Ingin Ramping dan Kurus? Baca Tentang Perbedaan Melangsing antara Wanita dan Pria

Ada segepok spekulasi tentang apakah puasa berefek brutal untuk wanita. Dalam tujuh tahun terakhir, saya telah bekerja dengan ribuan wanita di segala usia, dan dengan senang hati saya melaporkan bahwa, nggak ada tuh akibat nehatif, kecuali hasilnya brilian banget. Ketika saya memberi tahu orang-orang bahwa perempuan juga dapat sakses via puasa, mereka selalu bertanya kepada saya, “Ah, masa, sih?”

Jawabannya. “Dijamin pasti berhasil, dong.” Perempuan bisa mencapai impak yang sepadan dengan laki-laki, tetapi, memang ‘avontur’ mereka rada berlainan.

Dalam tulisan hari ini, kita akan membahas bagaimana pengalaman berpuasa wanita bisa berbeda dengan para pria. Sebagian besar wanita yang saya temui di klinik dan online telah berjuang dari zaman ‘purba’. Plus, mayoritas telah mencoba beraneka rupa format diet.

By: Megan Ramos (Losing Weight for Women and Men – Women and Fasting Part 2)

Diet yang mereka praktikkan telah memakan waktu beberapa aeon. Metode-primadona-diet mereka fokus pada mengekang kalori, yang mana udah basi bingit. Akibatnya, level metabolisme wanita menjadi sangat buruk.

Sumber Gambar

Kebalikan dari pasien laki-laki. 90% pasien pria belum pernah mencoba diet sebelumnya. Ini adalah yang pertama kali. Bisa jadi memang coba dikit diet ini dan itu dengan tujuan menghempas beberapa kilogram, namun, nggak ada yang konsisten atau seekstrim perempuan.

Hal yang sering luput dari radar rahasia umum adalah, sesungguhnya orang gemuk memiliki metabolisme kaliber tingkat dewa, karena secara spontan tubuh mereka berusaha untuk meramping.

Tetapi, jika Anda memilki riwayat diet ekstensif yang berkaitan erat dengan membatasi kalori, metabolisme Anda pasti ngedrop banget. Orang-orang ini cenderung memiliki tingkat metabolisme yang jauh lebih rendah, yang membuat penurunan berat badan menjadi rumit.

Sumber Gambar

Alasan perempuan mempunyai kendala yang unik:

  1. Riwayat diet membatasi kalori yang jor-jor-an sebelumnya.
  2. Hormon yang lebih complicated.

Hasilnya adalah hormon menjadi tidak seimbang, apalagi pasca mengikuti diet standar (tinggi karbohidrat, rendah lemak). Awalnya, ini akan membuat proses meramping menjadi lebih menantang.

Durasi Puasa


Jika pria non-diabetes mengikuti rejimen puasa 16:8 jam, tingkat keberhasilannya akan sangat signifikan. Dan perempuan jelas bertolak belakang. Di awal ronde, perempuan sebaiknya melakukan puasa 36 atau 42 jam puasa intermiten. Dampak pada lingkar pinggang wanita cukup gigantis, meski jumlahnya nggak lebih banyak daripada pria. Protokol puasa yang paling cihuy, berdasarkan pengalaman saya adalah 42 jam tiga kali seminggu.

Sumber Gambar

Pada awal puasa biasanya laki-laki memimpin. Setiap 36 jam puasa, harapan kita akan kehilangan sekitar setengah pon lemak tubuh. Di luar itu biasanya kehilangan air. Babak awal, yang dialami wanita jauh lebih sedikit daripada itu. Untuk wanita, mereka akan menghempas 0,25 pon lemak tubuh/ hari untuk yang pertama, itu pun sebagian berat air. Dan, pria, bertendensi akan kehilangan sekitar satu pon lemak tubuh/ hari, dan 2 sampai 4 minggu pertama berpuasa.

Di Tengah babak-Para Wanita Memimpin

Meramping akan meningkat secara substansial, dan ini berlangsung di minggu ke empat sampai dengan enam minggu. Di periode ini, kami melihat adanya penyusutan berat air yang fenomenal. Lemak tubuh juga akan meluruh satu pon/ hari. Kebalikannya, di periode ini pria mengalami hal yang kontradiktif.

