Travel Bebas Hambatan

Rusa di Kebun Rasa Bogor

Apakah Anda seorang pekerja? Anda merasa bosan dengan rutinitas Anda? Anda sangat ingin travel dan rasanya setiap saat Anda sedang berperang dengan cubicle? Baca artikel ini, mungkin saja di otak Anda tiba-tiba terjentik ide

PLOP!

Ternyata Anda selama ini telah mempunyai kesempatan  yang menganga lebar. Terutama, Anda merasa akan mempunyai waktu yang lebih banyak dibandingkan apa yang Anda pikirkan selama ini.

WAKTU

Sepertinya kita tidak pernah mempunyai waktu yang cukup untuk melakukan traveling. Maksud saya, ini sudah bulan Januari. Kita baru saja membuat resolusi tahun baru. Rasanya baru kemarin saya merayakan pesta ulang tahun ke 17, dan tiba-tiba saja kita telah melewati tahun baru. Waktu bergerak sangat cepat (dan setiap tahun rasanya semakin melesat)

Travel di Sekitar Kantor

Dan waktu adalah selalu menjadi kambing hitam, mengapa seseorang tidak mempunyai waktu yang cukup untuk melakukan traveling seperti yang selama ini selalu mereka idam-idamkan (Uang juga menjadi masalah utama, tetapi akan tergantikan pada saat gaji bulanan telah ditransfer beberapa minggu kemudian)

Sekarang, kita tidak berpura-pura bahwa orang yang bekerja dari pukul 9 sampai dengan pukul 17 tidak bisa travel meski mereka menginginkannya. Travel adalah gaya hidup yang cocok dengan kebutuhan saya. Ini memang TIDAK untuk semua orang. Saya cukup beruntung bisa menemukan jalan bagaimana bisa hidup menjadi bos untuk diri saya sendiri dan melakukan perjalanan sesering yang saya inginkan (hal yang sama bisa dilakukan oleh profesi yang berkenaan dengan internet. Sesungguhnya, Anda tidak perlu menjadi penulis untuk menentukan lokasi kerja Anda dan menjadi orang yang merdeka). Orang-orang yang bekerja di kantor mempunyai kewajiban bekerja dari Senin sampai dengan Jumat pun bisa melakukan travel. Yang ingin saya tekankan di sini, mereka sungguh tidak terbatas ruang geraknya.


Wisata Gastronomi Soto Jeroan dan Babat Pasar Anyar Bogor

N.B: Saat ini saya juga masih bekerja Senin sampai dengan Jumat, namun saya telah merencanakan akan melakukan long backpacking di bulan Juli sampai dengan Desember dengan tujuan menjelajah Asia Tenggara dan seluruh jengkal bumi nusantara tercinta.

Tetapi meskipun mereka tidak mau nomadic, kebanyakan orang tahu bahwa orang kantoran menginginkan travel dibandingkan mereka yang independen. Mereka hanya berpikir bahwa mereka tidak mempunyai waktu untuk mewujudkannya.

MEREKA SALAH!

Katakanlah Anda bekerja selama 50 minggu dalam setahun dan mempunyai waktu dua minggu untuk liburan. (Bukan warga negara Indonesia? Anda mungkin mempunyai banyak waktu luang dan seharusnya Anda berpikir bahwa Anda beruntung) Menghitung waktu liburan dan setiap wiken hasilnya adalah 110 hari (wiken  104 hari  ditambah dengan 10 hari dalam 20 minggu liburan). Dan itu adalah jumlah yang cukup untuk melakukan liburan). Ini mungkin bukan merupakan liburan yang sangat panjang, tetapi Anda tetap bisa berbuat banyak dengan waktu yang “melimpah” itu.

Mari kita berpikir sekali lagi mengenai ini: 110 ditambah beberapa hari libur dalam setahun, Ini dekat dengan empat bulan yang potensial untuk melakukan liburan selama setahun! Empat bulan! Bumi akan semungil bola kasti dan Anda dapat menjelajah setiap jengkalnya dengan waktu sebanyak itu!

Ketika kita melihat hal ini lebih lanjut, jadwal kita yang sibuk menjadi lebih terbuka. Apa yang Anda lakukan dengan waktu yang sedemikian panjang ini? Ketika Anda berasumsi bahwa Anda tidak mempunyai waktu untuk liburan, mungkin ini karena Anda tidak menjadikan ini sebagai prioritas. Ini seperti Anda mengatakan bahwa Anda tidak mempunyai waktu untuk ngegym. Anda mempunyai banyak waktu untuk ngegym, hanya saja Anda membuang waktu itu entah ke mana.

Saya menemukan masalah sebagian besar orang mengasosiasikan travel dengan long term, sesuatu yang gigantis, mahal kemudian diskon untuk semua metode saat travel. Ketika orang-orang berpikir “Saya hanya ingin travel” envision mereka adalah liburan selama 2 minggu, kapal pesiar, waktu yang panjang, beberapa bulan perjalanan. Travel adalah trip luar biasa di tempat yang luas.

