Ingin Ramping? Baca tentang Manfaat Teh Hijau

Sumber Gambar

Teh termasuk salah satu minuman paling ngehits seantero dunia. Pertanyaan selanjutnya adalah, darimanakah asal-usul teh? Nenek moyangnya, sih, kayaknya dari Cina, jadi legenda seputar ritual ini beredar santer di sana. Ada salah satu legenda yang mengklaim bahwa Shen Nong pada tahun 2700 SM, meninggalkan kediamannya, untuk mencari tahu tentang efek dari berbagai tanaman, lalu, ia mencicipi lebih dari 100 tanaman dalam satu hari. Untungnya, perutnya transparan, sehingga efeknya bisa langsung keliatan saat itu juga. Ha ha, namanya juga mitos. Daun teh ternyata sanggup menyapu bersih si racun. Oh, really?

Stori yang lebih bisa dipercaya bertutur, bahwa Shen Nong sedang merebus air dalam pot, ketika beberapa daun jatuh. Setelah mencicipi lebih dari 100 tanaman pada hari itu, ia menemukan bahwa teh, selagi pahit, bisa membuatnya berpikir lebih cepat dan melihat kian jelas. Tradisi minum teh menjadi ‘viral’ dan akan menggebrak internet jika internet sudah ada pada tahun 2700 SM. Abis itu, si doi menyebar ke seluruh dunia, meski agak lambat karena namanya juga numpang mejeng di rute perdagangan kuno.

By: Dokter Jason Fung (Beneficial Effects of Green Tea – Tea 1)

Teh yang belum diolah rasanya pahit, asal-usul kata berasal dari ‘tu’ yang berarti pahit (seperti pare). Pada pertengahan abad ke-7, si pahit, kata-yang-cukup-mengejutkan itu dihapus, lantas diubah menjadi ‘cha’. Hampir semua kata untuk teh di semua bahasa di dunia adalah variasi antara ‘teh’ atau ‘cha’. Dialek Min Nan Cina kuno dari provinsi Fujian, menggunakan kata ‘te’ kemudian menyebar melalui perdagangan laut, yang diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris ‘teh’, bahkan di daerah Maori pun tetap menjadi ‘tii’.

Sumber Gambar

Dialek di daerah-daerah daratan Cina menggunakan kata ‘cha’ dan menyebar melalui Jalan Sutra kuno menuju ke Swahili, di sana ia menjadi ‘chai’, lantas di Rusia menjelma ‘chay’. Yang menarik, banyak tulisan-tulisan awal tentang teh menggembar-gemborkan efek obatnya, terutama pada pencernaan, dibandingkan menonjolkan rasa (pahit, sejenis logam). Teh adalah daun tanaman Camellia sinensis, dan variannya adalah warna hijau, hitam dan oolong.

Yang menarik, banyak tulisan-tulisan awal tentang teh menggembar-gemborkan efek obatnya, terutama pada pencernaan, dibandingkan menonjolkan rasa (pahit, sejenis logam). Teh adalah daun tanaman Camellia sinensis, dan variannya adalah warna hijau, hitam dan oolong.

Mayoritas manfaat yang dikumandangkan berfokus pada teh hijau, karena konsentrasi tinggi polifenol dan efek profitabel dari senyawa kimia yang disebut katekin, yang paling melimpah adalah epigallocatechin-3-gallate (EGCG).

Menurut kepercayaan tradisional China, teh mungkin berkhasiat untuk mengekang berat badan. Ini cukup mempesona, karena penelitian kami saat ini sedang mengejar apa yang diketahui oleh orang-orang China kuno.

Diperkirakan 2,5 juta ton daun teh diproduksi setiap tahun, dan sekitar 20% menjadi teh hijau. Pohon tertua yang ada diperkirakan berusia 3200 tahun, dan nangkring di provinsi Yunnan Cina, di mana teh Pu-er mungkin berpangkal. Budaya Cina, termasuk tradisi minum teh menyebar ke Korea dan Jepang pada 200AD.

Sumber Gambar

Pada 1500-an, pedagang Portugis memanggul teh ke Eropa dan pada tahun 1600-an meruap ke Inggris, sekalian menyebarkan selera budaya mereka (the stiff upper lip) ke sekujur sudut dunia.

Orang Inggris membeli teh dengan jumlah berlimpah dari Tiongkok sehingga mereka mengalami defisit perdagangan yang makro karena orang Cina nggak menginginkan barang berbahasa Inggris, selain perak mereka.

