamide berbahan dasar air dipakai setelah cleansing dan toning. Seharusnya nggak dipasangkan dengan bahan-bahan asam seperti Vitamin C, karena dapat dipecah menjadi Niacin yang dapat memicu kemerahan kulit sementara. Beberapa pengguna melaporkan kondisi jerawat kian memburuk. Mungkin ada baiknya mencairkannya dengan pelembab.

Alpha Arbutin 2% + HA

Arbutin adalah zat alami dari tanaman Bearberry. Doski juga bisa dibuat secara sintetis. Cara kerja Arbutin sama seperti Hydroquinone, yaitu memblokade enzim Tyrosine. Alpha Arbutin berbasis air, digunakan dua kali sehari dan langsung dioles pasca proses cleansing dan toning. Butuh waktu lama untuk bisa sakses, oleh karena itu jangan berharap memetik hasil instan.

Vitamin C 8% + Alpha Arbutin 2%


Ini adalah produk double combo yang luar biasa. Ia memiliki dua agen anti pigmentasi, membikin formulasi ini menjadi lebih efektif. Dia punya konsistensi yang berminyak (nggak ngandung minyak sih tetapi masih terasa berminyak) sehingga perlu waktu untuk menyerap. Gunakan serum air dengan pelembab supaya vitamin C tidak teroksidasi.

Asam Askorbat atau Vitamin C

Vitamin C bekerja dengan membalikkan reaksi melanogenesis. Ini juga berkontributif pada kolagen sehingga membantu menjaga kulit tetap cerah dan awet muda. Di sisi lain, karena tidak stabil dia dapat mencetuskan iritasi, dan karena bentuknya murni, ini bisa menjadi masalah juga untuk kulit sensitif atau rentan jerawat.

Asam Askorbat bubuk adalah favorit saya dari Vitamin C murni, doi serbaguna sehingga saya dapat menyesuaikannya dengan kebutuhan kulit saya. Untungnya, sudah ada panduan tentang gimana caranya supaya bisa bekerja untuk Anda.


23% Supension + HA Spheres 2%

Ini akan berfungsi oke jika dipadukan dengan sesuatu berbasis air. Menanggapi keluhan tentang gritty feel atau perasaan kasar Deciem menciptakan Vitamin C Suspension 30% dalam silikon.

Derivatif Vitamin C-Magnesium Ascorbyl Fosfat (MAP) 10%. Ascorbyl Tetrisopalmitate (ATS) 20%


MAP dan ATS adalah turunan vitamin C yang larut dalam minyak, yang berarti mereka menyerap jauh ke dalam kulit dan dikonversi oleh kulit menjadi Vitamin C dan berpotensi  reducepigmentation atau mengurangi pigmentasi. Mereka juga lembut dan melembabkan, tidak seperti vitamin C murni yang dapat menyebabkan iritasi.

The Retinoid Granactive 5% di Squalane

Sumber Gambar


Granactive Retinoid alias Hydroxypinacolone Retinoate adalah bahan baru sehingga belum banyak bukti untuk efektivitasnya. Saying that, Granactive adalah molekul yang sangat mirip dengan Tretinoin, which is well studied, yang udah dipelajari dengan baik. Dia cenderung nggak mengiritasi dibanding Retinol atau Tretinoin serta mengurangi pigmentasi, juga dapat membantu ngurangin tanda-tanda penuaan lainnya.

Glycolic Acid 7% Toner, Lactic Acid, Mandelic Acid

AHA seperti Glycolic Acid, Lactic Acid, Mandelic Acid dapat menghalangi enzim Tyrosinase dengan kekuatan super, juga sanggup mengelupasi si kulit yang berpigmen. Glycolic Acid Toner sangat murah. Botolnya besar. Powernya juga gigantis.

Semua jenis acid-acid-an dari The Ordinary mengandung bahan-bahan berfaedah lainnya seperti Tasmanian Pepperberry yang berfungsi untuk menenangkan. Glycolic adalah asam yang paling setrong sehingga Anda mungkin ingin memilih asam yang kurang kuat jika Anda tidak yakin. Karena peradangan bisa memperburuk pigmentasi.