Ini sepenuhnya bukan salah mereka— saya telah berpikir dengan cara yang sama juga. Ini hanya menunjukkan bagaimana industri travel telah mengatakan pada kita bahwa travel itu artinya adalah pergi jauh. Kita terinternaliasi dengan ide itu dan tidak pernah mempertimbangkan opsi lain.

Melihat Gedung-gedung peninggalan zaman kolonial

Mesin industri marketing telah mengatakan pada kita makna long trip di mana kita membuang banyak waktu dan uang. Dan jika kita mendengar sesuatu yang mendekati, Anda mempercayainya. Saya pun telah mempercayainya. Seperti orang kebanyakan, mereka tidak berpikir mengenai hal kecil yang bisa mengenyangkan meski waktu mereka sempit. Tetapi di sini ada banyak alternatif, yaitu:

Getaway Wiken: Membuang waktu wiken di suatu tempat antah berantah. Dua hari memang bukan waktu yang cukup, tetapi ini waktu yang cukup untuk mengeksplorasi kota, atau camp di taman nasional yang dekat denganmu. Saya menghabiskan banyak waktu di kota Bogor. Dari sana, wiken bisa termasuk kota Bandung, Cianjur, Sukabumi, Cirebon—semua tempat itu hanya beberapa jam dengan naik bus atau kereta! Try to incorporate more weekend trips away. Meskipun hanya beberapa hari di sana itu jauh lebih baik daripada tidak sama sekali.

Pergi ke suatu tempat yang dekat – Jangan melakukan perjalanan setengah dari dunia, membuang banyak waktu untuk menggapai destinasi Anda. Pergi ke suatu tempat yang dekat. Di Miami dan Fiji terlalu jauh? Pergilah Malaysia! Ke Paris dan Amerika terlalu jauh? Pergi setengahnya dan berhentilah di Cambodia, mengunjungi Thailand atau Papua! Anda saat ini sedang tinggal di Eropa? Wow! Hampir semua kontinen hanya 3 jam perjalanan! Tetaplah dekat dan Anda akan membutuhkan waktu yang sedikit untuk mendapatkan apa yang Anda mau. Ditambah, Anda akan mendapatkan penawaran untuk harga tiket murah jika destinasinya dekat dengan Anda.

Jadilah Turis Lokal–Saya tidak berpikir bahwa banyak orang yang tidak menjadi turis di kota mereka sendiri. Seberapa sering Anda mengunjungi museum, mengeksplorasi tempat baru di kota Anda, atau mengunjungi atraksi mayor di kota Anda? Saya tahu New Yorker yang tidak pernah datang ke The Met, Bostonian yang tidak pernah berjalan ke Freedom Trail, dan Amsterdamers yang tidak pernah menjelajah melalui distrik Red Light. Saat wiken, keluar rumahlah, dan menyewa tempat yang murah, dan jadilah turis. Saya senang menjadi turis di kota saya sendiri karena itu membantu saya mempelajari dan mengerti berasal dari manakah saya sesungguhnya.

Penting: Jika Anda melakukan hal ini, tinggalkan rumah Anda dan tinggallah di suatu tempat. Otherwise, itu akan menggoda untuk segera bangun, berlari ke suatu tempat, dan kemudian berlari melalui waktu. Jika ini sungguh bekerja, Anda perlu berhenti sejenak dari rutinitas—jangan tinggal di rumah Anda adalah hal penting yang perlu dilakukan.

Maksimalkan Waktu Anda – Don’t try to see everything under the sun. Anda akan berlari terlalu kencang dan tidak sempat menikmati suasana. Saya seringkali ngobrol dengan orang-orang yang ingin melihat setengah Eropa hanya dalam waktu dua minggu atau ingin menaklukkan Amerika Selatan dalam jangka waktu sebulan. Ketika Anda berpikir bahwa  Anda akan melakukan travel, ada tendensi Anda akan mencoba mencengkeram segalanya, ini sangat mudah membuat Anda bingung dengan itinerary. Anda tidak akan sempat melihat semua destinasi, get overwhelmed, menyadari bahwa Anda tidak mempunyai waktu, menyerah, dan akhirnya menunda apa pun sampai Anda berpikir bahwa pada akhirnya Anda telah mempunyai waktu. Saya mengerti bahwa Anda tidak mempunyai cukup waktu untuk liburan dan ingin melihat banyak, tapi jangan! Berpegang teguh hanya pada satu atau dua tempat tiba-tiba akan membuka banyak waktu dan kesempatan! Anda tidak pernah mampu untuk melihat semuanya. Meskipun saya mempunyai jadwal yang fleksibel, saya tetap tidak bisa melihat apa pun yang saya inginkan. Saya berhenti terlalu lama. Saat travel, less is more. Jangan mencoba ingin melihat segalanya dalam waktu singkat.