Babak Akhir—Keduanya Menang!

Pasca 8 minggu berpuasa, baik perempuan maupun pria kehilangan sekitar setengah pon lemak tubuh/ hari. Jika Anda berpuasa, 3 hari/ minggu, total lemak yang dihilangkan adalah 1,5 pon.

Sumber Gambar

Pada rentang waktu ini, mayoritas perempuan melaporkan transformasi hormon positif lainnya juga. PMS mulai terkoreksi. Wanita yang mengalami menopause juga mewartakan gejala yang membaik juga. Kami juga mendengar eskalasi impuls seks pada perempuan pasca menopause. Wanita-wanita ini sering mengabarkan perasaan seperti remaja lagi.

Transformasi Komposisi Tubuh

Berat badan adalah basis kesedihan tersuperior saya (selain kolesterol LDL). Perhatikan dalam teks di atas saya berbicara tentang lemak tubuh yang menyusut, bukan berat badan yang tereduksi. Timbangan hanya menunjukkan total berat tubuh.

Berat badan terdiri dari:

  1. Lemak tubuh.
  2. Massa otot.
  3. Massa tulang.
  4. Air.

Saya obesitas, berat badan saya 186 poundsterling, faktanya, tinggi saya hanya 5 kali lebih satu 1 inchi. Namun, jika saya berkata bahwa saya gendut padahal berat badan saya hanya 97 pon? Pada saat saya melakukan presentasi kepada pasien, dan saya mengemukakan hal ini, pasien selalu terlihat sangat bingung.

Jika saya berkata bahwa saya 112 pon, tapi saya lebih ramping dibandingkan saat berat badan saya 97, kaget kan? Saya seperti melihat ekspresi rusa tersorot di lampu depan mobil, mereka tampak linglung. Jika timbangan menunjukkan angka ideal bukan berarti Anda sehat lho. Ketika timbangan saya menunjukkan angka 97, lemak tubuh tubuh saya adalah 34%.

Itu gila!

Target perempuan harusnya di bawah 30%, dan idealnya adalah below 25% lemak tubuh. Karena lemak tubuh di tubuh saya melimpah, saya berisiko terkena penyakit kardiovaskular.

Saya lemah juga, karena massa otot sangat sedikit. Termasuk rapuh karena osteoporosis. Dengan berat 97 pon, saya hanyalah karung lemak. Pada saat berat badan saya 112 pon, lemak tubuh saya 25%, dan saya bebas osteoporosis. Bahkan, massa otot saya cukup banyak lho sekarang.

Saat ini, saya tampak lebih ramping, dibandingkan saat berat badan saya 97 poundsterling, ini karena ada pergeseran komposisi tubuh.

Pada saat Anda berpuasa, tubuh akan memproduksi hormon pertumbuhan manusia (HGH), sehingga bisa membantu membangun otot dan memasang kembali massa tulang. Hasil observasi saya menunjukkan, akibat puasa, perempuan bisa mencapai jumlah otot dan tulang yang substansial.

Sumber Gambar

Ini keren sekali, karena semua cita-cita umat manusia di seluruh dunia adalah kita semakin kuat dan kokoh ketika menua. Oleh karena itu otot bisa terbentuk begitu pula dengan tulang.

Multipel perempuan akan menjatuhkan ukuran gaun sebanyak 3 size, tetapi kemudian bete ketika melihat angka di neraca belum bergeser. Dalam beberapa kasus, bahkan malah naik. Perempuan banyak berasumsi bahwa dia sukses melangsing jika angka di penimbang menurun, padahal timbangan biasanya menyesatkan. Ukuran celana Anda terjun bebas, itu seharusnya sudah merupakan tanda yang baik—artinya, lemak tubuh Anda juga meluruh.

Sabun Pepaya Sanggup Memutihkan Kulit? Fakta atau Mitos?

Sumber Gambar

Indonesia dan negara tropis lainnya termasuk mujur, karena pepaya adalah buah tipikal daerah dua musim dan tumbuh secara regular. Mengapa kita termasuk beruntung?

  1. Karena pepaya adalah buah yang selalu siap sedia.
  2. Murah meriah, dan.
  3. Kandungannya—enzim papain—manfaatnya ekstra super. Enzim ini diklaim sebagai zat aktif yang mampu mengoyak kulit mati.