Problem lainnya adalah The Ordinary memiliki banyak produk yang dapat memangkas flek hitam. Maka tricky memilah produk mana yang harus dipilih dan bagaimana meng-squeeze semuanya. Faktanya adalah bahwa Anda nggak perlu pake semua produknya. Mengikis pigmentasi/ flek hitam bisa memakan waktu lama, jadi pilihlah beberapa dan cobalah. Then, let’s see what happens.

Hal elementer yang perlu diingat ketika mencoba menyatukan produk-produk ini adalah bahwa Niacinamide dan Vitamin C nggak boleh digunakan secara bersamaan. Anda dapat menggunakan Niacinamide dengan turunan Vit C seperti MAP.


Berikut adalah Rejimen yang Direkomendasikan the Ordinary

Courtesy of  The Deciem Chatroom. But there are other ways to skin a cat. If you’re a seasoned skincare person you could go.

Pagi

  • Ascorbic Acid 8% + Alpha Arbutin 2%.
  • Azeleic Acid 10%.
  • Moisturiser.
  • Sunscreen.

Malam

  • Glycolic Acid 7%.
  • Niacinamide 10%.
  • Granactive Retinoid 2% / 5% (bergantian malam dengan toner acid).
  • Moisturiser.

Definitely work up to this sort of heavy duty regimen slowly. Sudah sangat jelas, tugas ini sangat berat ya, jadi Anda harus telaten dengan rejimennya, hasilnya nggak akan sim salabim adrakadabra, perlahan sih memang, tapi pasti kok.

Yang perlu digaris-bawahi adalah, salah satu produk bisa aja menyebabkan reaksi. Oleh karena itu, untuk memastikan bahwa Anda aman, cara terbaik adalah memperkenalkan satu per satu, lalu biarkan selama beberapa minggu, sehingga kulit terbiasa dengan masing-masing ingredient atau elemennya.

Saya akan merekomendasikan a rounded routine untuk siapa pun yang kurang yakin tentang skincare.

Pagi

  • Hidrasi-Hyaluronic acid, jika budget terbatas pake Beauty K Snail Soothing Gel.
  • Alpha Arbutin 2%.
  • MAP10% dicampur dengan Resveratrol + Ferulic.
  • Pelembab pilihan Anda.
  • Sunscreen Skin Aqua.

Malam

  • Glycolic Acid Toner 7%.
  • Hydration (SDSM/MH).
  • Alpha Arbutin 2%.
  • Minyak Argan atau Minyak Rosehip.
  • Pelembab.

Anda juga bisa menambahkan Niacinamide pada rejimen ini dengan mencampurkannya dengan hydration step. Ini rejimen yang saya gunakan saat ini (saya memvariasikannya tergantung pada jerawat/ atau keringkah kulit saya).

Pagi

  • Hydrating essence: niacinamide dicampur dengan Hyaluronics untuk hidrasi.
  • MAP.
  • Borage oil jika kulit saya terasa kering.
  • Tabir surya spf 50.

Malam

  • Hydrating essence.
  • Niacinamide 10%.
  • Setelah langkah sebelumnya telah terserap dengan baik, Tretinoin 0,5%.
  • Cerave lotion.
  • Minyak Borage dicampur dengan minyak Seabuckthorn.

Brandon sendiri merekomendasikan Azeleic Acid dan Alpha Arbutin untuk pigmentasi. Keduanya lembut untuk kulit. Sulit untuk mengalahkan kekuatan dan harga The Ordinary, tetapi ada beberapa bahan yang kurang.

Berikut adalah beberapa hal lain yang dapat Anda coba


Kojic Acid

Dari jenis jamur tertentu. Ini memblokir enzim Tyrosinase sehingga nggak menciptakan melanin. Apparently, itu lebih efektif bila dipasangkan dengan Glycolic Acid, sehingga bisa menjadi saran yang oke. Perhatikan kulit saat menggunakan Kojic, yang mana kadang membuat kulit lebih sensitif.