Anda mungkin tidak mempunyai waktu selama berbulan-bulan untuk melakukan travel, tetapi bukan berarti Anda tidak dapat melakukan travel sama sekali. There is a plethora of ways to get out and see the world without having to be a nomad like me. Katakan pada diri Anda sendiri bahwa Anda tidak mempunyai waktu hanyalah excuse. Anda mempunyai waktu; masalahnya adalah mungkin Anda berpikir bagaimana menghabiskan waktu terpaku pada tipikal  “liburan hanya dua minggu.”

Jadi lain kali saat Anda berpikir “Saya tidak mempunyai waktu,” pikirkan semua tempat terdekat yang bisa Anda eksplorasi. Ya, Anda mungkin have errands to run and things that require your attention. Tetapi menggunakan waktu Anda dengan produktif, memprioritaskan travel, dan berpikir beda, Anda akan mendapatkan waktu untuk mengeksplorasi dunia. Travel adalah tentang eksplorasi, dan eksplorasi bisa terjadi di mana saja dan kapan saja.

 

Cara Membunuh Diet Yo-yo (part 2)


Mari kita rekap pembicaraan kita sebelumnya.

  1. Untuk membunuh diet yoyo Anda harus MEMPERBAIKI METABOLISME TUBUH ANDA YANG TELAH RUSAK (Menghilangkan Resistensi Insulin)
  2. Bagaimana caranya?
    • Dengan diet rendah karbohidrat tinggi lemak (LCHF)
    • Atau dengan Intermittent Fasting

Kemarin kita telah membicarakan sekilas tentang diet rendah karbo tinggi lemak. Kali ini saya akan membahas sekilas juga tentang Intermittent Fasting. Namun, hal terpenting yang perlu Anda camkan jika Anda memilih diet Tinggi Lemak Rendah Karbo adalah

Makanlah Lemak Ketika Lapar

Jangan pernah lapar. Kesalahan terbesar ketika memulai diet rendah karbo adalah dengan menghilangkan asupan karbo sekaligus tetap merasa takut untuk mengonsumsi makanan LEMAK TINGKAT TINGGI! Ini salah. Anda pasti akan menderita. Jadi bagaimana diet yang benar?

Begini.

Sumber dari energi kita adalah

  1. KARBOHIDRAT
  2. LEMAK

Dan kita harus memilih salah satu di antaranya. Dengan menghilangkan keduanya artinya Anda telah mengundang lapar.
Rendah Karbo dan Rendah Lemak = KELAPARAN

Dengan menghindari baik karbo ataupun lemak, hasilnya adalah Anda akan merasa lapar, mengidam makanan tertentu dan lemas. Cepat atau lambat manusia akan angkat tangan dan menyerah. Jadi solusinya adalah Memakan Lebih Banyak Lemak Natural sampai Anda merasa puas.

Contoh lemak natural adalah:

  • Mentega
  • Krim Full Fat
  • Olive oil
  • Gajih daging
  • Ikan Berlemak
  • Bacon
  • Telur
  • Minyak Kelapa, dan lain-lain sebagainya

Tips dari saya. Saya meminum sesendok makan minyak kelapa pada saat saya merasa lapar, diikuti dengan meminum banyak air putih. Ini membuat saya tidak menderita, dapat berkonsentrasi maksimal, dan tidak merasa lemas sama sekali.

Sekarang kita beranjak ke metode kedua untuk menurunkan insulin yaitu

INTERMITTENT FASTING

Seperti yang sering saya sebutkan, penyebab utama kegemukan dan diabetes tipe dua adalah hormon INSULIN. Jadi kunci agar bisa menjadi langsing adalah kita harus meminimalisir insulin, tetapi BUKAN DENGAN MENGURANGI KALORI.

Diet tepung atau gula mungkin trik yang cukup memadai, tapi seringnya, ini saja kurang mempan. Dan jawabannya adalah, pasti Anda telah dapat menebaknya yaitu Anda harus PUASA.

Deskripsi klasik tentang fisiologi puasa telah ditulis oleh Dr. George Cahill. Sesungguhnya, puasa adalah fase dimana tubuh kita mengubah kerjanya dari membakar gula menjadi membakar lemak.

Pada tahap pertama, kebanyakan tubuh menggunakan exogenous glucose. Tahap kedua dan ketiga, tubuh akan membakar glikogen (gula yang disimpan) yang menyediakan cukup banyak glukosa yang dibutuhkan. Kebanyakan jaringan tetap menggunakan gula, tetapi hati, otot, dan sel lemak mulai membakar lemak.

Pada tahap 4 dan 5, glikogen yang disimpan mulai habis. Hati dan ginjal mengalami gluconeogenesis dan sekarang menyediakan semua gula, tetapi hanya untuk otak, sementara sel darah dan renal medulla (bagian dalam dari ginjal) menggunakan gula.