Jadi, Inggris mengenalkan opium dengan tujuan menelurkan negara pecandu, itu dilakukan dengan senang hati (untuk Inggris), plus untuk membuat defisit perdagangan mereka selevel. Pemerintah Cina pastinya nggak hepi dengan krisis opioid yang sedang membiak dan berencana untuk melarang perdagangan, tetapi dalam true gangland alias geng sejati, yang mana merupakan drug-pusher style atau gaya narkoba tetap kokoh berjaya, Inggris mengirim persenjataan kapital mereka untuk memastikan opium mengalir dengan bebas.

Maka dimulailah Perang Opium babak 2 yang akhirnya Inggris menang di pelabuhan Hong Kong, Shanghai dan lain-lain. Seolah-olah itu nggak cukup, Inggris melanjutkan menyelundupkan beberapa pohon keluar dari China dan mendirikan perkebunan di India untuk mematahkan monopoli Cina yang telah berusia 4000 tahun.

Sumber Gambar

Itu adalah jenis kekejaman yang membuat kekaisaran global menang, dan mungkin mengapa Inggris adalah orang jahat dalam film ‘Pirates of the Caribbean’. Teh bisa divergen, padahal berasal dari spesies pohon yang sama, nah, yang membuat berbeda ini adalah proses pengolahannya. Daun yang baru dipanen segera dikukus, digulung dan dikeringkan. Ini menonaktifkan enzim yang akan memecah warna sehingga menjadi daun teh hijau stabil. Ini juga membantu melestarikan polifenol alami di daun.

Jika daun difermentasi, mereka menjadi teh Oolong, dan fermentasi berkepanjangan menghasilkan teh hitam. Polifenol dan katekin berubah menjadi theaflavin, yang mungkin memiliki efek profitabel sendiri. Teh hijau mengandung konsentrasi katekin yang jauh lebih semampai daripada teh hitam, terhitung sampai dengan 30% dari berat kering.

Namun, metode pembuatan teh standar nggak memadai untuk mengekstraksinya secara komplet, sehingga banyak penelitian menggunakan ekstrak teh hijau yang diperkaya katekin untuk menangkap dosis jangkung yang dibutuhkan.

Teh hijau dingin diseduh adalah solusi potensial lain untuk perkara itu. Katekin ini adalah anti-oksidan yang masif, yang dapat berkontributif bagi tubuh untuk melindungi terhadap radang akibat inflamasi. Anti-oksidan adalah senyawa yang membentengi sel terhadap spesies oksigen reaktif, yang dapat menyulut kerusakan seluler. Selain itu, mungkin ada beberapa efek proteksi terhadap kanker, Alzheimer dan penyakit Parkison, meskipun ini baru terlihat pada studi terhadap hewan saja.

Kegemukan

Dua penelitian pada manusia menunjukkan bahwa katekin dalam teh hijau dapat membantu merampingkan tubuh. Studi pertama memberi relawan-sehat minuman yang mengandung katekin teh hijau, kafein dan kalsium 3 kali per hari dan membandingkan pengeluaran energi selama 24 jam. Ramuan teh hijau menaikkan jumlah kalori yang dibakar oleh 106 kal/ hari atau 4,6%. Tetapi, nggak mungkin untuk mengetahui apakah efeknya karena katekin, kafein atau kalsium. Mengingat bahwa kalsium tidak berefek pada peringkat metabolisme, sebagian besar percaya impaknya adalah karena kombinasi katekin dan kafein. Untungnya, teh hijau mengandung katekin dan kafein secara alami. Jadi, jika menilik dari hasil penelitian tentang kafein versus tingkat metabolisme, mau nggak mau kita kudu mengakui, teh hijau hasilnya 50-100% lebih ciamik dibandingkan dengan kafein aja.

 

Sumber Gambar

 

Meski, denyut jantung dan tekanan darah nggak beda antara kedua kelompok, sehingga tidak ada bukti stimulasi simpatis yang lebay, yang merupakan efek dari kafein sehingga dapat menjelaskan pengeluaran energi yang mengangkasa. Ini meneriakkan hasil penelitian sebelumnya (Dulloo AG 1999) yang menemukan hasil yang hampir sama, meskipun penelitian ini menggunakan setengah jumlah kafein, mereka juga menunjukkan peningkatan 4% dalam tingkat metabolisme yang serupa. Gema yang sama berkumandang dari hasil riset sebelumnya (Dulloo AG 1999). Dalam penelitian itu ditemukan bahwa dengan setengah jumlah kafein, terjadi eskalasi 4% dalam stadium metabolisme yang paralel.