B-Resorcinol

Ini adalah jenis inhibitor Tyrosinase lainnya. Ada studi kecil tentang manusia (pada wanita lebih tepatnya, hampir selalu wanita) yang menunjukkan efek positif. Dapat juga ditemukan di L’Oreal White Perfect Double Essence yang juga mengandung Lactic Acid atau asam Laktat dan Glycolic Acid.

Liquorice

Hidroquinone

Hydroquinone adalah yang terkuat dari semua agen anti pigmentasi. Ada beberapa kekhawatiran bahwa Hydroquinone dapat menyebabkan kanker. Ternyata satu-satunya dasar untuk ini adalah penelitian yang menunjukkan Hydroquinone dapat berkontribusi pada jenis kanker ginjal adalah pada tikus.

Kegelisahan sebenarnya adalah bahwa hal itu dapat menyebabkan sesuatu yang disebut “eksogen ochronosis”—perubahan warna hitam kebiruan, basically, ini adalah hal tervital yang paling Anda hindari. Ini adalah efek samping yang paling Anda cemaskan tetapi sebenarnya jarang terjadi. Hanya ada 28 kasus yang dilaporkan dari jutaan yang telah menggunakan Hydroquinone selama bertahun-tahun. Kemungkinan besar terjadi ochronosis eksogen jika Anda menggunakan hidrokuinon dalam waktu lama.


Jika pigmentasi benar-benar membuat Anda putus asa, dan Anda telah mencoba berbagai cara, cobalah:

Tretinoin

Ada banyak bukti yang mendukung efek luar biasa dari Tretinoin pada penuaan dan kerusakan kulit akibat sinar matahari. Efeknya paling baik dilihat jika Anda menggunakannya untuk waktu yang lama, seperti lebih dari satu tahun. Check out this study. Lihatlah risetnya.

Tretinoin juga mendongkrak hasil jika Anda menggunakannya dengan kombinasi produk anti pigmentasi lainnya seperti Hydroquinone.

Saya merasa sulit ngebayangin bahwa menelan pil dapat berdampak pada warna kulit, tetapi ternyata ada beberapa bukti bahwa suplemen ini ngaruh lho.

Ini adalah obat yang diminum:

Pycnogenold

Diekstrak dari kulit pinus, pycnogenol mengandung antioksidan kuat yang dapat membantu mencegah kerusakan akibat sinar matahari.

Glutathione

Antioksidan lain, juga anti peradangan. Glutathione sangat populer di Asia dan sering disuntikkan sebagai perawatan pencerah kulit. Sebenarnya tidak ada bukti adekuat bahwa itu berfungsi beneran.

Polypodium leucotomos

Anti inflamasi yang menghambat kerusakan akibat sinar matahari dan membantu mencegah sun burn atau terbakar matahari.

Tranexamic Acid atau Asam Traneksamat

Terutama digunakan untuk meningkatkan pembekuan darah pada wanita pada saat menstruasi berat atau mereka dengan gangguan perdarahan. Ketika dikonsumsi dalam dosis rendah (250mg dua kali sehari) mengurangi produksi melanin dan aman untuk orang sehat.

When you’ve given skincare a good shot and got nowhere, it’s very tempting to throw in the towel and pay for a serious professional treatment. Here are the options. Ketika Anda telah suntak-suntik, nelan obat, olas-oles, tapi sialnya tidak berhasil, sangat menggoda untuk menyerah dan membayar untuk perawatan profesional yang serius. Berikut adalah opsi.

Perawatan Jenis Lainnya:

IPL/ Intense Pulsed Light

IPL tampaknya memiliki rekam jejak yang lebih baik daripada laser untuk melasma itu sendiri. IPL dapat menembus lebih dalam ke dalam kulit daripada laser, yang mana pigmentasi sering terletak pada melasma.

Sumber Gambar: hllasercare.com

Efek samping termasuk kemerahan sementara yang mungkin memburuk. Efek nggak asik yang sama jauh lebih mungkin jika menggunakan laser.

Cosmelan peel masker

Dengan multi kandungan/ peeling multi bahan yang diaplikasikan oleh profesional kulit. Terdiri dari satu/ dua sesi di klinik untuk aplikasi masker cokelat. Ini harus dipakai selama sepuluh jam setiap kali sehingga sedikit ribet. Treatment ini mengandung Asam Azelaic, Asam Kojic, Asam Phytic, Asam Ascorbic, Arbutin dan Titanium Dioxide.