Segalanya akan berubah membakar lemak. Pada tahap lima, otak lebih banyak membakar lemak dan formulanya di tubuh adalah berupa keton. Hanya sejumlah kecil gula yang dibutuhkan untuk sel darah merah.

You can see that the origin of the blood glucose gradually switches from exogenous (dietary) to gluconeogenesis made from glycerol.  Fat is mostly triglyceride, which contains one glycerol backbone and three fatty acids of varying lengths.

Kebanyakan jaringan di tubuh mampu untuk menggunakan asam lemak sebagai bahan bakar. Di tahap 5, hanya otak dan sel darah merah yang membutuhkan glukosa. Jadi semuanya yang ada dalam tubuh mendapatkan bahan bakar dari lemak, bukan gula.

Anda dapat melihat efek dari ini adanya konsentrasi Asam Lemak Bebas atau Free Fatty Acid (FFA) di darah dan merespon puasa (ini dinamakan kelaparan/ starvation). FFA level di plasma akan meroket hampir undetectable. Keton yang berfungsi memberi makan otak adalah betahydroxybutyrate and Acetoacetate dimana juga menunjukkan adanya peningkatan.

Trigliserida akan dipecah menjadi glycerol backbone dan 3 asam lemak. Asam lemak digunakan langsung oleh tubuh. Gliserol yang ada di liver diubah dari glukosa dengan proses yang dinamakan gluconeogenesis. Selain daripada itu, lemak juga mampu menyediakan sejumlah kecil gula untuk otak, sel darah merah dan renal medulla. Kamu tidak perlu untuk memecah otot untuk proses ini.

Pertanyaan selanjutnya adalah, bagaimana  cara melakukan PUASA INTERMITTENT, apakah sama dengan puasa ala islam?

Ada beberapa panduan melakukan  puasa. Namun untuk lebih ringkasnya saya bagi ke dalam dua kelompok besar:

  1. Puasa dalam jangka waktu panjang ( lebih dari 24 jam) dan ini sangat direkomendasikan jika Anda ingin menurunkan berat badan dengan cepat.
  2. Puasa dalam jangka waktu pendek (kurang dari 24 jam)

Inilah 8 tips ciamik untuk melakukan Intermittent Fasting:

  1.  Minum air putih: Memulai hari di pagi hari dengan minum 8 gelas air putih atau infuse water.
  2.  Tetap sibuk: Ini akan membantu pikiran Anda teralihkan dari makanan. Oleh karena itu lebih baik memilih puasa pada hari yang kerja yang sibuk dibandingkan di saat hari santai.
  3. Kopi adalah supresan nafsu makan yang ringan. Teh hitam, teh hijau, kaldu tulang, infuse water, apple cider vinegar, air lemon juga membantu.
  4. Sadari lapar akan datang seperti gelombang di pesisir pantai: Rasa lapar datang dan pergi, ini tidak akan terasa selamanya. Pada saat ini menyerang Anda, minum segelas air atau kopi hangat. Seiring berjalannya waktu, rasa lapar Anda akan hilang.
  5. Jangan bicara kepada siapa pun bahwa Anda berpuasa: Kebanyakan orang mungkin akan menertawakan Anda, apalagi jika mereka tidak mengerti manfaatnya.
  6. Beri waktu untuk diri Anda setidaknya selama satu bulan: tubuh Anda butuh beradaptasi dengan puasa. Beberapa waktu di awal mungkin terasa berat, maka bersiaplah. Jangan menyerah. Karena semakin lama akan menjadi lebih mudah.
  7. Ikuti diet bernutrisi pada saat hari tidak berpuasa: puasa intermittent bukan berarti Anda dapat memakan makanan sampah apa pun setiap hari. Selama tidak berpuasa, tetap berpegang teguh pada anjuran bebas gula dan bersih dari refined karbohidrat (tepung).
  8. Jangan makan berlebihan saat berbuka puasa: berpura-puralah ini tidak pernah terjadi. Makan normal, seolah-olah Anda tidak sedang berpuasa.

Terakhir dan yang terpenting adalah jadikan puasa ini selaras dengan gaya hidup Anda! Jangan membatasi diri Anda untuk bersosialiasi hanya gara-gara Anda sedang puasa. Atur jadwal puasa hingga cocok dengan gaya hidup Anda. Ada saat di mana Anda tidak mungkin berpuasa: liburan, pernikahan, pesta. Jangan mencoba puasa saat perayaan ini. Saat ini adalah waktu dimana Anda bisa rileks dan enjoy. Setelahnya, sebaiknya, Anda meningkatkan durasi lamanya puasa Anda sebagai kompensasi. Atau lebih baik Anda berpuasa setiap hari. Sesuaikan jadwal puasa dengan apa saja yang cocok dengan gaya hidup Anda.

Apa yang diharapkan

Sesungguhnya kehilangan berat badan berbeda untuk setiap orang. Lebih lama Anda telah mengalami obesitas, lebih sulit Anda menghilangkan berat badan. Beberapa obat juga mungkin menyebabkan Anda sulit untuk menurunkan berat badan. Anda harus persisten dan sabar.