Dalam penelitian ini, jika yang diberikan hanya kafein, nggak akan membuat aliran energi meninggi. Mayoritas riset menyangga kombinasi kafein dan katekin, yang ditemukan secara alami dalam teh hijau, meskipun konsentrasi keduanya jauh lebih menjulang dalam ekstrak dibandingkan dengan teh yang diseduh. Meta-analisis 2011, memadankan semua studi tentang teh hijau, sampai pada konklusi yang homogen bahwa campuran katekin-kafein membuat pengeluaran energi ekstra sebesar 4,7% dan yang lebih cihuynya, juga ditemukan bukti relasi dosis-respons. Hanya campuran catechin-kafein yang menumbuhkan oksidasi lemak.

Telah dicatat dalam ulasan Cochrane bahwa nggak ada penelitian yang mendukung penggunaan teh hijau yang diseduh, mereka biasanya menggunakan cara penyajian lain, memang manfaat kecil tapi konsisten dan ini terlihat pada olahan teh hijau lain yang memuat kadar katekin lebih jangkung.

Solusi potensial yang jitu untuk mendapatkan teh hijau alami yang lebih kaya bisa dilihat di sini. Lantas bagaimana cara kerja teh hijau itu sendiri?
1. Katekin menghambat enzim COMT yang mendegradasi noradrenalin dan cAMP.
2. Memblokir COMT melonjakkan noradrenalin, ini menjelaskan mengapa pengeluaran energi bisa menanjak.

Sumber Gambar

Menariknya, ada perbedaan genetik antara aktivitas COMT antar ras. Orang Asia memiliki derajat yang lebih banter dari alel COMT (H) dan aktivitasnya lebih tinggi dibandingkan dengan beberapa orang Kaukasia, yang memiliki tingkat yang lebih ‘canggih’ dari alel COMT (L) yang beroperasi minor.

Karena orang Asia memiliki aktivitas COMT yang lebih agresif, memblokirnya dengan katekin teh hijau diprediksi akan menunjukkan efek yang lebih kapital, ini menjelaskan perbedaan rasial dalam efek katekin teh hijau yang terlihat dalam beberapa riset (1,51 kg versus 0,8 kg penurunan berat badan di Asia versus Kaukasia).

Promosi yang ditawarkan oleh Teh Hijau adalah sanggup merampingkan tubuh dalam jangka waktu panjang dengan metode mengawal metabolisme basal tetap stabil. Ya, efeknya memang tidak besar, tetapi pertempuran selalu menang di margin. Perbedaan 100 kalori per hari dikalikan selama bertahun-tahun bisa sangat signifikan. Ini mengingatkan diskusi kita tentang tekanan darah tinggi. Kita tahu dari multipel uji klinis bahwa jika Anda menurunkan tekanan darah sedikit, itu memiliki manfaat besar ketika dikalikan jutaan orang dan dalam beberapa dekade waktu.

Hal yang sekufu berlaku untuk obesitas dan mengekang tingkat metabolisme. Semua obat menukik pada risiko versus reward—Anda tidak dapat mengukur satu variabel aja, untuk mendapatkan kesimpulan apakah metode itu berfaedah atau tidak.

Atau dengan kata lain, memotong lengan Anda adalah strategi yang sangat jitu untuk mencegah gigitan nyamuk, tetapi risikonya tidak sebanding dengan hadiahnya. Jadi, ya, ganjarannya relatif subtil, namun mungkin esensial dalam jangka panjang. Dan risikonya nyaris nihil. Bahkan kritikus yang paling lantang sekalipun akan sulit menemukan problematika dengan meminum teh hijau.

Dengan demikian rasio khasiat versus risiko sangat mendukung green tea. Jadi mengapa Anda tidak meminumnya? Saya nggak bisa nemu satu pun alasan untuk nggak minum itu.

Ingin Ramping? Baca Tentang Mengapa Kamu ‘Stuck’ (Bagian 2)

Sumber Gambar

Jangan mengemil atau merumput, makanlah hidangan yang layak. Jika Anda merasa lapar, cobalah untuk minum segelas air. Jika Anda haus, tunggulah 30 menit untuk melihat apakah rasa lapar Anda amblas. Jika Anda berpuasa dan merasa lapar, minumlah secangkir kaldu tulang. Hindari makan tiga hingga empat jam sebelum tidur. Makan jamuan berlemak dan hindari karbohidrat jika Anda berencana makan untuk menenangkan diri atau merayakannya.