Saya telah melihat beberapa hasil mengesankan dari para wanita di grup Facebook Melasma.

Peeling acid—sangat efektif jika kulit disiapkan selama beberapa minggu sebelumnya dengan sesuatu seperti Hydroquinone atau Tretinoin.
Asam yang baik untuk mengupas termasuk:

  1. Glycolic.
  2. Laktat.
  3. Mandelik, dan.
  4. Trichloroacetic / TCA.

Microneedling

Microneedling menciptakan saluran-saluran kecil ke kulit yang lebih dalam untuk memungkinkan aktivasi menembus ultra intens. Dapat dilakukan oleh seorang profesional untuk memastikan keamanan atau Anda bisa pake Microneedling Anda sendiri. Vitamin C akan menjadi aktif nan molek saat diplikasikan sesudahnya. Sangat mungkin bahwa pigmentasi akan muncul kembali setelah treatment.

Hal-hal di atas adalah sesuatu yang harus Anda lakukan secara teratur untuk menjaga impaknya. Yang paling vital untuk diingat adalah melindungi dari sinar matahari. Melasma is a tough cookie, salah satu yang paling sulit dan bisa sangat melemahkan semangat.


Here’s my best advice. Ini saran terbaik saya.

Seek support

Ada beberapa grup hebat di media sosial.

Be sun safe

Cari tempat teduh, pakai topi, gunakan 50 broad spectrum sunscreen. Jika Anda tidak menghindari UV, tidak ada gunanya mengobati pigmentasi.

Pake produk the Ordinary

The Ordinary memiliki banyak produk terjangkau dengan konsentrasi kuat yang semlohai banget, keren tingkat dewa pokoknya. Ini adalah titik awal yang fantastik bagi penderita pigmentasi. Jangan mengharapkan hasil segera. Anda harus konsisten dengan apa pun yang Anda gunakan, bisa memakan waktu hingga satu tahun untuk memiliki efek cantik nan sempurna.

Gunakan Perawatan Kombinasi Karena Bekerja paling Ajib

Dalam semua penelitian yang saya baca, produk cenderung bekerja lebih baik jika digunakan secara simultan. Retinoid dan vitamin C, Arbutin dan Glycolic Acid…

Remember that you’re beautiful! Anda cantik!

Apakah Puasa Intermitten dan Keto Bisa Menyembuhkan Infeksi Bakteri?

Puasa telah diterka sebagai resep awet muda, terutama ketika ahli biologi dari Jepang—profesor Yoshinori Ohsumi—nemuin hasil bahwa, puasa bisa melahirkan terjadinya autophagy. Hipotesis ini dengan sah-dan-meyakinkan bisa dianggap sebagai seonggok fakta.

Berdasarkan penemuan itu, saya tetiba berpikir, jika begitu, manusia nggak perlu lagi dong meminum obat atau bahkan nenggak antibiotik, jika tubuh kita sanggup nendang penyakit secara auto pilot atau tanpa bantuan apa pun.

Semenjak saya melakoni puasa intermitten, saya ndak pernah ngalamin infeksi bakteri yang spektakuler, akibatnya, saya tidak punya empirical evidence—membuktikan dengan mempraktikkannya sendiri.

Lalu, bagaimana saya bisa tau bahwa bakteri bisa dipapas dengan puasa? Nah, oleh karena itu, saya mengambil contoh kasus dari Carl Franklin, sehingga kalian bisa membaca penuturannya langsung. Cekidot.

By: Carl Franklin

Disclaimer: Jika Anda menderita infeksi bakteri, sebaiknya, Anda segera mendatangi dokter. Jurnal ini bukanlah advis medis. Ini hanyalah berdasarkan pengalaman saya. Please be smart saat dealing dengan kehidupan biologi Anda. Ok? Great. Read on!