Anda mungkin akan mengalami a weight-loss plateau secara berkala. Ubah cara berpuasa Anda, atau regimen diet Anda, atau mungkin keduanya, itu mungkin bisa membantu. Beberapa pasien dr Jason Fung telah menaikkan puasa dari 24 jam menjadi 36 jam , atau mencoba sampai 48 jam. Beberapa mungkin mencoba makan sekali setiap hari. Mungkin mencoba untuk puasa selama seminggu penuh. Ubah terus protokol puasa agar dapat mengubah plateau.

Puasa tidak berbeda dengan skill lain dalam hidup. Praktik dan dukungan akan membuat semuanya berjalan lancar. Apalagi bagi masyarakat muslim Indonesia yang sudah terbiasa berpuasa puasa ramadhan pasti akan menganggap ini cukup mudah. Meskipun puasa selalu ditakuti dan ditolak oleh badan nutrisi pada umumnya karena diangap sulit dan berbahaya, faktanya sungguh berbeda.

Bagaimana dengan saya?

Saya memilih berpuasa dibandingkan dengan Diet Tinggi Lemak Rendah Karbo. Tapi saya padankan dengan bulletproof coffee intermittent fasting. Mengapa begitu, karena lemak murni seperti virgin coconut oil tidak menaikkan insulin, sehingga tidak dianggap curang.

Ini yang saya lakukan:

  1. Bangun tidur saya meminum kopi diakhiri dengan sesendok makan minyak kelapa. Ini memberikan efek kenyang dan rasa enak.
  2. Sampai kantor saya makan normal seperti pada umumnya orang Indonesia (nasi dan lauk pauk)
  3. Jika masih ada camilan manis pemberian teman kantor saya masih memakannya, tetapi tidak berlebihan.
  4. Waktu makan malam saya adalah pukul 3 sore.
  5. Saya meminum apple cider vinegar untuk menurunkan insulin.
  6. Jika saya mulai gemetar, lemas dan kelaparan saya meminum minyak kelapa.
  7. Sabtu dan Minggu saya mencoba puasa selama 24 jam.
  8. Sesekali saya mengubah pola.

 

Kesimpulan, meski saya masih makan seperti kebanyakan orang Indonesia, saya tetap sanggup menurunkan berat badan saya dan berhasil mempertahankannya selama 3 tahun. Dan yang terpenting SAYA TIDAK TERSIKSA.

Postingan selanjutnya, saya tetap akan membahas diet Rendah Karbo Tinggi Lemak dan Intermittent Fasting lebih mendalam.

Selamat malam! Dan sehat selalu!

Tips Langsing Kurus dan Tanpa Diet Yoyo

Apa pun berita yang beredar selama ini tentang lenyapnya lemak di tubuh Anda secara permanen adalah MITOS. Ini bukan tentang kalori. Ini bukan tentang olahraga. Dan sesungguhnya ini CINCAI SEKALI. Saya sebut sekali lagi,

MELANGSING ITU SANGAT MUDAH!

 Pertanyaan selanjutnya dari saya:

  1. Apakah Anda mempunyai masalah dengan diet yoyo (turun dan naik berat badan secara berfluktuasi)?
  2. Ataukah Anda ingin mengenyahkan lemak membandel lebih cepat?
  3. Jika jawabannya: YA!

Bray, Anda telah terdampar di tempat yang tepat!

Blog saya akan membahas lengkap tentang menurunkan berat badan permanen, dan ini sudah dibuktikan ratusan tahun lamanya. William Banting (1796-1878) dan William Osler (1907) telah menuliskan perkara ini serta telah menjadi buku best seller di zamannya.

Mari kita bicara fakta—yang sialnya sangat menyedihkan—adalah tentang ide konvensional, yaitu jika Anda ingin langsing, maka yang harus Anda lakukan adalah:

  1. Kurangi porsi makan.
  2. Berolahraga ala bar-bar.

Sayangnya ini tidak akan berhasil dalam jangka waktu panjang. Menghitung kalori, olahraga sepanjang hari dan mencoba mengabaikan piranha di perut Anda? Ini akan membuat Anda menderita dan akan membuang waktu Anda yang mahal. Diet seperti itu hanya untuk masokis. Dan percayalah, seiring berjalannya waktu, semua orang akan mengibarkan bendera merah, menyerah kalah lantas pasrah. Inilah pangkal persoalan dari epidemik obesitas.

Intinya adalah BERAT BADAN ANDA TERGANTUNG DARI REGULASI HORMON. Jadi solusinya tentu saja adalah dengan meminimalisir hormon penimbun lemak yang bernama: INSULIN, dan cetrak! Dalam jangka waktu pendek, dan tidak perlu berusaha keras sampai urat-urat Anda menonjol tajam dari kulitnya, ANDA AKAN KEHILANGAN LEMAK YANG MENGGELANTUNG SEKSI NAN MANJA, DAN KERAS KEPALA ITU!