Kemarin kita telah membahas beberapa masakan tertentu yang mungkin telah menyebabkan Anda plateau a.k.a berat badan Anda bergeming. Hari ini kita akan berbicara tentang habit diet lain yang membatasi kemajuan kita, dan membuat kita stuck.

Ngemil dan Memamahbiak

Salah satu hal yang selalu ‘dirumpikan’ orang, yang paling mereka sukai tentang puasa adalah ‘kelonggaran makan’ yang mereka alami. Saya sendiri sangat bersyukur untuk ini. Meskipun seakan-akan terdengar gila, saya tidak punya waktu pada hari Rabu untuk makan. Saya nggak bisa aja, sih. Bukan nggak mau. Orang-orang memberi tahu saya, saya perlu menyisihkan waktu untuk diri saya sendiri, tapi saya tidak bisa. No problemo jika saya menyiapkan makanan yang paripurna, saya hanya tidak punya waktu untuk makan.

By: Megan Ramos (Why are you ‘stuck’? Part 2)

Apa yang akhirnya saya lakukan? Saya grazed/ memamahbiak/ ngemil. Saya akan meraup beberapa pretzel di sini dan beberapa keripik kentang di sana karena saya dulu berpikir mengunyah itu lebih baik daripada tidak makan (ha!).

Sumber Gambar

Jika staf kantor menawarkan cookie favorit saya, saya mungkin akan mencaplok selusin pada jam 5:00. Sekarang saya ‘saum’ pada hari Rabu, ini mudah karena itu adalah hari yang gila. Ini adalah kekeliruan yang paling sering saya lihat dengan pasien, termasuk saya. Bukan karena kita tua atau muda, pensiun atau bekerja. Kita lebih sibuk hari ini daripada zaman dulu.

Hidup itu kacau dan setiap tahun hidup kita menjadi lebih stres sebagai akibatnya. Penting untuk diingat, agar Anda selalu bersikukuh pada jamuan Anda dan jendela makan Anda, serta tidak membatasi hidangan saat jendela makan. Jika Anda terus-menerus membombardir tubuh.

Jika Anda memasukkan sedikit hidangan di sana-sini sepanjang hari (ini termasuk heavy cream) ke dalam mulut Anda, maka Anda tidak pernah memberi tubuh Anda oportunitas untuk membakar lemak tubuh, dan tubuh Anda akan memproduksi insulin sepanjang hari. Makan dua atau tiga kali sehari jauh lebih baik daripada ngemil selama enam hingga delapan jam penuh.

Sumber Gambar

Saya punya banyak pasien yang tidak dapat melakukan puasa ekstensif karena berbagai alasan kebugaran (misalnya, suka lemes kalo puasa). Saya biasanya memohon pasien-pasien ini untuk berpuasa selama 16 hingga 18 jam setiap hari. Para pasien yang memilih untuk makan dua kali selama enam hingga delapan jam jendela makan mereka selalu memusnahkan berat badan lebih kece daripada kelompok yang merumput di sepanjang jendela makan mereka. Ini adalah kasus yang menimpa seluruh umat manusia, apakah Anda pria atau wanita, atau muda atau tua.

Jika Anda memiliki jamuan di rumah yang selalu membuat Anda ngidam, sesekali dimakan, ya, nggak papa, misalnya sebulan sekali. Jika Anda tidak terlalu lapar, cobalah untuk menyendok ekstra alpukat dan melahap telur.

Makan saat Anda Haus

Sebagian besar dari kita tanpa sadar menduga haus adalah lapar. Hal ini terutama terlihat ketika orang hanya berpuasa selama beberapa jam dan memiliki banyak lemak tubuh untuk bahan bakar, tetapi berasumsi bahwa mereka merasa lapar.

Sumber Gambar

Saya akan sering menyoalkan berapa banyak air, teh, atau kopi yang mereka konsumsi hari itu, dan mereka selalu memberi tahu saya, “Oh, hanya satu atau dua cangkir.”

Jika Anda lapar, cobalah minum segelas air dan tunggu setengah jam. Lihat apakah rasa krucuk-krucuk itu hilang. Hampir selalu demikian, dan Anda harus dapat memikul puasa dengan kuat, atau sampai jam bersantap berikutnya. Jika air tidak berfungsi, cobalah kaldu tulang dan lihat apakah itu mengakomodasi Anda menghilangkan rasa lapar. Kadang-kadang ketika elektrolit kita rendah otak kita mengetes dengan meyakinkan kita untuk makan sehingga kita dapat mengisi kekurangan si elektrolit. Kaldu tulang hanya dijejali dengan elektrolit dan mineral gadang lainnya. Ingat, lebih baik untuk mengambil secangkir kaldu selama puasa daripada nggak puasa sama sekali.