Sumber Gambar: naomiwhittel.com

Saya notice, sejak saya memulai journey keto, salah satunya termasuk puasa intermittent, sistem imun saya tampak sedikit nggak berkompromi. Saya lebih sering terserang pilek. Tahun 2016—pasca menjalani keto selama 4 bulan—ketika saya mendatangi Belgia dengan a-whopper-of-virus atau virus merembes ke tubuh, dan sialnya, ini berlangsung sepanjang musim panas lho.

Saya adalah vocalist utama untuk band saya, Franklin Brothers, karena saya sakit, jadinya saat itu saya nggak bisa nyanyi, dong. Saya pikir, jangan-jangan adakah koneksinya? Tetapi saya mengabaikannya.

Selain dari pada itu, untuk si bakteri, luka dan goresan yang seharusnya sudah sembuh kemudian terinfeksi dan butuh antibiotik untuk menyembuhkan. Dan, karena saya udah tau efek samping dari antibiotik— agak sangar, oleh karena itu saya jadi ingin meminimalisir pemakaian antibiotik, tentunya.

By: Carl Franklin (Can Fasting Heal a Bacterial Infection?)

Goresan terakhir berubah menjadi selulit, terasa cekot-cekot, kemudian gatal, kemudian kulit menjadi terinfeksi dan menyebar. It’s not good. Sekitar 10 hari bagian pergelangan tangan terbakar. Melepuh dan memerah. Meskipun saya telah menutupinya dengan krim antibiotik dan kasa, ia tetap terinfeksi dan terlihat tampak seperti selulit. Great. More antibiotics. Lebih banyak antibiotik, Sob.

Dapatkah Kita Menyembuhkan Infeksi Jamur Vagina di Rumah Tanpa Obat?

Sebagai catatan tambahan, saya dapet dokter baru tahun ini, Dr. Ken Berry. Dia adalah seorang dokter keluarga di pedesaan Tennessee. Dia menulis sebuah buku berjudul Lies My Doctor Told Me, yang mana pernah saya baca, dan itu benar.

Program yang dimilikinya adalah Anda bisa menemuinya langsung, cek darah, dan jika Anda nggak minum obat, Anda tetap akan dimonitor secara personal dan konstan, dan kita bisa request treatment jarak jauh juga.

Saya pernah punya pengalaman nggak enak dengan dokter lokal, oleh karena itu saya mutusin keluar dari zaman kegelapan, that was a no-brainer.

Anyway, hasil tes darah saya menunjukkan level testosteron yang minor. Jika tingkat testoteron kita rendah, infeksi kulit menelan waktu lebih lama untuk penyembuhan, itu berdasarkan info dari dokter Dr. Berry. Sedikit riset juga telah menegaskan hal ini. Jadi, saya segera mengoleskan testosterone gel untuk mengembalikan kadarnya ke standar normal.

Kembali ke infeksi. Karena feeling saya mengatakan bahwa sistem imun bisa juga dipengaruhi oleh puasa, maka saya pun melakukan beberapa riset, dan menemukan, on the face of that, dua studi yang hasilnya saling bertolak belakang.

Artikel ini mengutip sebuah penelitian tentang lalat buah ke jamur—memiliki gen nyaris sama dengan manusia—yang mana dipengaruhi oleh stres dan kekebalan tubuh. Memang, sih, itu bisa memperpanjang hidup mereka, tetapi di sisi lain, mereka menjadi lebih mudah terinfeksi. Tetapi, inget, riset ini dikerjakan pada lalat buah, Sob.

Mereka melompat ke beberapa kesimpulan:

  1. Puasa intermiten akan memiliki efek yang serupa pada jamur ini.
  2. Hasil pada lalat buah dan manusia akan ekuivalen. Jadi keduanya dianggap akan berefek sama.

Artikel kedua mengutip penelitian di Yale, yang mana tikus sengaja dipapar dengan virus dan infeksi bakteri, kemudian:

  1. Ada yang harus berpuasa, dan.
  2. Ada yang enggak puasa.

Ketika tikus diberi makan, satu bisa survive karena terinfeksi virus, tetapi yang terinfeksi bakteri malah tidak.