Di bawah ini adalah langkah praktis bagaimana cara Anda melakukannya.

GRATIS DAN FANTASTIS

Panduan ini gretongan, Bok. Anda tidak perlu membayar sepeser pun. Dan Anda tidak perlu meminum pil ajaib dan ramuan antah berantah. Yang harus Anda lakukan HANYA MAKAN MAKANAN SANGAT ENAK. Dan sialnya, saya juga tidak menjual makanan itu.

Apakah Anda telah siap, silakan atur napas, dan kedipkan kelopak mata Anda supaya Anda merasa rileks.

Dan…

Jreng-jreng, ini dia

Tips Menurunkan Berat Badan Selamanya

Apakah itu? Silakan Anda memilih salah satu metode ini:

  1. Pilih Diet Rendah Karbohidrat Tinggi Lemak
  2. Atau Pilih Diet Intermittent Fasting

Lho lho, mengapa hanya ada dua tips saja? Ya, karena yang perlu Anda perbaiki adalah METABOLISME TUBUH ANDA YANG TELAH RUSAK. Karena metabolisme yang bobrok itu menyebabkan HIPERINSULINEMIA a.k.a hormon insulin terlalu banyak disemprotkan di tubuh Anda! Insulin yang selalu tinggi, membuat sel lemak terkunci.

Mengapa begitu? Karena kita selama ini telah gagal paham. Kita mengira kalori masuk semuanya akan disimpan dalam satu kompartemen. Faktanya, kalori yang masuk akan dibagi menjadi dua tempat yakni ke glikogen dan sel lemak. Dan tubuh Anda akan membakar kalori dari glikogen terlebih dahulu. Bisa diibaratkan glikogen adalah dompet, dan sel lemak adalah bank. Dompet memang praktis, tetapi hanya bisa menyimpan sedikit uang. Bank agak sedikit rempong, namun bisa menyimpan uang dalam jumlah tak terhingga.

Sayangnya, saat insulin Anda selalu tinggi, tubuh hanya akan membakar glikogen saja, sementara sel lemak duduk anteng di goanya. Akibatnya, dia memberikan sinyal lapar, yang akibatnya kita memamah biak lagi, lantas yang dibakar glikogen lagi, begitu terus lingkaran setannya, lantas kapan tubuh akan membakar sel lemaknya?

Logika sederhananya, insulin Anda harus dalam kondisi rendah dan bisa disiasati dengan mengunyah makanan rendah karbohidrat namun tinggi lemak, atau yang lebih ekstrim lagi: ANDA TIDAK USAH MAKAN SEKALIAN alias PUASA dong!

  1. Memilih Diet Rendah Karbohidrat

Jika Anda ingin turun berat badan, makanan yang harus dipantang adalah gula dan pati (seperti roti). Sebenarnya ini adalah ide dari zaman purba: sudah lebih dari 150 tahun. Jadi buktinya sudah sangat jelas seperti ikan yang berenang di akuarium berair jernih.

Dengan terang-terangan hampir di semua diet dikatakan, kurangi kalori dan tambah porsi olahraga. Tetapi, masalah utamanya adalah Anda tetap mengabaikan singa ganas di perut Anda: LAPAR. Kebanyakan orang tidak akan rela jika harus makan sedikit dan kelaparan untuk selamanya. Seperti yang tadi saya bilang, itu diet untuk masokis. Lambat laun manusia normal akan putus asa, lantas makan seperti semula, dan inilah yang dinamakan diet yo-yo.

Keuntungan dari diet rendah karbo ini adalah karena mereka kehilangan keinginan untuk makan. Meskipun tanpa menghitung kalori, kebanyakan orang telah mengurangi kalori tanpa mereka sadari. Mengapa? Karena gula dan tepung akan meningkatkan rasa lapar Anda, jadi dengan menghindari memakan dua barang itu mungkin akan menurunkan nafsu makan yang tak senonoh itu pada level yang sepatutnya. Dan jika tubuh Anda ingin makan kalori lebih banyak, makanlah sampai kenyang, Anda tidak harus membatasinya.

 Penelitian di tahun 2012 telah menunjukkan bahwa orang yang menjalani diet rendah karbohidrat akan membakar 300 kalori setiap hari SAAT TIDUR! Ini berdasarkan keterangan salah satu professor Harvard yang telah menulis “would equal the number of calories typically burned in an hour of moderate-intensity physical activity”. Bayangkan itu: bonus yang Anda dapat adalah Anda telah melakukan olahraga, tanpa melakukan olahraga yang sesungguhnya. Ciamik, bukan?

Saya garis bawahi: diet rendah karbohidrat akan mengurangi rasa lapar Anda dan membuat Anda makan lebih sedikit. Dan mungkin juga dapat membakar lemak di saat Anda tidur. Penelitian demi penelitian telah menunjukkan rendah karbohidrat adalah langkah yang cerdas untuk menurunkan berat badan Anda dan meningkatkan kesehatan tubuh Anda secara umum.