Pengelupasan

Shirley Gillett mengatakan dalam sebuah artikel “Made Right for Your Skin Type’, sabun pepaya sangat powerful untuk merontokkan kulit mati. Jadi ada 2 benefit esensial:

  1. Exfoliating properties, sehinggga bisa mengenyahkan kulit-kulit usang.
  2. Meremajakan kulit kering dan bersisik.

Mengapa demikian? Karena kandungan papain jika dikombinasikan dengan air akan mengkatalisasi protein.

Sumber Gambar

Acne Relief/ Mengurangi Jerawat

Berdasarkan buku “Healing Power of Papaya” oleh Barbara Simonsohn, exfoliating properties atau zat pengelupasannya menjadi sangat efektif untuk kulit berjerawat. Alasannya, karena penyebab elementer jerawat adanya kulit mati yang bertendensi menyumbat pori-pori. American Academy of Dermatology melaporkan bahwa:

  1. Sel-sel kulit mati.
  2. Kelebihan minyak sebum.

Sumber Gambar

Bisa menumpuk di dalam folikel rambut, menyebabkan terbentuknya jerawat, ketika SEHARUSNYA proses kulit beregenerasi secara alami sebagai mestinya. Ini bisa diobati dan dieliminasi via pengelupasan manual.

Menghapus Noda    

Berdasarkan “Papaya: The Medicine Tree” by Harald W. Tietze, kemampuan spesial dari pepaya adalah SANGGUP memecah protein. Oleh karena itu, SANGAT BERMANFAAT untuk menghilangkan noda membandel. Caranya? Hanya dengan menggosok permukaan kain. Bahkan noda darah—yang kandungan proteinnya sangat jangkung itu—sekalipun bisa memudar.

Insect Sting Pain Relief/ Mengurangi Rasa Sakit Akibat Sengatan Serangga

Mayoritas merek pelunak daging, memasukkan esense pepaya karena kemampuannya yang tokcer, apalagi yang berhubungan dengan kuliner. Editor dari Reader Digest yang menulis tentang 1.801 Home Remedies, cara mengobati gatal dan sakit yang disebabkan oleh sengatan dan gigitan serangga adalah dengan mengusapkan pelunak daging yang dicampur dengan air, dan ini terbukti valid. Treatmentnya adalah dengan memecah racun yang menyebabkan rasa sakit, gatal dan bengkak.

Sumber Gambar

Meskipun jika menggunakan pelunak daging efeknya jauh lebih ekspres, namun, berdasarkan Simonsohn, hanya dengan mengoleskan dan dibersihkan dengan sabun pepaya pun udah cukup kok.

Skin Lightening/ Pencerah Kulit

Memang sih, ini belum diverifikasi melalui uji klinis, namun, sekali lagi berdasarkan penuturan Simonsohn, asumsi ini udah ada bukti anekdot-nya. Kebanyakan strategi pemasaran yang digunakan selalu aja pake klaim tersebut. Pakailah secara regular, dan kulit pun kinclong nan transparan. Realitanya, nggak diragukan, papain memang tidak bekerja secara kimia seperti halnya krim pemutih kulit, tetapi, lapisan epidermis luar kulit yang kecokelatan atau rusak karena sinar matahari bisa dikelotok oleh enzim papain. Sehingga, lapisan kulit yang lebih terang dan cerah di bawahnya bisa eksis.

Kesimpulan

Ketika papain berbentuk konsentrat, doski tampaknya menjadi maestro sebagai pengelupas kulit peringkat perdana. Dia pokoknya juarak. Jika digunakan dalam durasi lama dan berbulan-bulan, artinya jikalau Anda memakainya secara konsisten, bintik-bintik gelap akan mengabur dan kulit menjadi glowing dan sehat.

Sumber Gambar

Latex Warning/ Peringatan Lateks

Ada lateks dalam papain. Jika Anda alergi terhadap lateks, Anda harus menghindari produk apa pun yang ada kandungan ekstrak pepayanya, karena reaksinya lumayan parah lho. Pada 2008, FDA membatasi pemasaran produk yang mengandung papain karena alasan ini. Selain itu, lateks telah dicurigai memicu kontraksi prematur pada wanita hamil, sehingga selagi hamil produk ini mau tak mau mesti disisihkan.