Makan Terlalu Dekat dengan Jam Tidur

Makan terlalu dekat dengan jam tidur bukanlah hal yang selalu bisa kita hindari. Pernikahan, makanan ketika liburan, atau makan malam istimewa dengan orang-orang terkasih terkadang bisa menjadi biang kerok mengapa kita makan sampai larut malam. Tidak apa-apa sesekali, tetapi tak usah lakukan jika tidak benar-benar terpaksa.

Saya punya ratusan pasien yang tidak pulang sampai jam 7 atau 8 malam dari kantor. Pada saat mereka sampai di rumah dan siap untuk cemo-cemo, hampir pukul 19:00. Apa yang mereka lakukan setelah melahap? Mereka pergi tidur dengan perut penuh jamuan karena mereka harus bangun pagi-pagi keesokan harinya.

Sumber Gambar

Apakah Anda pikir fisik Anda sedang beristirahat ketika Anda sedang tidur? Mungkin tidak pol. Ini akan berlangsung semalaman mencoba memproses makanan yang baru saja Anda makan, dan mengolah energi dari santapan yang Anda konsumsi.

Idealnya, Anda ingin memiliki sekitar tujuh jam di antara waktu Anda mengunyah makanan terakhir hingga saat Anda pergi tidur. Saya tahu tidak seluruh orang hidup di dunia yang ideal dan dapat konsisten dengan habit baik. Saya telah menjumpai bahwa jendela tiga sampai empat jam bekerja sangat baik dengan pasien, dan itu selalu berkontributif menjaga gula darah pagi mereka turun.

Mengkonsumsi Karbohidrat dan Pati Olahan untuk Menghibur Diri dan Merayakan Sesuatu.

Apa yang saya lakukan ketika saya menjalani hari yang buruk? Saya memanfaatkannya sebagai alasan untuk menghibur diri dengan pizza. Apa yang saya lakukan ketika saya mengenyam hari yang ciamik? Saya menggunakannya sebagai alasan untuk berpesta dengan kentang goreng gemuk Prancis (Ha ha, sengaja menyebutnya dengan sangat spesifik).

Hidup kita kacau dan dibombardir dengan stres dan hal tercela setiap hari. Sangat jarang kita mendapat hari-hari biasa lagi. Kita telah terbiasa dan diajarkan untuk masuk ke dalam respons stres mode, yang memicu rasa lapar kita, dan membuat kaitan setiap-jengkal-kondisi-emosional-ekstrem dengan makanan. Yang lebih buruk adalah bahwa kita sering memilah karbohidrat yang lebih ‘beradab’ dan beraroma untuk menghargai diri kita, seperti tepung-tepungan, camilan instan, dan hidangan manis.

 

Sungguh sangat tidak sehat jika kita menghibur diri kita sendiri dengan karbohidrat ketika kortisol kita—hormon stres utama kita—mengangkasa. Kortisol adalah hormon penjebak lemak

Sumber Gambar

insulin. Apa yang membuat kortisol lebih buruk adalah ia menyulut insulin yang diproduksi oleh tubuh kita, yang hanya mencetak tubuh memproduksi lebih banyak lagi insulin.

Ini berarti Anda memiliki banyak hormon penjerat lemak yang beredar di seluruh tubuh saat Anda sedang stres. Apa yang kita kerjakan? Kita melahap pizza, pasta, kentang goreng, donat, kue, dll. Semua hidangan tinggi karbohidrat yang hanya akan membuat tubuh kita memproduksi lebih insulin sampai melimpah-limpah. Ini hanya membuat kondisi semakin berantakan!

Saya tidak memberikan saran aneh-aneh pada pasien, terutama mereka yang sudah berjuang dengan kadar insulin ekstra, untuk melewati periode stres. Saya hanya mengedukasi Anda untuk makan makanan yang tidak akan membuat kadar insulin melonjak. Anda akan sangat sulit untuk mengekang kortisol dan insulin yang digelontorkan oleh stres Anda .

Jadi apa, dong, yang harus dijumput saat Anda stres atau merayakannya sesuatu?
1. Makan bacon.

2. Makan di luar dengan steak lemak kualitas super yang ditutupi ramuan bawang putih mentega.

3. Beberapa telur orak-arik, oke juga kok.

Anda bahkan mungkin nggak ingin puasa selama periode stres yang ekstrim. Jadi itu saja udah cukup.