Sumber Gambar: mindbodygreen.com

Ketika berpuasa, hasilnya justru terbalik. Mereka yang terinfeksi virus nggak bisa bertahan, tetapi yang terkena infeksi bakteri anehnya bisa. Atlantik punya cerita tentang studi yang identik, dengan versi editorial.

Berikut kutipannya:
 “Pada prinsipnya, suatu hari seorang dokter bisa memberikan diagnosis bersama dengan rekomendasi diet khusus. Itu bisa mempercepat pemulihan dan membatasi krisis global penggunaan antibiotik berlebihan.”

Tahun lalu saya nemuin artikel ini, yang mengutip tentang puasa panjang untuk 3 hari, namun, ini bisa meregenerasi sistem kekebalan tubuh sepenuhnya, yang mana memiliki efek positif melawan infeksi bakteri. Seperti yang saya katakan: di permukaan, temuan dari studi pertama dan ketiga tampaknya kontradiktif.

Or do they?

Puasa intermiten berbeda dari puasa diperpanjang. Jika Anda puasa 23 jam, proses autophagy belum sempat selesai. Jadi sistem imun kita akan beregenerasi jika puasa selama tiga hari. Ini kedengeran kayak fenomena saat kamu nggak ngabisin antibiotik.

Bakteri mengembangkan resistensi terhadapnya. Mungkin ada sesuatu yang mirip, dan yang perlu kita garis bawahi adalah tentang RESISTENSI. This, however, is just a guess. Jika benar bahwa puasa intermiten akan membuat Anda lebih rentan terhadap infeksi (yang tampaknya menjadi kasus saya) dan puasa diperpanjang dapat memiliki efek positif pada sistem kekebalan Anda yang akan membantu melawan infeksi bakteri, maka saya harus melakukan ekstensi puasa atau puasa dalam jangka waktu panjang, dan lihat apa yang terjadi pada selulit saya.

Now, before you say “that’s crazy, Carl. You could die!”  Sekarang, sebelum Anda mengatakan “itu gila, Carl. Kamu bisa mati!”

Saya berbagi ide tentang hal ini dengan dokter saya, dan dia setuju bahwa saya harus mencobanya—dengan catatan bahwa saya harus memonitornya setiap hari. Jika memburuk, kami akan menghentikan percobaan ini dan segera mengoleskan antibiotik.

Puasa beberapa hari, seharusnya nggak akan ada bedanya, dong. Namun, jika itu menjadi lebih tokcer, itu berarti puasa panjang adalah hal yang krusial. Jika begitu persoalannya, saya sanggup nyembuhin infeksi yang seharusnya membutuhkan antibiotik. Namun, ada confounder dalam eksperimen saya. Saya mulai mengoleskan testosteron pada hari kedua, yang mana mengakselerasi proses recovery.

Untuk menguji ini dengan total, saya harus memiliki kadar testoteron yang normal, dan kemudian berpuasa. Tapi kan, tujuan saya ngejalanin eksperimen ini adalah untuk mengusir infeksi tanpa antibiotik.

Jika itu jadi kenyataan, I’m happy for now, jika enggak, ya udahlah. Mungkin kita perlu melakukan lebih banyak percobaan lagi ke depannya.

On top of fasting, saya menemukan bahwa menyemprotkan air panas dari shower ke kulit yang terinfeksi, sepanas yang bisa saya tahan, menimbulkan perasaan aneh tetapi asik, seperti ketika menggaruk gatal.

Itu juga sepertinya menghilangkan rasa gatalnya. Saya tidak tahu mengapa ini terjadi, tetapi saya melakukannya dua kali sehari untuk mengendalikan rasa gatal. Saya juga mengoleskan Cetaphil, pelembab kulit, setiap hari.

 Ok, let’s look at some pictures, shall we? Oke, mari kita lihat beberapa foto, ya?

Hari Pertama

Ini adalah foto pertama yang saya ambil pada 11 Mei 2018: Pada hari saya mulai berpuasa. Pada saat itu, lukanya telah sembuh tetapi masih sangat sakit. Saya benar-benar berhenti makan sehari sebelumnya, 10 Mei, tetapi saya minum kopi dengan krim kental dua kali sehari.