Sebenarnya ini masih sangat panjang, saya belum menjelaskan bagaimana cara Anda mendapatkan kalori selain dari karbohidrat. Sesungguhnya, Anda bisa memenuhi kebutuhan kalori dari makan LEMAK! Karena lemak tidak menyebabkan hiperinsulinemia. Namun, kali ini saya tidak akan menuntaskan postingan saya, kita lanjutkan esok hari.

Selamat malam! Dan sehat selalu!

Mau Kurus? Gampang kok!

Banyak sekali mitos mengenai cara menurunkan berat badan yang mengaku ampuh. Sebut saja misalnya:

  • Diet rendah karbohidrat tinggi lemak (LCHF/ keto diet)
  • Diet Atkins
  • Diet Mayo
  • Diet Biji Salak
  • Dan lain-lain sebagainya.

Dan saya juga salah satu orang yang pernah bergonta-ganti metode diet. Memang pada awalnya berhasil, saya bisa menurunkan minimal 5 kg, tetapi seiring berjalannya waktu (biasanya 6 sampai dengan 12 bulan) saya tidak pernah sanggup membendung keagresifan si angka di timbangan yang hasratnya selalu ingin bergeser ke kanan.

Dan ada satu kekuatan maha besar, sebut saja dengan nama WILL POWER yang pada akhirnya akan mengambil kendali dan membuat saya ingin makan dan makan lagi, seolah balas dendam karena telah mengurangi kalori selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan.

Selama setahun lamanya saya mempelajari diet dokter Fung (intermittent fasting atau berpuasa) yang Anda dapat baca dengan lengkap di sini: https://intensivedietarymanagement.com/. Atau bisa juga Anda menyimak penjelasannya di youtube: Jason Fung. Ternyata menurunkan berat badan itu tidak sesulit yang saya pikirkan. Hanya saja, saya sering kali tidak mencari tahu akar permasalahannya. Pertanyaan lanjutannya adalah,

APAKAH YANG MENYEBABKAN LEMAK TERTIMBUN DI TUBUH KITA, ATAU MENGAPA KITA SULIT SEKALI MEMBAKAR LEMAK?

Jawabannya adalah karena kita tidak mengerti aetiology of obesity, atau penyebab dasar kegemukan, lantas kita akan mencoba diet ini dan itu, dan pada akhirnya saat gagal (yang mana banyak sekali terjadi), kemudian dengan natural kita akan menyalahkan diri kita sendiri, kita akan depresi, tergila-gila dengan karbohidrat dan pada akhirnya menyerah.

Sesungguhnya, sudah cukup banyak ahli yang bekerja keras mencari cara dan strategi agar dapat menurunkan berat badan secara efektif. Dan, pada akhirnya mereka mulai menyadari bahwa menurunkan berat badan dengan mereparasi metabolisme tubuh yang rusak itu lebih simpel dan jitu dibandingkan dengan menghitung atau membatasi kalori.

JADI JAWABANNYA ADALAH ANDA TIDAK BOLEH LAPAR JIKA ANDA INGIN BERAT BADAN TURUN DAN TIDAK NAIK LAGI.

Tapi, di sisi lain, jika tidak boleh lapar, maka Anda harus makan setiap waktu dong ya? Betul begitu? Jawabannya, SALAH! Justru Anda tidak boleh makan porsi kecil namun sering, karena itu menyebabkan insulin Anda tinggi setiap saat. Lantas bagaimana solusinya?

KITA HARUS MEMPERBAIKI METABOLISME TUBUH YANG SUDAH RUSAK!

Banyak orang obesitas mempunyai MASALAH METABOLISME, yang mana akan membuat mereka lapar setiap saat. Diet gagal dikarenakan kita melawan kekuatan yang paling mendasar yaitu RASA LAPAR. Atau bisa jadi kita memilih diet yang tidak masuk akal yang tingkat kegagalannya akan sangat tinggi jika dilakukan dalam jangka waktu panjang.

Katakanlah metabolisme yang bobrok tidak membuat kita menderita obesitas, namun tetap saja ini akan menggiring kita pada masalah yang lebih serius yaitu problematika klasik seputar tekanan darah, penyakit hati, dan diabetes. Dan kita semua tahu, jika dokter telah memvonis bahwa kita mengidap penyakit ini, si-dia-yang-tak-diharapkan-ini akan menetap, bahkan kondisi kesehatan kita akan memburuk seiring berjalannya waktu.

Sekali Anda dapat mengatasi masalah metabolisme (dan kabar baiknya bahwa semua ini dapat diatasi) maka nafsu makan Anda akan menghilang, dan Anda akan mendapati bahwa Anda bukan hanya berhasil menurunkan berat badan, namun sanggup mempertahankannya.

Asal muasal kegemukan adalah kita mengalami resistensi insulin

Hormon yang menyebabkan kegemukan adalah insulin. Satu alasan utama mengapa banyak orang berperang dengan berat badannya adalah bukan karena mereka bodoh atau mereka terlalu serakah namun karena otot mereka menjadi resisten terhadap insulin.

Insulin adalah hormon yang diproduksi pada pankreas. Gunanya adalah untuk mengontrol level gula darah, tetapi lebih jauh daripada itu. Ia juga mengontrol gudang lemak. Ketika Anda makan, jika makanan Anda tinggi karbohidat yang mana berarti mengandung banyak gula, insulin Anda akan naik.

Pekerjaan insulin adalah untuk menurunkan lemak dan gula yang Anda absorpsi dari makanan Anda yang mana sekarang bersirkulasi di aliran darah. Idealnya dia akan mendorong kelebihan kalori dari sel ke otot atau dibakar menjadi bahan bakar. Namun jika Anda mengalami resistensi insulin kemudian otot Anda akan kesulitan untuk menemukan cara agar dapat menyerap kalori itu. Dan pada akhirnya mereka membuangnya ke dalam sel lemak.

Masalahnya adalah, badan kita menjadi sangat mengidam bahan bakar, lalu kita akan segera merasa lapar lagi. Lalu kita makan lagi, lagi dan lagi. 

Dan kemudian—Terjadilah Sindrom Metabolisme dan Prediabetes

Sekali Anda mempunyai masalah dengan resistensi insulin maka pankreas akan terus memompa lebih banyak insulin yang akan disemprotkan ke aliran darah Anda agar level gula menurun. Semakin tinggi insulin berarti lebih banyak lemak di gudang, bagian dari lemak ini akan disimpan di perut (lemak perut). Apa yang terjadi kemudian adalah tergantung dari Personal Fat Threshold yang Anda miliki (lebih banyak jumlah lemak yang Anda angkut sebelumnya maka akan menyebabkan masalah kesehatan yang serius)

Saat Anda menggemuk, begitu pula dengan hati dan pankreas. Dan dengan lemak yang menginvasi organ-organ ini, mulai menginterfensi kemampuan tubuh Anda untuk memproduksi insulin. Sehingga rata-rata gula darah Anda akan mulai hamsyong. Anda akan mengalami prediabetes: Anda memang belum diabetes, namun Anda mempunyai potensi untuk menjadi penderita diabetes. Naiknya gula darah sangat buruk untuk arteri, hati dan juga saraf, meskipun mereka belum berada di lingkaran diabetes.

Lemak akan mulai menfiltrasi hati juga, dan saat ini terjadi, lalu Anda akan menjadi penderita pembengkakan hati non alkohol (NAFLD) dan lambat laun membuat hati Anda akan rusak. NAFLD saat ini menjadi penyebab utama dari penyakit hati di dunia barat dan lebih dari 3 orang warga UK dan USA mempunyai masalah ini. Sekitar 20% transplantasi hati kini dilakukan untuk NAFLD. Orang-orang bertendensi akan dijangkiti penyakit ini pada usia paruh baya, dan akhirnya tidak ada lagi pengobatan yang efektif.

Meningkatnya kadar lemak perut juga menghasilkan peradangan kronis di seluruh tubuh seperti peningkatan penyakit jantung dan kerusakan pembuluh darah besar dan kecil, hal ini terkait dengan naiknya CRP  dan gangguan inflamasi umum.

Tekanan darah Anda akan naik, bersama dengan trigliserida (bentuk lemak yang beredar dalam darah Anda). Kombinasi tingginya gula, lemak perut, trigliserida dan tekanan darah  dikenal sebagai sindrom metabolik. Ini membuat Anda mempunyai risiko tinggi terjangkiti penyakit jantung dan stroke.

Apa yang menyebabkan resistensi insulin?

Resistensi insulin biasanya dimulai saat Anda masih muda. Otot Anda adalah tempat di mana merupakan sumber energi untuk pembakaran. Jika Anda tidak aktif  ditambah Anda memakan makanan yang berpotensi menaikkan gula darah (karbohidrat dan protein tinggi), maka ini akan berakumulasi dan akhirnya menyebabkan masalah serius.

Inilah sebabnya mengapa para ahli kesehatan sangat bawel dan berisik mengajak semua orang untuk berolahraga menaikkan aktivitas fisik mereka, karena level aktivitas akan sebanding dengan diet dan banyak bergerak, dimana akan menambah kebugaran tubuh Anda sekaligus mengurangi gula darah Anda, menghilangkan diabetes, mengenyahkan sindrom metabolisme dan memperbaiki kesehatan serta  memungkinkan Anda menjadi bugar dan panjang umur.

LANTAS, BAGAIMANA CARA MEMPERBAIKI METABOLISME TUBUH YANG RUSAK? Saya akan menjelaskannya di blog saya selanjutnya.

Selamat malam! Dan tetaplah sehat!