Saya biasanya melakukan ini untuk merasa at ease atau nggak uring-uringan. Jadi, secara teknis ini bukannya tanpa makanan, tapi ‘makanan’ yang biasa diganti dengan krim kental. Saya minum 2 jenis alkohol non-karbohidrat (wiski) di malam hari. Saya membaca sebuah studi yang mengindikasikan bahwa mengonsumsi alkohol moderat mengaktifkan autophagy. Hey, as long as it doesn’t stop it, I’m all in! Hei, selama itu nggak menghentikan si puasa, saya ikut cara itu lah!

Ini gambar dari hari kedua: 12 Mei

Day two I was all in.

Hari kedua.
No food. Tidak ada makanan. Hanya kopi hitam, air, garam, dan suplemen. Ini adalah hari pertama di mana saya memakai testosteron.

Ini gambar dari hari ketiga. Ini adalah ketika saya sadar banget ini mulai memudar. Dan di sini kita berada di Hari ke 4. Practically gone. Beneran ilang, Sob.

Ringkasan, saya memiliki testosteron rendah. Saya udah ngerjain diet ketogenik dengan Intermitent Fasting atau puasa intermiten. Saya lebih mudah terinfeksi daripada biasanya.

Di putaran ketiga saya memutuskan untuk mengintervensinya dengan terapi testosteron dan puasa diperpanjang. Saya nggak tau sejauh mana ‘campur tangan’ ini berfaedah, tetapi hasilnya kan memang nggak bisa disangkal, kita semua telah melihatnya, Sob. Bahwa saya bisa membersihkan infeksi bakteri yang biasanya harus ‘dipenggal’ oleh antibiotik, dan itu membuat saya hepi.

Dr. Jason Fung dari Program IDM berkomentar: “Itu sangat menarik, Carl. Memang, sih, tidak ada sains yang ngebackup ini, tetapi bagi saya itu masuk akal. Whenever we get sick (flu etc.) we stop eating. Setiap kali kita sakit (flu dll.) Kita berhenti makan.

Itu adalah reaksi alami, jadi itu kayaknya sih cara tubuh memproteksi dirinya. Puasa mengunci glukosa, dan memaksa kita untuk menggunakan fatty acids atauasam lemak untuk energi, yang cihuynya, si asam lemak ini nggak bisa digunakan oleh bakteri.

Anda pada basic-nya membikin si bakteri menjadi kelaparan. Saya masih belum yakin bahwa itu adalah puasa 100% dan bukan testosteron.

Pada Hari ke-4, saya ingin sedikit lebih fokus dalam eksperimen.

Saya membatalkan puasa jam 3 sore, dan makan cukup banyak hidangan berlemak. Saya juga mutusin bahwa keesokan harinya saya TIDAK akan mengoleskan gel testosteron, tetapi SAYA AKAN kembali berpuasa.

Pagi berikutnya tampaknya sedikit lebih merah, gatal, dan saya bisa merasakan sedikit rasa sakit, padahal sehari sebelumnya nggak ada tuh. Ini foto dari hari ke-5: Anda dapat melihat bahwa itu sedikit lebih merah.

Saya akan melakukan puasa lebih panjang (minimal 3 hari) tanpa terapi testosteron Androgel, dan saya akan memposting foto di sini setiap hari. Hari 6 – Tidak ada Androgel. Kembali ke berpuasa. Seperti yang Anda lihat itu terlihat sedikit lebih merah.

Hari ke-6, membaik tanpa antibiotik

Kemarin saya berpuasa sepanjang hari hanya dengan minum zero-carb drinksminuman-tanpa-karbohidrat di malam hari. Sekarang ini semakin menarik. Here we are at day, kita berada di hari ke 7, atau lebih tepatnya, setelah 2 hari puasa tanpa testosteron. Ini terlihat lebih baik daripada kemarin, dan tampak menjanjikan. Hari ke 8, atau 3 hari berpuasa penuh (ada istirahat di tengah-tengah) tanpa testosteron. Still continuing to heal. Proses penyembuhan masih terus berjalan.

Sekali lagi, jika Anda memiliki infeksi bakteri, Anda harus segera berbicara dengan dokter Anda.

Carl Franklin